You are on page 1of 10

PERANAN FAKTOR GENETIK DALAM

ANALISIS GASTBDARAH
TERJADINYA AKTIF
Dan
TERAPI OKSIGEN

Victor Paulus Manuhutu


Pulmonologist
RSUD Dok 2 Jayapura
Nilai normal
• pH (7,35 – 7,45)
 Acidosis/N/Alkalosis
• PO2 (85 – 95 mmHg)
 Hipoksemia/N
• PCO2 (35 – 45 mmHg)
 Komponenen respirasi, bersifat asam
 Hipokapnia/N/Hiperkarbia
• HCO3 (22 – 26 mmol/L)
 Komponen metabolik, bersifat basa
• BE – 2,5 s/d 2,5
• Sat O2 96 – 97%
Hipoksemia
• PO2 60 – 80 mmHg : hipoksemia ringan
• PO2 40 – 59 mmHg : hipoksemia sedang
• PO2 < 40 mmHg : hipoksemia berat

Gagal napas
• Tipe I : PO2 < 50 mmHg dengan pemberian fiO2 50%
• Tipe II : PO2 rendah dan PCO2 tinggi
• Tipe III : pada kasus dengan atelektasis
• Tipe IV : pada kasus dengan shock
Menghitung AGD
PO2 Alv = (713 x fiO2) – (1,25 x PCO2)
fiO2 = fraksi oksigen yang diberikan pada saat ini
PCO2 = tekanan CO2 yang didapatkan dari pemeriksaan AGD

PO2 arteri yang diinginkan (mis 90) PO2 arteri dari AGD
PO2 Alv yang diinginkan PO2 Alv
PO2 Alv yang diinginkan = (713 x fiO2) – (1,25 x PCO2)
fiO2 = fraksi oksigen yang dibutuhkan pasien
Menghitung AGD

PO2 Alv yang diinginkan = (713 x fiO2) – (1,25 x PCO2)


fiO2 = fraksi oksigen yang dibutuhkan pasien
AaDO2 < 20 : normal
AaDO2 20 – 40 : V/Q mismatch
AaDO2 40 – 60 : Shunt
AaDO2 > 60 : gangguan difusi

PaO2/FiO2 < 250 dengan PEEP 5 : ARDS


Tabel modalitas terapi oksigen dan raksi yang
dapat diberikan

Nasal
Simplekanul
mask
1
5 –– 2
6 L/menit
L/menit 0,21
0,3 ––0,45
0,24
3
7 L/menit
– 8 L/menit 0,23
0,4 ––0,60,28
4
NonL/menit 0,31 – 0,38
rebreathing mask
5
4 –– 6
10L/menit
L/menit 0,32
0,4 - –1 0,44
Venturi maskmask
Rebreathing
4
7 –L/menit
6 L/menit 0,24
0,35 -– 0,75
0,28
8
10–L/menit
10 L/menit 0,35
0,65 –- 10,40
8 – 12 L/menit 0,50
Modalitas terapi oksigen

High low :
 Venturi mask
 CPAP
 Ventilator
Low low :
 NK
 Simple mask
 NRM
 RM
TERIMAKASIH