You are on page 1of 2

AFF HECTING

No. Dokumen : 440/C.VII.SOP/045/I/2018


No. Revisi :0
SOP
Tanggal Terbit : 5 Januari 2018
Halaman :1/2
UPTD dr. H. ANDRI
PUSKESMAS NIP.19821229
LOSARANG 201101 1 002

1. Pengertian Adalah tindakan menangkat jahitan atau membuka jahitan pada luka
yang telah dijahit.
2. Tujuan 1.Mencegah infeksi dari benang
2.Mencegah tertinggalnya benang
3. Kebijakan Keptusan Kepala UPTD Puskesmas Losarang Nomor :
440/C.SK/3212/001/I/2018 Tentang Pelayanan Klinis
4. Referensi 1. Panduan keterampilan Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Primer PB-IDI, 2016
2. Keputusan Materi Kesehaan RI Nomor
HHK.02.02/MENKES/514/2015 Tentang Panduan. Praktik
Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Ksehatan Tingkat
Pertama. Lamiran- II
5. Prosedur/ 1. Pelaksanaan
Langkah-  Perawat menjelaskan prosedur yang akan dilakukan
langkah  Perawat mengajukan kepada pasien untuk
menandatangani persetujuan tindakan di form tidakan
UGD.
 Perawat mencuci tangan dan memakai sarung tangan
steril
 Perawat membuka plester dengan cara melepaskan
ujungnya dan menahan kulit dibawahnya
 Perawat membuka verban lama dengan pinset
anatomis,buang balutan kedalam nierbekken
 Perawat membersihkan luka jahitan dengan NaCL 0,9%
dan keringkan dengan kassa steril
 Perawat mendesinfeksi luka dengan iodine povidon
 Meletakan kassa steril dekat luka
 Perawat melepaskan jahitan satu persatu selang
seling,dengan cara tarik simpul jahitan dengan pinset
anatomis dan tarik ke atas,kemudian gunting benang
tepat dibawah simpul yang berdekatan dengan kulit atau
pada sisi lain yang tidak ada simpul lalu tarik.
6. Diagram
Alir
7. Unit terkait - Ruang IGD
8. Rekam ISI TANGGAL MULAI
NO YANG DIUBAH
Historis PERUBAHAN DIBERLAKUKAN
Perubahan