You are on page 1of 1

Langkah dalam membuat peta sebaran titik bor hal yang dilakukan adalah penginputan data

collar di mana data collar berisi koordinat x, y kedudukan titik bor beserta elvasi. Dimana data
collar langsung diinput pada aplikasi Arcgis setelah penginputan selesai data collar csv diekspor
dalam bentuk SHP kegunaannya untuk membentuk file tersendiri dari file aslinya dimana data
collar dalam bentuk csv langsung dihapus setelah itu diinput koordinat system WGS 1984 yang
bertujuan untuk menentukan kedudukan peta. Penginputan koordinat selesai langsung kita
mengatur layer koordinat yaitu klik toolbar properties klik labels untuk memunculkan kode
koordinat setelah itu atur ukuran huruf beserta symbol setelah selesai langsung aply. Apabila
data sebaran titik bor telah diatur langsung dilakukan layout kegunaannya untuk membuat
legenda dimana didalamnya terdiri dari Judul peta , arah mata angin, skala, legenda, design by,
approved by, serta tanggal pembuatan peta. apabila pembuatan peta selesai lansung di rubah
dalam bentuk JPEG pembuatan peta sebaran titik bor selesai.

Peta topografi berisi tentang elevasi, garis kontur beserta indeks kontur dimana elevasi
yaitu ketinggian suatu tempat terhadap daerah disekitarnya (ditas permukaan laut), sedangkan
garis kontur dalam peta topografi dimana garis yang menghubungkan dan memperlihatkan
beberapa titk pada peta yang memiliki ketinggian yang sama dan di mana garis kontur yang
paling renggang menunjukan daerah yang landai sedangkan garis kontur yang paling rapat
menunjukan daerah yang curam. dan indeks kontur dimana indeks kontur yang digunakan satu
tujuannya untuk membedakan antara kontur mayor dan minor yang kegunaannya untuk
memudahkan dalam pembacaan elevasi. kegunaan peta topografi dalam perhitungan cadangan
yaitu berfungsi untuk mengetahui titik bor apakah memiliki ketinggian yang sama terhadap
topografi atau tidak apabila memiliki ketinggian lebih di atas permukaan yang melebihi topografi
langsung dilakukan pengukuran kembali.