You are on page 1of 6

ANALISA MANAJEMEN STRATEGIS

KASUS:
Nokia - The Inside Story of the Rise and
Fall of a Technology Giant

Kelompok 3
Ayumi Ayudita
Jordan Siahaan
Kezia Carolina T. A.
Monalisa G. V. Gultom
Nokia History – Up to Down
MANAJEMEN STRATEGIS
• Formulasi
• Implementasi
• Eksekusi & Evaluasi
ANALISA – Formulasi Strategi Manajemen
TMs main concerns were securing finance for their divisions and
developing the strategic response to the marketplace, as well as
setting targets for different market segments. Their focus, as indicated,
was on the external environment. Middle management (MMs) had a
narrower internal focus, concentrating their energies on
implementation – designing the handsets and the software. (page 3, par. 2)

• Dasar formulasi strategi manajemen : meraih posisi keuangan yang


baik/aman dengan mengembangkan respons strategis terhadap pasar
– berfokus pada lingkungan eksternal
ANALISA – Implementasi Strategi
Top managers (TMs) were never technological experts. They had no deep
understanding of the engineering or the software development required to power
functionality, relying instead on the expertise of middle managers and their teams.
(page 3, par. 2)
Essentially, those at the top made the decisions and pressured the middle layer to
comply. (page 3, par. 3)

• Implementasi strategi manajemen : strategi manajemen untuk memberikan


respons terhadap pasar diimplementasikan tanpa disertai pengetahuan top
manajemen akan teknologi yang merupakan bidang core bisnis nokia hal ini
berpotensi menjadikan tujuan awal manajemen/perusahaan tidak sesuai dengan
strategi yang diimplementasikan. Hal ini terlihat dengan sikap manajemen yang
hanya terfokus pada tuntutan pasar sehingga gagal menyadari apa permasalahan
inti (dari dalam internal perusahaan, baik teknologi maupun pengelolaan SDM)
yang menyebabkan bisnis perusahaan kolaps perlahan.
Analisa – Eksekusi & Evaluasi
TMs reacted (to iPhone’s success) by upping the pressure on the middle, demanding
they produce touchscreen handsets rapidly. To satisfy the demands from the top, and
fearing for their own futures, middle managers started to feed only positive messages
about the new smartphones and associated software developments – to the point of
misleading the top about estimated development time and issues. (page 8)

• Eksekusi strategi manajemen : dalam pelaksanaan rencana strategis, top


management perusahaan terlalu menyerahkan peran besar terhadap middle
management.
• Evaluasi strategi manajemen : karena tidak memiliki keahlian dalam bidang
teknologi dan teknik pengembangan teknologi, top manajemen gagal mendeteksi
inti permasalahan sehingga fungsi evaluasi dalam manajemen strategis perusahaan
tidak dapat dijalankan dengan baik.