You are on page 1of 9

AFINITAS ELEKTRON

NAMA ANGGOTA :
FEBRI NANDA PRIANINGTIAS
ANDIKA DWI PUTRA
NURUL MAGHFIROH
MUHAMMAD IQBAL AL FARIKI
SITI AROFAH
Definisi Konvensional

 Energi afinitas didefnisikan sebagai energi yang


dibebaskan bila tiap mol atom netral atau ion dalam
keadaan gas menangkap elektron membentuk ion
negatif.
 Pengertian energi afinitas bagi setiap atom bersifat
kumulatif langsung, artinya energi afinitas dua
elektron suatu spesies netral misalnya, merupakan
jumlah dari energi afinitas pertama dan kedua bagi
spesies yang bersangkutan.
Definisi modern

 Afinitas elektron didefinisikan sebagai perubahan


entalpi yang terjadi pada penambahan elektron ke
dalam tiap mol atom atau ion dalam keadaan gas.
Misal :
O (g) + e → O- (g) ∆𝐻 (1) = -141 kJ mol-1 = -1,46 eV
O- (g) + e → O2- (g) ∆𝐻 (2) = +844 kJ mol-1 = +8,75 eV
 Perjanjian tersebut menghasilkan numerik yang
sama tetapi berlawanan tanda dengan perjanjian
konvensional untuk harga Ea. Karena nilai ∆𝐻 dapat
positif atau negatif , maka dalam tabel perlu
dicantumkan besaran mana yang dipilih.
Afinitas Elektron

Afinitas elektron suatu atom yaitu tenaga yang


dibebaskan apabila suatu ataom gas netral, yang berada
dalam tahana dasar, menerima sebuah elektron untuk
membentuk ion negatif gas dalam tahana dasarnya
contohnya adalah tenaga yang dibebaskan dari reaksi
− −
𝑋(𝑔) +𝑒(𝑔)  𝑋(𝑔)
Afinitas elektron adalah besaran sederhana dari sebuah
atom terisolasi (atau ion) tetapi lebih sukar untuk
didapatkan secara eksperimental sehingga penentuan
tenaga afinitas secara langsung baru dilakukan untuk
sedikit unsur saja.
Afinitas Elektron

 Afinitas Elektron Logam


Logam memiliki kesempatan lebih kecil
kemungkinannya untuk mendapatkan elektron karena
lebih mudah untuk kehilangan elektron dan bentuk
kation. Lebih mudah untuk kehilangan elektron
valensi mereka karena intilogam ‘tidak memiliki
tarikan yang kuat pada elktron valensimereka.
Afinitas Elektron

 Afinitas Elektron nonlogam


Ketika nonlogam mendapatkan elektron, perubahan energi
biasanya negatif karena mereka mengeluarkan energi untuk
membnetuk anion (proses eksotermis); dengan demikian, afinitas
elektron akan menjadi angka negatif.
Kecenderungan Afinitas Elektron

 Dalam satu periode


Secara umum dalam satu periode energi afinitas
semakin naik seiring dengan naiknya muatan inti
efektif (daya tarik inti kepada elektron valensi), atau
semakin naik seiring turunnya jari-jari atom. Karena
semakin besar nilai naiknya muatan inti efektif,
semakin mudah untuk mengikat satu elektron dari
luar.
Dapat dikatakan “semakin kekanan semakin besar”
Kecenderungan Afinitas Elektron

 Dalam satu golongan :


Secara umum dalam satu golongan energi
afinitas semakin naik seiring dengan naiknya muatan
inti efektif (daya tarik inti kepada elektron valensi),
atau semakin naik seiring turunnya jari-jari atom.
Dapat dikatakan “semakin keatas semakin besar”
Kecenderungan Afinitas Elektron

Hidrogen dan Helium berlawanan dengan pernyataan


tersebut
 Secara umum dapat diramalkan energi afinitas He >
H, tetapi pada kenyataannya He < H