You are on page 1of 4

PENGENDALIAN ENERGI

Oleh : Master Edi Sugianto

Tubuh – pikiran - perasaan saling berkaitan dan saling melepaskan energi satu sama lainnya. Artinya,
kondisi tubuh akan memengaruhi suasana pikiran dan perasaan. Sebaliknya, kondisi pikiran dan
perasaan juga akan memengaruhi kondisi tubuh.

Dalam satu penelitian, para ahli mendapatkan kesimpulan bahwa energi yang dikeluarkan dalam
bermain catur dengan lawan yang seimbang selama 1 jam, adalah sama dengan mendayung perahu
sendirian di air yang tenang sejauh 1 Km.

Ini menunjukkan, bahwa pengguna energi terbesar kita adalah FIKIRAN. Inilah sebabnya tidak hanya
para pekerja kasar saja yang kelelahan sehabis pulang bekerja, tetapi juga para karyawan kantoran yang
duduk dibelakang meja tetap kelelahan ketika pulang ke rumah.

Sifat fikiran itu liar dan hal ini dapat mengakibatkan terjadinya pemborosan energi yang memicu
kelelahan mental dan juga fisik.

Ketika kita bangun tidur pagi, fikiran sudah sampai di jalan menuju kantor. Ketika di kantor, fikiran
melanglang buana memikirkan nikmatnya berlibur di pantai. dll.. Begitulah fikiran, sering bergerak liar
ke masa lalu dan juga ke masa depan. Bahkan tidak jarang pikiran dipenuhi oleh berbagai pokok
persoalan yang tidak penting dan tidak perlu.

Ini adalah pemborosan energi, hingga energi yang seharusnya bisa di alokasikan untuk system tubuh
lainnya, malah boros untuk sesuatu yang tidak berguna.

Sering berlatih meditasi, zikir, sholat, dll.. adalah sebuah sarana yang tepat untuk mengendalikan energi
fikiran agar kondisi diri kita secara keseluruhan tetap Fresh dan Prima..

Dan jika anda sering merasa kelelahan tanpa sebab yang jelas... mungkin anda perlu melakukan evaluasi
diri, pemborosan energi apakah yang telah berlaku di dalam diri anda...?
Tahukah Anda bahwa pikiran itu seperti kaca pembesar..?

Maksudnya saat Anda mengarahkan pada satu obyek dan kemudian memfokuskan untuk mengamati
obyek tersebut maka akan semakin jelas dan besar obyek tersebut di mata Anda.

Demikian juga dengan pikiran Anda. Saat ia mengarah pada hal negatif dan Anda memfokuskan diri pada
hal tersebut maka segala hal tampak menjadi negatif dan rasanya sulit keluar dari kungkungan atau
lingkaran setan tersebut.

Namun saat Anda mengarahkan pada hal positif maka semakin tampak juga segala hal yang positif.
Kondisi pikiran dan perasaan seolah-olah dipenuhi oleh berbagai sumber daya yang positif, alam
semesta terasa mendukung diri kita, dan segala hal menjadi tampak lebih memungkinkan untuk
dilakukan dan dicapai. Ide-ide segar selalu mengalir, dan berbagai solusi-pun hadir untuk menyelesaikan
berbagai permasalahan hidup. Sehingga hidup menjadi semakin mudah dan indah.

Kemana fikiran anda tefokuskan, maka kesana semua energi Daya Hidup anda mengalir. Sebagaimana
kaca pembesar yang dapat mengumpulkan energi panas matahari sehingga dapat membakar kertas...

Maka, fokus pikiran anda akan juga dapat membakar diri anda sendiri jika diarahkan untuk fokus pada
hal-hal yang negatif. Atau dapat membakar dan menghancurkan semua tembok penghalang yang
menghambat anda mencapai cita-cita anda, jika difokuskan pada hal-hal yang positif...

Memahami ini bisa berpengaruh dalam karier, bisnis, dan hidup Anda...

Sekarang kita bicara agak lebih tekhnis. Selain berlatih fokus dengan meditasi ataupun zikir, dalam
keilmuan Mind Technology juga terdapat sebuah tekhnik sederhana yang dapat digunakan untuk
mengendalikan energi pikiran bawah sadar, yaitu tekhnik Anchoring.
Pikiran secara garis besar terdiri dari dua Layer, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Dan
menurut penelitian dari para ahli, pikiran bawah sadar inilah yang mempunyai pengaruh sebesar 90%
atas pikiran kita.

Jadi, jika kita ingin mengendalikan pikiran. Maka yang paling utama untuk dikendalikan adalah pikiran
bawah sadar.

Bukankah sering sekali suatu saat kita menginginkan sesuatu, namun kenyataannya yang kita lakukan
ternyata bertolak belakang dengan kemauan kita..?

Misalnya, kita ingin menyelesaikan suatu tugas dengan segera. Namun, entah kenapa tanpa alasan yang
jelas, kita kemudian selalu menunda-nunda untuk mengerjakannya....

Nah, dalam contoh kasus di atas, yang ingin menyelesaikan tugas itu adalah pikiran sadar. Dan yang suka
menunda itu merupakan kebiasaan yang bersumber dari pikiran bawah sadar.

Ketika ide dari pikiran sadar berbenturan dengan ide dari pikiran bawah sadar, maka yang menang
adalah ide yang muncul dari pikiran bawah sadar.

Dengan metode Anchoring, kita dapat mengaktifkan bagian diri yang rajin dari dimensi pikiran bawah
sadar kita. Sehingga kita dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di dalam contoh kasus di atas
tadi...

Tekhnik Anchoring ini seperti kita menginstal Tombol ON OFF di pikiran kita. Sehingga kita dapat
menyalakan dan memadamkan aspek-aspek tertentu dari kekuatan pikiran bawah sadar dengan mudah,
semudah anda menjentikkan jari untuk menyalakan lampu di rumah anda...

Untuk dapat melakukan Anchoring bagi diri sendiri, tentu saja anda harus tahu ilmunya. Baik melalui
buku bacaan atau dengan mengikuti suatu pelatihan Mind Technology sebagaimana yang sering saya
adakan.
Salah satu cara mudah melakukan Anchoring, adalah dengan media benda tertentu. Misalnya Batu
Mustika Mani Gajah sebagaimana yang saya berikan dalam program Aura Kristal Mani Gajah. Atau
dengan menggunakan media yang lain, seperti Kalimat positif tertentu yang dilakukan berulang-ulang
saat meditasi atau zikir, atau dengan gerakan fisik tertentu.

Lalu Energi Pikiran apa saja yang dapat di Anchor?

Sebenarnya hampir semua aspek dari energi pikiran dapat di aktifkan dengan metode anchoring.

Dengan Ilmu, hidup menjadi lebih mudah dan indah.

Semoga bermanfaat..

SALAM ENERGI