You are on page 1of 4

KELAINAN PENYAKIT TIROID

Kelainan penyakit tiroid dapat dibagi menjadi 2.


1. Menurut bentuknya
2. Menurut fungsinya

1. Menurut bentuknya Kelainan kelenjar tiroid dapat dibagi menjadi :


- Diffuse Stroma
Pembesaran kelenjar tiroid yang merata, bagian kanan dan kiri kelenjar sama-sama
membesar.
- Nodule
Terdapat benjolan seperti bola, bisa tunggal atau banyak, bisa padat atau berisi cairan,
dan bisa tumor jinak atau ganas.

2. Menurut kelainan fungsinya, kelainan tiroid dapat dibagi menjadi :

- Hipotiroid
Kumpulan maninfestasi klinis akibat berkurang atau berhentinya produksi hormon tiroid.
Hipotiroid ini didapat dari 2 : 1.) Primer yaitu Kelainan yang langsung dituju pada
tiroid itu sendiri atau proses patologis pada tiroid. Contoh dari Hipotiroid primer ini
adalah Autoimun Hashimoto.
Penyebab autoimun Hashimoto itu sendiri dapat berupa genetik dan bisa berupa
lingkungan ( infeksi , diet iodine, stress dan kehamilan ). Pada tubuh terdapat sel reaktiv
CD T4 Limfosit yang merekrut sel B dan ​ ​CD8​+​ T cells ke Tiroid.Sel CD T 8 limfosit dan
sel B menjadi auto reaktiv terhadap Tiroid terutama thyroid-specific cytotoxic T
lymphocytes (CTLs) sehingga menyebabkan Sel tiroid menjadi nekrosis dan apoptosis
memicu kematian sel sehingga tiroid tidak dapat menghasilkan hormon t3 dan t4 >>
Hipotiroid.
Hipotiroid juga dapat terjadi pada anak-anak ( Kretinisme ) dan pada rang
dewasa ( myxedema ). ​Pada anak-anak ini hipotiroid kongenital disebabkan oleh
agenesis atau disgenesis kelenjar tiroid atau gangguan sintesis hormon tiroid.
Disgenesis kelenjar tiroid berhubungan dengan mutasi pada gen PAX8 dan thyroid
transcription factor 1 dan 2.
Bisa juga pada saat kehamilan sang ibu kekurangan asupan iodium yang menyebabkan
anak juga terkena hipotiroid.

- Hipertiroid
Disebut juga tirotoksikosis, merupakan maninfestasi klinis akibat kelebihan hormon
tiroid.
Pada hipertiroid dapat dibagi menjadi 2 penyebab yaitu Grave’s Disease dan Goiter
Nodular toksik.
Pada Grave’s disease biasanya diderita pada umur > 30 tahun. Pada penyakit Graves',
sel CD4 + T diaktifkan dan menginduksi sel B untuk mengeluarkan thyroid-stimulating
immunoglobulin (TSI) terhadap reseptor thyroid-stimulating hormone (TSHR), sehingga
produksi hormon tiroid tidak terkendali dan menjadi hipertiroidisme.
Sedangkan pada Nodular goiter toksik biasa dijumpai pada usia lanjut. multi nodular
goiter juga disebut sebagai tiroiditis, kondisi ini disebabkan oleh masalah sistem hormon
atau infeksi virus yang menyababkan kelelnjar menghasilkan hormon tiroid.

- Eutiroid
Kelainan tiroid yang berbentuk tidak normal tapi fungsinya normal. ESS ( eutiroid sick
merupakan gangguan yang ditemukan pada tes hormon tiroid, dimana kadar T3 dan
atau T4 menjadi tidak normal, tetapi kelenjar tiroid sendiri tidak menunjukkan kelainan
fungsi. 1,3,4 Kelainan tes hormon tiroid bisa terjadi karena berbagai sebab, biasanya
reversibel, gangguan pada hypothalamopituitary-thyroid axis, ikatan dari hormon tiroid
pada protein serum pengikatnya, ambilan (uptake) hormon tiroid, dan atau metabolisme
hormon tiroid.

3. Neoplasma
Proliferasi sel yang berlebihan. Dapat menyebabkan struma pada tiroid juga.

Dibagi menjadi 2 : Jinak dan ganas.


- Jinak ( adenoma ) : paling sering dijumpai pada folikeuler adenoma ( hurtle cell adenoma )
- Ganas ( karsinoma ) : paling sering ditemukan berupa papilary sell carsinoma

Komplikasi Hipertiroid

Thyroid storm

Krisis tiroid adalah kondisi hipermetabolik yang mengancam nyawa dan ditandai oleh demam
tinggi dan disfungsi sistem kardiovaskular, sistem saraf, dan sistem saluran cerna. Krisis tiroid
sering terjadi pada pasien dengan hipertiroid yang tidak diberikan terapi atau mendapat terapi
yang tidak adekuat, dan dipicu oleh adanya infeksi, trauma, pembedahan tiroid atau diabetes
melitus yang tidak terkontrol. Sindrom ini paling sering terjadi pada pasien dengan penyakit
Graves, tiroiditis dan struma multinodosa toksik. Angka mortalitasnya cukup tinggi, sehingga
diagnosis dini yang tepat dan terapi agresif yang adekuat dapat menurunkan mortalitas.

Heart failure

Kelainan jantung yang dapat terjadi pada orang yang hipertiroid adalah ​High-Output Heart
Failure.​ Terjadi ketika jantung yang berfungsi normal, tidak dapat memompa keluar darah
yang cukup untuk bersaing dengan kebutuhan ekstra dari satu atau lebih organ. Gejala
gagal jantung terjadi meskipun jantung bekerja dengan baik.
Osteoporosis

Hormon tiroid (T3) sangat penting untuk perkembangan normal tulang endochondral dan
intramembranous dan memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan pemeliharaan massa
tulang linear. Hormon tiroid mempengaruhi tingkat penggantian tulang. Terlalu banyak hormon
tiroid (tiroksin) dalam tubuh mempercepat tingkat di mana tulang hilang. Jika hal ini terjadi
terlalu cepat osteoblas mungkin tidak dapat menggantikan kehilangan tulang.

Thyroid eye disease

penyakit mata tiroid adalah kondisi mata di mana otot-otot mata dan jaringan lemak di belakang
mata menjadi meradang. Hal ini dapat menyebabkan mata terdorong maju dan mata dan
kelopak mata menjadi bengkak dan merah. Penyakit mata tiroid adalah penyakit autoimun. Hal
ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang bagian belakang mata dan menyebabkan
peradangan. Hal ini terutama terkait dengan ​over-active t​ iroid.

DIAGNOSIS HIPERTIROID

1.Anamnesis

Keluhan Utama :​ Cepat lelah, Sesak napas,berdebar debar, BB turun walau banyak makan,
diare,gangguan siklus haid, sakit menelan, bengkak di leher depan

Keluhan tambahan : tangan bergetar atau tremor,telapak tangan berkeringat, mudah


berkeringat dan tidak tahan suhu panas
RPD : oprasi Tiroid, Riwayat minum obat
RPK : penurunan autosomal dari keluarga
RKP : merokok,

2.Pemeriksaan Tanda Vital


Nadi : >100kali/menit, kuat angkat, irreguler
Suhu : 37.1°C
Tekanan Darah >120/70 mmHg
Frekuensi Pernapasan : >18-20 kali/menit

3.Pemeriksaan Fisik Tiroid


• Inspeksi : Trakea terlihat lurus dan tidak ada deviasi
Terlihat adanya pembesaran pada posisi kelenjar tiroid.

• Palpasi : Dapat terasa pulsasi ( detakan / denyutan) dan vibrasi ( getaran ) pada posisi
kelenjar tiroid.didapatkan pembesaran kelenjar tiroid dengan ukuran 3x2x5cm, tidak nyeri,
permukaan rata, batas tegas, tidak menempel dengan jaringan sekitar (dapat digerakan), dan
tidak didapatkan pembesaran kelenjar getah bening di sekitar benjolan.
• Auskultasi : Bruit Tiroid

PATOFISIOLOGI

Hipertiroid diakibatkan oleh 3 hal konsumsi iodium yang berlebihan, adenoma dan tiroiditis.
Sehingga mengakibatkan hipersekresi hormon dan meningkatkan hormon T3,T4 dan kalsitonin.
Terjadi peningkatan metabolisme tubuh lalu terjadi hipermetabolisme sehingga masukan nutrisi
berkurang dan mengakibatkan berat badan menurun. Dan terjadi perubahan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh.

GEJALA KLINIK

1. Penurunan berat badan yang drastis namun nafsu makan baik, tremor,
iritabilitas,insomnia,gelisah, dan palpitasi
2. Tanda-tanda oftalmologi meliputi tatapan mata menonjol keluar dan kelumpuhan
kelopak mata
3. Kulit yang hangat dan basah akibat vasodilatasi perifer
4. Peningkatan resiko fibrilasi dan hipertensi sistolik