You are on page 1of 38

Bab I

Kewirausahaan Dalam Milenium Baru

Wirausaha (entepreneur) :
o Seseorang yang memulai dan atau mengoperasikan bisnis/pendiri
perusahaan/pemilik/manajer yang aktif/anggota generasi kedua dari
pemilik/manajer yang membeli hak kepemilikan perusahaan kecuali
bukan manajer yang dipekerjakan
o Seorang pembuat keputusan yang membantu terbentuknya sistem
ekonomi perusahaan yang bebas.
o Sebagian besar pendorong perubahan, inovasi, kemajuan datang dari
wirausaha yaitu orang-orang yang mempunyai kemampuan
mengambil resiko dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Imbalan dan Tantangan Berwirausaha


Tiap orang tertarik pada kewirausahaan karena adanya berbagai imbalan
yang kuat :

Imbalan
Kewirausahaan

Laba Kebebasan Kepuasan Menjalani


Bebas dari batasan gaji Bebas dari pengawasan Hidup
standar utk pekerjaan dan aturan birokrasi Bebas dari rutinitas,
distandarisasi organisasi kebosanan dan pekerjaan
yang tidak menantang

Imbalan berupa laba :


Wirausaha mengharap hasil yang tidak hanya mengganti kerugian
waktu dan uang yang mereka investasikan, tapi juga memberikan imbalan
yang pantas bagi resiko dan inisiatif yang mereka ambil dalam
mengoperasikan bisnis mereka sendiri.

Imbalan berupa kebebasan :


Berdasarkan survey orang orang yang meninggalkan pekerjaannya
diperusahaan karena mereka ingin menjadi bos atas perusahaan sendiri,
membuat keputusan sendiri, dan mengambil resiko dan memungut imbalan
yang ada.
Imbalan berupa kepuasan menjalani hidup :
Wirausaha sering menyatakan kepuasan yang mereka dapatkan
dalam menjalankan bisnisnya sendiri, pekerjaaan yang mereka lakukan
merupakan keceriaan, kenikmatan mungkin karena kebebasannya.

Tantangan Berwirausaha :
o Kebutuhan untuk kerja keras, menginvestasikan lebih banyak waktu
dan tenaga, tekanan emosional.
o Resiko kemungkinan gagal karena tidak ada jaminan kesuksesan.

Siapakah wirausaha itu?


o Stereotip umum seperti tingginya kebutuhan yang ingin dipenuhi,
keinginan untuk mengambil resiko yang moderat, percaya diri yang
kuat, kemauan berbisnis.
o Orang yang mempunyai tingkat kebutuhan keberhasilan tinggi,
senang bersaing dengan standar keunggulan dan memilih untuk
bertanggung jawab atas tugas yang dibebankan padanya
o Mc Clelland menemukan orang dengan kebutuhan tinggi akan
keberhasilan memiliki kecenderungan untuk mengambil resiko yang
moderat yaitu resiko yang hasilnya akan dapat dikendalikan mereka.
o Orang yang mempunyai pengendalian yang disebut Internal locus of
control yaitu kepercayaan bahwa kesuksesan seseorang tergantung
pada usahanya sendiri.
o Mempunyai keinginan kuat untuk berbisnis.

Wirausaha dapat diklasifikasikan menjadi :


1. Founders (pendiri perusahaan) dipertimbangkan sebagai
wirausaha murni seperti investor yang memulai bisnis berdasarkan
barang dan jasa yang baru atau sudah diimprovisasi, mungkin juga
artisan (pekerja tangan) yang mengembangkan keahliannya dan
kemudian memulai bisnisnya.
2. General manajer adalah yang mengepalai operasi perusahaan
didalam menjalankan bisnisnya.
3. Franschisee adalah seorang wirausaha yang kekuasaannya dibatasi
oleh hubungan kontrak kerja dengan organisasi pemberi franchise.

Jenis Wirausaha :
 Wirausaha Artisan, adalah seseorang yang memulai bisnisnya
dengan keahlian teknis sebagai modal utama dan sedikit
pengetahuan bisnis.
 Wirausaha Oportunistis, adalah seseorang yang memulai suatu
bisnis dengan keahlian manajemen yang rumit dan pengetahuan
teknis.

