You are on page 1of 12

Akuntansi Perpajakan

12
Modul ke:

Perpajakan
Memahami pengertian penghasilan. Pengakuan dan
pengukuran penghasilan, penghasilan method akkrual
dan kas, penghasilan sbg Op dan bkn OP, keuntungan
Fakultas pelepasan aktiva tetap dan Pengakuan PPN.
FEB Dra. Rokhanah Murkana. M.Si.

Program Studi

AKUNTANSI
Pengertian Penghasilan
(PSAK 23)
Sebagai peningkatan manfaat ekonomi
selama suatu periode akuntansi tertentu
dalam bentuk pemasukan atau penambahan
aktiva atau penurunan kewajiban yang
menyebabkan kenaikan ekuitas, yang tidak
berasal dari kontribusi penanaman modal.
Meliputi penpatan dan keuntungan.
Penghasilan (Pajak)

Konsep penghasilan untuk tujuan pajak


penghasilan dapat berbeda dari konsep
penghasilan pada akuntansi komersial, karena
perpajakan umumnya berkaitan dengan
ketersediaan uang untuk membayar pajak,
kemudahan penagihan pajak, kepastian,
keadilan dan kebijakan ekonomi.
Penghasilan (Psl. 4(1) UU PPh)
Meliputi tambahan kemampuan ekonomis
yang diterima atau diperoleh wajib pajak,
baik yang berasal dari Indonesia maupun dari
luar Indonesia yang dapat dipakai untuk
konsumsi atau menambah kekayaan wajib
pajak yang bersangkutan.
Pengakuan dan Pengukuran
Penghasilan
Pajak Penghasilan dikenakan atas penghasilan
yang diterima atau diperoleh wajib pajak
dalam tahun pajak.” Istilah penghasilan yang
diterima atau diperoleh menunjukkan adanya
masalah pengakuan penghasilan (kapan
penghasilan dianggap diterima atau
diperoleh).
Pengakuan
Untuk tujuan pemajakan ”pengakuan”
menunjukkan kapan penghasilan (pendapatan
dan keuntungan) dilaporkan (dalam SPT)
sebagai penghasilan kena pajak. Menurut
FASB pengakuan meliputi 1) direalisir (pada
saat ditukar dengan kas) dan dapat direalisir
(pada saat produk, jasa,barang dan harta lain
ditukar dengan kas dan 2) diperoleh.
Pengakuan Penghasilan
Penghasilan diakui pada saat terjadi penjualan
walaupun didapat secara bertahap selama
proses perolehan penghasilan. Pengakuan
Penghasilan terjadi pada saat realisasi
penjualan dan (pada saat itu) penghasilan
sudah di dapat. Penjualan dianggap direalisasi
apabila terjadi penyerahan barang pada saat
berpindahnya hak (kepemilikan) barang.
Pengakuan Penghasilan
(Akrual dan Kas)
Ketentuan pajak penghasilan menyatakan
bahwa pajak dikenakan atas penghasilan
yang diterima atau diperoleh wajib pajak.
Istilah “diterima” terlihat lebih menunjuk
pada penerimaan atau realisasi penghasilan,
sedangkan istilah “diperoleh” tampaknya
menunjuk pada pengakuan (rekognisi)
penghasilan.
Kapan Penghasilan Diterima atau
Diperoleh
Untuk menentukan kapan penghasilan
diterima atau diperoleh. UU perpajakan
menunjuk pada metode pembukuan (yang
diselenggarakan oleh wajib pajak)
berdasarkan akrual dan kas basis.
Pendekatan akrual mengakui penghasilan
pada saat diperole, sedangkan pendekatan
kas mengakui penghasilan pada saat
diterima.
Penghasilan sebagai Objek dan
Bukan Objek Pajak
Untuk tujuan akuntansi, transaksi
penghasilan dapat memberikan penghasilan.
Untuk tujuan pengenaan pajak penghasilan,
tidak semua tambahan kemampuan
ekonomis yang diterima atau diperoleh wajib
pajak merupakan objek pajak. Bahkan tidak
semua produk dari transasksi penghasilan
merupakan objek pajak.
Keuntungan Pelepasan
Aktiva Tetap
Ketentuan perpajakan menyatakan, hanya
penarikan atau pelepasan aktiva tetap
golongan bangunan dan penarikan luar biasa
(seperti karena bencana alam, penarikan
yang menyebabkan penghematan sebagian
besar kegiatan perusahaan) yang dapat
menghasilkan keuntungan atau kerugian yang
diperhitungkan pada tahun penarikan.
Pengakuan Penjualan Untuk PPN
Penghasilan dari penjualan barang umumnya
diakui pada saat terjadi realisasi transaksi,
yaitu penyerahan (hak kepemilikan barang)
kepada pembeli untuk keperluan praktis
administrative pada saat penerbitan faktur.
Dalam sistem perpajakan, penjualan barang
selain dikenakan PPh juga dikenakan PPN
yang mirip penyerahan BKP.