You are on page 1of 20

CUACA

Dra. Sulistinah, M.Pd.


PENGERTIAN CUACA

Cuaca adalah keadaan udara di suatu tempat tertentu dan pada saat
tertentu. Jadi cakupan wilayahnya sempit dan waktunya pendek. Sedangkan
iklim adalah keadaan cuaca rata-rata, meliputi daerah yang luas dan
waktunya lama (30 tahun).
Cuaca dan iklim mempelajari keadaan udara (atmosfer) bumi,
meliputi: (1) suhu udara, (2) tekanan udara dan angin, (3) kelembaban udara
dan curah hujan, serta pengaruhnya terhadap kehidupan. Ilmu yang
mempelajari cuaca disebut Meteorologi, sedangkan ilmu yang mempelajari
iklim disebut Klimatologi.
ATMOSFER

Gas-gas pembentuk Atmosfer


Atmosfer yang menyelubungi bumi ternyata tidak hanya terdiri satu
jenis gas, tetapi terdiri atas berbagai jenis gas. Atmosfer berasal dari kata atmos
yang berarti uap ada sphaira yang artinya bulatan, lapisan gas yang membulat
menyelubungi bumi. Susunan gas utama di atmosfer adalah sebagai berikut :

Susunan gas udara kering


STRUKTUR ATMOSFER BUMI

https://liayuliyanti95.files.wordpress.com/2015/06/lapisan-at-2.jpg

Berdasarkan temperatur dan ciri-ciri yang menonjol, atmosfer dapat


dibedakan atas empat lapisan utama yaitu: troposfer, stratosfer, mesosfer, dan
termosfer.
Lanjutan...

1. Troposfer
Lapisan ini merupakan lapisan terbawah dari atmosfer. Tebal lapisan ini diperkirakan
mulai 0 - 12 km. Pada lapisan troposfer terdapat gejala-gejala cuaca, seperti angin,
awan, hujan, halilintar, pel;angi, dan lain-lain.
2. Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan kedua, posisinya di atas troposfer.Ketinggian lapisan ini
berkisar antara 12 - 50 km di atas permukaan bumi.Lapisan ini juga sangat penting
bagi makhluk hidup di bumi, sebab pada lapisan ini merupakan lokasi akumulasinya
gas ozon.
3. Mesosfer
Lapisan mesosfer terletak di atas stratosfer dengan ketinggian 50 - 80 km di atas
permukaan bumi. Lapisan ini berfungsi memantulkan gelombang radio, yaitu
gelombang UHF, AM, FM, dan SW,
4. Termosfer
Termosfer terletak di atas mesosfer dengan ketinggian lebih dari 80 km di atas
permukaan bumi. Di lapisan ini terjadi kenaikan suhu udara secara tajam, oleh sebab
itu lapisan ini dinamakan termosfer (thermos artinya panas).Kenaikan suhu udara
terjadi karena adanya radiasi sinar X dan Ultra Violet (UV).
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI SUHU UDARA

1) Lamanya Penyinaran Matahari


2) Sudut Datang Sinar Matahari
3) Letak Lintang Suatu Wilayah
4) Keadaan Cuaca
5) Ketinggian Tempat
Lanjutan...

1. Lamanya Penyinaran Matahari


Tempat A mendapat penyinaran matahari selama sehari penuh sedang
tempat B hanya mendapat penyinran beberapa jam, maka tempat A lebih
panas dari pada tempat B. Jadi, makin lama dan makin terang cahaya
matahari, makin tinggi suhu udaranya.
Lanjutan...

2. Sudut Datang Sinar Matahari


Pada sore hari atau di pagi hari walaupun daerah kita kena sinar matahari,
suhu udara tersa lebih dingin atau sejuk bila dibandingkan tengah hari.Hal
ini disebabkan sinar matahari datangnya condong atau miring terhadap
tempat kita.
Lanjutan...

3. Letak Lintang Suatu Wilayah


Daerah yang terletak di dekat khatulistiwa suhu udaranya panas. Daerah
yang berada di sekitar kutub suhu udaranya dingin, karena sedikit
mendapatkan penyinaran matahari.

https://image.slidesharecdn.com/kondisifisikindo
nesia8-120508225044-phpapp01/95/kondisi-
fisik-indonesia-8-10-728.jpg?cb=1336517505
Lanjutan...

4. Keadaan Cuaca
Cerah tidaknya cuaca mempengaruhi suhu di permukaan bumi. Jika cuaca cerah
(tak berawan) maka sinar matahari tidak terhalang, sehingga suhu di permukaan
bumi akan panas. Demikian sebaliknya bila cuaca berawan suhu di permukaan
bumi menjadi lebih dingin.
Lanjutan...

5. Ketinggian Tempat
Seperti telah kalian ketahui bahwa makin tinggi suatu tempat suhu udara
semakin dingin.Di daerah pegunungan yang tinggi udara sangat sejuk atau
bahkan begitu dingin.
TEKANAN UDARA DAN ANGIN

Daerah yang memiliki tekanan udara tinggi dinamakan daerah


bertekanan maksimum (+), sedangkan daerah yang memiliki tekanan udara
rendah disebut daerah bertekanan minimum (-). Udara akan mengalir dari
daerah bertekanan maksimum menuju ke daerah bertekanan minimum. Udara
yang bergerak dinamakan angin.
JENIS-JENIS ANGIN

1. Angin tetap
Di dunia ada tiga jenis angin tetap, yaitu angin pasat, angin barat, dan
angin timur.Angin tetap merupakan angin yang berembus terus-menerus
sepanjang tahun dengan arah yang tetap.

2. Angin lokal
a. Angin Muson
b. Angin darat dan angin laut
c. Angin Gunung dan Angin Lembah
d. Angin Jatuh
Lanjutan...

a. Angin Muson
Angin muson adalah angin yang bertiup setiap setengah tahun sekali
berganti arah yang berlawanan.Gerakan angin ini dipengaruhi oleh
peredaran matahari tahunan.
Lanjutan...

b. Angin darat dan angin laut


Angin laut terjadi pada siang hari.Angin ini berembus dari laut menuju ke
darat.Sebaliknya angin darat terjadi pada malam hari, dan berembus dari
darat menuju ke laut. Diskusikan proses terjadinya angina darat dan angina
laut
Lanjutan...

c. Angin Gunung dan Angin Lembah


Angin gunung merupakan jenis angin lokal yang berembus dari puncak
gunung menuju lembah, dan sebaliknya angin lembah bertiup dari lembah ke
gunung.
Lanjutan...

d. Angin Jatuh
Angin jatuh disebut juga angin fohn, yaitu angin kering yang bergerak
menuruni lereng pegunungan.Ketika mendaki gunung angin ini membawa
uap air. Karena mengalami proses kondensasi uap air itu akhirnya jatuh
sebagai hujan.
KELEMBABAN UDARA DAN
CURAH HUJAN

Kelembaban udara dapat dibedakan atas kelembaban absolut dan


kelembaban nisbi. Kelembaban absolut dengan parameter g/m³ sedangkan
kelembaban nisbi menggunakan %.
Tinggi rendahnya kelembaban udara dan dinamika keadaan udara
dapat diperkirakan datang atau tidaknya turunnya titik-titik air ke permukaan
bumi yang disebut hujan. Berdasarkan penyebab dan proses terjadinya hujan
dapat dibedakan atas berberapa jenis hujan, misalnya hujan zenital, hujan
orografis, hujan musim dan sebagainya
MUSIM PENGHUJAN DAN
KEMARAU DI INDONESIA

Pada umumnya musim penghujan di Indonesia terjadi bersamaan


dengan bertiupnya angin muson yang berasal dari benua Asia menuju benua
Australia. Sedangkan musim kemarau terjadi bersamaan dengan angin muson
yang bertiup dari benua Australia menuju benua Asia.
Peralihan antara musim penghujan dan kemarau disebut musim
pancaroba. Pada musim pancaroba ini biasanya terjadi perubahan arah angin
yang tidak menentu dan curah hujan tidak menentu, sehingga kesehatan
penduduk sering terganggu.
TERIMA KASIH