Tim Wirausaha
Adalah dua orang atau lebih yang bekerja bersama, contoh seorang
ahli manufactur digabungkan dengan ahli pemasaran sehingga
berbagai pengalaman penting untuk mempertajam bisnis baru yang
berteknologi tinggi akan tercapai.

Pembagian Skala Bisnis, perusahaan dibagi dengan kategori sebagai


berikut :
1. Marginal Firms adalah perusahaan kecil yang memberikan laba
minimal bagi pemiliknya.
2. Attractive Small Firms (perusahaan kecil yang menarik) adalah
perusahaan kecil yang memberikan laba yang besar bagi pemiliknya.
3. High Potential Ventures (perusahaan yang berpotensi tinggi) adalah
perusahaan kecil yang memiliki prospek pertumbuhan yang besar.

Tantangan Bisnis Berskala Kecil


1. Pertumbuhan superstore
2. Perluasan teknologi informasi dan internet
3. Timbulnya perekonomian global

3 Sarana yang kompetitif bagi wirausaha :


1. Tujuan konsumen, jika mereka mampu menghasilkan produk yang
diinginkan konsumen.
2. Integritas dan tanggung jawab, yaitu dapat meningkatkan kualitas
produksi dan pelayanan jasa yang memuaskan bagi konsumen.
3. Inovasi, Memperkenalkan produk baru atau cara baru dalam
menjalankan bisnis.

Beberapa peluang dalam dunia usaha untuk meraih keberhasilan :


1. Membuka bisnis keluarga
2. Membuka bisnis
3. Membuka bisnis baru
4. Membeli bisnis yang sudah ada

Penelitian yang dilakukan oleh Paul Reynolds menunjukkan bahwa


persentase tertinggi untuk memulai usaha adalah pada usia 25 -35 tahun.
Beberapa jenis Pemberontak :
1. Pemberontak, adalah seseorang yang menjadi wirausaha muda agar
bisa lepas dari situasi yang tidak diinginkan.
2. Pemberontak asing, adalah seseorang yang meninggalkan
negaranya dan menjadi wirausaha muda dinegara lain.
3. Pemberontak yang terkoordinasi, adalah seseorang yang
meninggalkan bisnis berskala besar untuk memulai bisnis barunya.

Keadaan Memaksa
Adalah sebuah peristiwa besar seperti kehilangan pekerjaan
membuat seseorang menjadi wirausaha. Banyak pengalaman dengan
tipe yang bervariasi yang juga mendasari pelepasan emosi, beberapa
orang lelah dengan ejekan-ejekan atau menerima perlakuan tidak
adil dari atasan mereka sehingga mereka mulai bisnis mereka
sendiri.
Bab 2
Kesempatan Bisnis Keluarga

Apakah Bisnis Keluarga itu ?


 Sebuah bisnis dengan karakteristik dengan kepemilikan atau
keterlibatan dari dua orang atau lebih anggota keluarga yang sama
dalam kehidupan dan fungsi bisnisnya. Lingkup dan luas
keterlibatan tersebut bervariasi dalam beberapa perusahaan.
 Bisnis dimana perusahaan tersebut dialihkan dari satu generasi ke
generasi lainnnya.
 Sebuah perusahaan yang anggota keluarganya secara langsung
terlibat di dalam kepemilikan dan atau jabatan/fungsi.

Ciri bisnis keluarga:


 Memelihara nilai kemanusiaan di tempat kerja, artinya menunjukkan
perhatian yang lebih tinggi daripada perusahaan non keluarga.
 Memfokuskan pada perhatian jangka panjang sehingga manajer
keluarga dapat mengambil pandangan jangka panjang dibanding
manajer perusahaan yang dinilai hasilnya tiap tahun.
 Memberikan kualitas dan nilai yang lebih pada konsumen karena
memelihara reputasi keluarga.

Budaya Perusahaan :
 Nilai-nilai utama pendiri perusahaan yang mungkin menjadi bagian
dari budaya bisnis keluarga.
 Pola perilaku dan keyakinan yang membentuk karakteristik
perusahaan.
 Contoh : seorang pendiri yang mengelola kebutuhan konsumen
dengan cara tertentu dan membuat prinsip yang harus diikuti dalam
melayani konsumen pada perusahaan baru.

Konfigurasi keluarga dalam bisnis keluarga :


Dalam tahap awal sebuah bisnis keluarga menurut W Gibb Dryer, Jr.
konfigurasi budaya adalah pola bisnis paternalistis, pola keluarga patriakal,
dan dewan direksi yang disetujui (pola pemerintah), yang pendirinya
merupakan kepala suku yang tidak diperdebatkan, sehingga dewan secara
otomatis mendukung keputusan pemilik.

Suksesi Budaya dan Kepemimpinan


 Bertambahnya usia dari pendiri dan kedewasaan anak dari pendiri
perusahaan cenderung melemahkan budaya keluarga patriakal yang
mempunyai satu sumber otoritas dominan yaitu orangtua selalu
mengetahui yang terbaik.
 Perubahan kepemimpinan akan memperkenalkan atau membawa
perubahan pada metode operasi tradisionalnya.

Peran keluarga dan hubungannya :


Para wirausaha yang mempunyai anak-anak, secara tipikal memikirkan
waktu pengalihan bisnis pada generasi berikutnya, perhatian pada proses
pengalihan adalah sbb:
 Apakah anak saya mempunyai tingkah laku dan kemampuan yang
diperlukan bagi kepemimpinan bisnis.
 Bagaimana mendorong mereka agar memiliki ketertarikan dalam
bisnis.
 Jenis pendidikan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk
mempersiapkan kepemimpinannya.
 Kapan harus mulai ikut operasi perusahaan dan mempromosikannya.
 Bagaimana menghindari sistim pilih kasih dalam mengelola dan
mengembangkan anak saya.
 Bagaimana saya mencegah hubungan bisnis yang tidak merusak
atau menghancurkan hubungan orang tua anak.

Kebutuhan akan manajemen yang baik bagi bisnis Keluarga


Praktik terbaik diperkenalkan oleh John L. Ward profesor dari
Loyola University Chicago, praktik tersebut antara lain :
1 Rangsanglah pemikiran dan pemahaman strategi baru.
2 Rekrut dan pertahankan manajer non keluarga yang baik.
3 Ciptakan organisasi yang fleksibel dan inovatif.
4 Ciptakan dan lindungi modal.
5 Siapkan pengganti tumpuk kepemimpinan.
6 Eksploitasi kelebihan yang unik dari kepemilikan keluarga.

Karyawan Nonkeluarga dalam Perusahaan Keluarga.


Para karyawan yang bukan anggota keluarga masih dipengaruhi
pertimbangan keluarga. Dalam beberapa kasus, kesempatan mereka
untuk promosi dipersempit dengan hadirnya anggota keluarga yang
memiliki jalur dalam.

Retret Keluarga :
Berkumpulnya anggota keluarga, biasanya di lokasi yang jauh untuk
mendiskusikan bisnis keluarga.
Dewan Keluarga :
Sekumpulan anggota keluarga yang terorganisir yang berkumpul
secara periodik untuk mendiskusikan masalah keluarga yang
berhubungan dengan bisnis.

Proses Suksesi Kepemimpinan


Bisnis akan tergantung kualitas bakat kepemimpinan yang ada. Jika
bakat yang ada tidak mencukupi sang pemilik harus menggunakan
pemimpin dari luar keluarga atau menambah bakat keluarga untuk
menghindari penurunan perusahaan jika dipimpin oleh generasi
kedua atau ketiga.

Tahap-tahap proses suksesi :


1 Tahap Prabisnis misalnya seorang anak menemani orangtuanya ke
kantor, gudang , atau toko, atau bermain dengan peralatan yang
terkait dengan bisnis. Tidak ada rencana formal untuk
mempersiapkan anak dalam memasuki bisnis pada tahap awal ini,
hanya semata-mata membentuk fondasi bagi tahap lebih lanjut dari
proses yang terjadi di tahun selanjutnya.
2 Tahap Pengenalan
Dalam anggota keluarga secara perlahan-lahan memperkenalkan
anak pada orang-orang tertentu yang berkaitan secara langsung
maupun tidak dengan perusahaan dan aspek bisnis lainnya.
3 Tahap Pengenalan Fungsi
Calon pengganti mulai mengembangkan pengalamannya dengan
beberapa orang penting yang bekerja diperusahaan. Contoh: menjadi
karyawan paruh waktu selama liburan atau seusai sekolah.
4 Tahap Pelaksanaan Fungsi
Dimulai ketika calon pengganti tersebut menjadi karyawan tetap
sesuai dengan pendidikan formalnya.
5 Tahap Pengembangan Fungsi
Begitu pengganti yang berpotensi tersebut memikul tugas sebagai
pengamat, tingkat ini melibatkan pengarahan kerja orang lain, tapi
tidak mengelola keseluruhan perusahaan.
6 Tahap Pergantian Awal
Calon pengganti telah menjadi presiden atau general manajer bisnis.
Ia adalah kepala bisnis yang menjalankan keseluruhan perusahaan,
tapi orang tua masih berada dibelakang layar.
7 Tahap Kedewasaan Pengganti
Ketika proses transisi dilengkapi, pengganti tersebut memimpin
perusahaan sesuai dengan jabatan yang ada padanya. Dalam
beberapa kasus hal ini tidak akan terjadi sampai pemimpin
sebelumnya meninggal.
Dalam skenario terbaik dimulai dua atau tiga tahun setelah pengganti
tersebut mendapat jabatan
Bab 3
Franchise

Arti kata Franchising


Suatu sistem pemasaran yang berkisar pada perjanjian sah antar dua
pihak yang salah satunya (franchisee) diberi hak istimewa untuk
menjalankan bisnis sebagai pemilik pribadi, tapi dengan syarat
perusahaan dijalankan menurut metode dan terminologi yang
dispesifikasikan oleh pihak yang lain (franchisor).

Macam-macam Istilah Franchise :


 Franchisee, wirausaha yang kekuatannya dibatasi oleh hubungan
kontrak dengan organisasi franchising.
 Franchisor , pihak dalam kontrak yang memberikan
metode/terminologi yang harus diikuti oleh franchisee.
 Franchising produk dan merek, hubungan franchise yang
memberikan hak untuk menggunakan produk atau merek yang telah
dikenal luas.
 Franchising format, sebuah perjanjian yang karenanya franchisee
mendapatkan keseluruhan sistem pemasaran dan petunjuk yang
dijalankan dari franchisor.
 Master License (penerima ijin utama), perusahaan atau pribadi
yang bertindak sebagai agen penjual dengan tanggung jawab untuk
menemukan franchisee baru dalam daerah yang telah ditentukan.
 Multiple unit ownership (kepemilikan unit berganda), situasi
dimana franchisee memiliki lebih dari satu franchisee dari
perusahaan yang sama.
 Pengembang Areal, pribadi atau perusahaan yang mendapat hak
resmi untuk membuka beberapa gerai franchise di dalam areal yang
ditentukan.
 Piggyback franchising, pelaksanaan franchise retail yang
melibatkan fasilitas fisik yang diberikan oleh pemilik tokonya.

Kelebihan Usaha Franchise :


 Probabilitas kesuksesannya, kegagalannya sulit ditemukan dan
dievaluasi, tetapi kesuksesan franchise lebih rendah dibandingkan
dengan bisnis non franchise.
 Menawarkan pelatihan, bantuan finansial, keuntungan operasi.
 Pelatihan yang diterima franchisor sangat berguna, yang
meliputi prosedur pengoperasian, penyimpanan catatan,
pengendalian persediaan, asuransi, hubungan kemanusiaan.
 Bantuan keuangan, franchisee dapat memperbesar kesempatannya
untuk mendapat bantuan keuangan. Contoh : penjadwalan
pembayaran.
 Keuntungan Operasi, kebanyakan barang atau jasa franchise
dikenal dan diterima secara luas, dan hak para franchisee untuk
menggunakan merek atau logo milik franchisor yang telah
dipromosikan secara nasional.

Kekurangan Franchising
 Biaya franchising yang meliputi :
 Upah awal yaitu total biaya franchise dimulai.
 Kas yang diinvestasikan untuk menyewa atau membangun gerai dan
melengkapinya dengan peralatan lainnya, juga premi asuransi, dan
beban permulaaan lainnya yang harus dibayar. