You are on page 1of 7

PEMBUATAN BATUBARA CAIR MELALUI PROSES

HIDROGENESISASI

SEMINAR INDUSTRI

Dibuat Sebagai Salah Satu Persyaratan Memenuhi Kurikulum Seminar Tambang


Pada Jurusan Teknik Pertambangan Sekolah Tinggi Teknologi Nasional
Yogyakarta

Oleh :
KIKI IRAWAN
NIM : 710015094

Yogyakarta, 10 Desember 2018

Mengetahui Menyetujui

Ketua Jurusan Teknik Pertambangan Dosen Pembimbing

(DR, R. Andy Erwin Wijaya,ST,MT) Ir. Partama Misdiyanta.M.T.


NIK : 19730227 NIK : 19730056

ii
SARI

Batubara adalah salah satu bahan bakar fosil yang terbentuk dari endapan,
batuan organik yang terutama terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen. Batubara
terbentuk dari tumbuhan yang telah terkonsolidasi antara strata batuan lainnya
dan diubah oleh kombinasi pengaruh tekanan dan panas selama jutaan tahun
sehingga membentuk lapisan batubara.
Hidrogenasi adalah istilah yang merujuk pada reaksi kimia yang menghasilkan
adisi hidrogen (H2). Proses ini umumnya terdiri dari adisi sepasang atom hidrogen
ke sebuah molekul. Katalisator untuk proses hidrogenasi adalah platina, palladium
dan nikel, dimana platina dan palladium membentuk katalis yang sangat aktif,
yang dapat mengkatalis pada suhu dan tekanan rendah.
Liquifaction Batubara adalah suatu teknologi proses yang mengubah batubara dan
menghasilkan bahan bakar cair sintetis. Batubara yang berupa padatan diubah
menjadi bentuk cair dengan cara mereaksikannya dengan hidrogen pada
temperatur dan tekanan tinggi.
Proses likuifaksi batubara secara umum diklasifikasikan menjadi Indirect
Liquefaction Process dan Direct Liquefaction Process. 2 metode likuifaksi
batubara yaitu Bituminous Coal Liquefaction dan Brown Coal Liquefaction.
Dalam proses Bituminous Coal Liquefaction, Proyek NEDOL berhasil
menggabungkan 3 proses, yaitu: Solvent Extraction Process, Direct
Hydrogenation Process, dan Solvolysis Process. Proses pada Brown Coal
Liquefaction, secara umum terdiri atas 3 proses, yaitu: Coal Pretreatment
Process, Slurry Preheating Process, Primary hydrogenation process dan
Secondary hydrogenation process.
Di Indonesia, pengembangan batubara cair mulai direspon setelah
pemerintah mengeluarkan Inpres No. 2/ 2006 tentang batubara yang dicairkan.

Kata Kunci : Batubara, Liquifaction Batubara, Hidrogenasi,Inpres No. 2/2006

iii
KATA PENGANTAR

Dengan puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT Tuhan
Yang Maha Esa, Atas Rahmat dan Karunia-Nya, sehingga penulis dapat
menyelesaikan Seminar Tambang dengan judul “Penerapan Ground Monitoring
Untuk Kestabilan Tambang Bawah Tanah Dengan Menggunakan Metode
Observasi” tepat pada waktunya. Penyusunan laporan seminar ini dibuat sebagai
salah satu syarat menyelesaikan kurikulum Seminar Tambang pada Program Studi
Teknik Pertambangan Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta.
Dalam penyusunan seminar ini penulis tidak terlepas dari bantuan
berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima
kasih kepada :
1. Bapak Dr. Ir. H. Ircham, MT, selaku Ketua Sekolah Tinggi
Teknologi Nasional Yogyakarta.
2. Bapak Dr. R. Andy Erwin Wijaya, ST, MT , selaku Ketua Jurusan
Teknik Pertambangan Sekolah Tinggi Teknologi Nasional
Yogyakarta.
3. Bapak Ir. Pratama Misdiyanta,M.T. selaku Dosen pembimbing
4. Semua pihak yang membantu secara langsung maupun
tidak langsung dalam penulisan laporan seminar ini
Penulis mengerti bahwa dalam pembuatan laporan seminar ini
masih banyak kekurangan. Oleh sebab itu, penulis mohon kritik dan saran
dari pembaca guna kemajuan dalam pembuatan tugas selanjutnya.

Yogyakarta, Desember 2018

Penulis

iv
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL………………………………….……………...…..……….i
HALAMAN PENGESAHAN……………………………………….....………..ii
SARI………………………………………………………………………...……iii
KATA PENGANTAR…………………………………………………..………iv
DAFTAR ISI……………………………………………………………………..v
DAFTAR GAMBAR……………………………………………………..…….vii
DAFTAR TABLE…………………………………………………………..…viii
BAB 1 PENDAHULUAN………………………………………………………..1
1.1 Latar Belakang………………………………………….…………………..1
1.2 Rumusan Masalah………………………………………………….……….2
1.3 Tujuan Penulisan…………………………………………………………...2
1.4 Batasan Masalah……………………………………………………………2
1.5 Metode Penilitian…………………………………………………………...2
1.6 Manfaat Penulisan…………………………………………………………..3
BAB II DASAR TEORI………………………………………………..……..…4
2.1 Pengertia Batubara Secara Umum………………………………………….4
2.2 Batubara di Indonesia………………………………………………………5
2.3 Pencairan Batubara (coal Liquefaction)…………………………………….8
2.3.1 Perkembangan Teknologi Liquifikasi………………………………….8
2.3.2 Macam- macam Proses Likuifikasi…………………………………….9
BAB III PEMBAHASAN………………………………………………………12
3.1 Pengertian Hidrogenasi……………………………………………………12
3.2 Pembuatan Hidrogen………………………………………………………13
3.3 Katalisator dalam Proses Hidrogenasi…………………………………….14
3.4 Macam-macam Hidrogenasi………………………………………………14
3.5 Proses Pengolahan Batubara Cair…………………………………………15
3.5.1 Indirect Liquefaction Process/ Indirect Coal Liquefaction (ICL)…….15

v
3.5.2 Direct Liquefaction Process/ direct coal liquefaction (DCL) .............. 16
3.6 Kelebihan Batubara Cair ............................................................................. 20
3.7 Kekurangan Batubara Cair .......................................................................... 20
3.8 Sisi Lain Batubara Cair ............................................................................... 20
3.9 Kebijakan Pemerintah Indonesia Tentang Batubara cair ............................ 21
BAB IV KESIMPULAN ..................................................................................... 24
4.1 Kesimpulan ................................................................................................. 24
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 26

vi
DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman
2.1 Ilustrasi proses pembentukan Batubara …………………………….………..4

2.2 Peta Pesebaran Batubara Terbesar di Indonesia……………………..………..6

3.1 Dua konfigurasi proses dasar untuk produksi bahan bakar cair dengan Indirect
Liquefaction Process ……………...…………..……...………………...…....15
3.2 Diagram alir proses Bituminous Coal Liquefaction…………………….....…18
3.3 Diagram alir proses Brown Coal Liquefaction………………………….....…19

vii
DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

2.1 Produksi, Ekspor, Konsumsi & Harga Batubara…………………..………….7

3.1 Substrat Hidrogenasi……………………………………………………..…..12

viii