You are on page 1of 6

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGETAHUAN

IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN RISIKO TINGGI

PENDAHULUAN

Angka Kematian Ibu di Indonesia relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-

negara di Asia Tenggara.Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan, eklampsi, partus

lama, komplikasi abortus dan infeksi.Dari survey awal yang dilakukan pada bulan Februari 2013

terdapat 50 ibu hamil dan 14 diantaranya termasuk dalam kategori kehamilan risiko tinggi.

Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang memiliki risiko yang lebih besar dari biasanya,

baik bagi ibu maupun bayinya, yang akan menyebabkan terjadinya penyakit atau kematian

sebelum maupun sesudah persalinan.

JENIS METODE PENELTIAN

Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan

rancangan cross sectional. Merupakan metode penelitian yang tujuannya menjelaskan

peristiwa yang sedang berlangsung pada masa sekarang atau masa lampau. Untuk

beberapa peristiwa yang terjadi berkepanjangan atau sering terjadi, maka metode ini

dikembangkan untuk mencari fakta baru. Metode penelitian deskriptif dibagi menjadi

dua, yakni longitudinal (sepanjang waktu) dan cross sectional (waktu tertentu).

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN

Data diperoleh langsung dari penelitian melalui kuesioner langsung pada responden dan

data dokumentasi yang ada di profil Puskesmas.

1
POPULASI DAN SAMPEL

Sampel penelitian ini ibu hamil yang ada di puskesmas Papusungan Kecamatan Lembeh

Kota Bitung yang merupakan seluruhan populasi yaitu 50 responden.

HASIL

Analisis uji ChiSquareantara hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil

tentang kehamilan risiko tinggi di Puskesmas papusungan Kecamatan Lembeh Selatan

Kota Bitungdidapatkan hasil x² hitung sebesar 83.801 dan x² tabel sebesar 3.84 dengan

nilai p = 0.00.

KESIMPULAN

Tingkat pendidikan responden sebagian besar rendah (72%). Tingkat pengetahuan

responden sebagian besar pengetahuan cukup sebanyak (54%). Terdapat hubungan

antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi

di Puskesmas Papusungan Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung.

2
SENAM HAMIL DAN KETIDAKNYAMANAN

IBU HAMIL TRIMESTER KETIGA

PENDAHULUAN

Kehamilan merupakan suatu transisi antara kehidupan sebelum dan sesudah kelahiran

anak. Perubahan ini dipertimbangkan sebagai periode menjalani proses persiapan baik

secara fisik maupun secara psikologi. Keluhan yang diakibatkan oleh pembesaran perut,

perubahan anatomis dan perubahan hormonal akan menyebabkan munculnya keluhan-

keluhan pada ibu hamil seperti nyeri pinggang, nyeri punggung, bengkak dan kram pada

kaki. Ketidaknyaman tersebut menyebabkan gangguan tidur dan berpengaruh terhadap

janin yang dikandungnya.Upaya untuk mengatasi hal tersebut antara lain dengan olahraga

dan latihan relaksasi yang sesuai untuk ibu hamil yaitu senam hamil.

JENIS METODE PENELITIAN


Penelitian ini menggunakan pre-experimental design, yaitu one group pre-test post-test

design, yaitu sebuah desain penelitian yang digunakan dengan cara memberikan tes awal

dan tes akhir terhadap kelompok tunggal.

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN

Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Multistage Sampling. Sampel diseleksi

melalui wawancara ketidaknyamanan ibu hamil trimester ketiga dan pengecekan riwayat

pemeriksaan berdasarkan buku KIA pada kumpulan kelas ibu hamil di Puskesmas Gang

Kelor yang sesuai kiteria inklusi dan eksklusi.

3
POPULASI DAN SAMPEL

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas wilayah

Bogor Barat. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian ibu hamil trimester ketiga di

wilayah Bogor barat. Besar sampel minimal dihitung dengan menggunakan rumus besar

sampel penelitian analitis numerik berpasangan, dan didapatkan 12 orang untuk sampel

penelitian.

HASIL

Penelitian menunjukan terdapat pengaruh senam hamil terhadap ketidaknyamanan nyeri

pinggang (p=;0,003) , nyeri punggung (p=0,003), bengkak pada kaki (0,025) dan kram

pada kaki (0,003). Saran yang disampaikan perlu adanya program senam hamil yang rutin

dilakukan oleh ibu hamil dalam rangka menjaga kehamilan dan mempersiapkan proses

persalinan.

KESIMPULAN

Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa senam hamil yang dilakukan ibu

hamil trimester III dapat mengurangi ketidaknyamanan pada keluhan bengkak pada kaki,

nyeri punggung, nyeri pinggang, kram kaki dan kesulitan tidur. Maka disampaikan perlu

adanya program senam hamil yang rutin dilakukan oleh ibu hamil dalam rangka menjaga

kehamilan dan mempersiapkan proses persalinan.

4
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU

IBU HAMIL TRIMESTER III

DALAM PERSIAPAN PERSALINAN

PENDAHULUAN

Persiapan persalinan yang direncanakan bersama bidan diharapkan dapat mengurangi

ketidaksiapan ibu saat persalinan dan meningkatkan ibu akan menerima asuhan yang optimal.

JENIS METODE PENELITIAN

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional yaitu

untuk memperoleh Hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam

persiapan persalinan di Puskesmas Danowudu Kota Bitung.

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN

Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner (daftar pertanyaan) dan chek list

tentang persiapan persalinan sebanyak 57. Teknik Pengumpulan Data diperoleh langsung

dari responden dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner) dengan bentuk

wawancara dan lembar chek list kepada responden. Dan Data yang diambil dari profil

Puskesmas serta buku laporan Puskesmas.

5
POPULASI DAN SAMPEL
Populasi penelitian adalah semua ibu hamil di Puskesmas Danowudu Kota Bitung

trimester III berjumlah 57 ibu hamil. Besar sampel yang diambil dalam penelitian ini

adalah total populasi yaitu 57 ibu hamil.

HASIL
Penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil sebagian besar memiliki pengetahuan

baik sebanyak 31 (54,4%) dan perilaku ibu hamil dalam persiapan persalinan sebagian

besar perilaku positif sebanyak 44 (77,2%) hasil uji statistik X² tabel sebesar 5.591 dan

X² hitung sebesar 11.339, artinya nilai X² hitung lebih besar dari nilai X² tabel dan nilai

p value = 0,003 atau lebih kecil dari α = 0,05 dengan convidance interval sebesar 95%.

KESIMPULAN

Pengetahuan ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Puskesmas Danowudu

Kecamatan Ranowulu Kota Bitung sebagian besar adalah pengetahuan baik sebanyak 31

(54,4%). Perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Puskesmas

Danowudu Kecamatan Ranowulu Kota Bitung sebagian besar adalah perilaku positif

sebanyak 44 (77,2%). Jadi kesimpulan dari hasil penelitian di atas adalah terdapat

hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan

persalinan di Puskesmas Danowudu Kecamatan Ranowulu Kota Bitung.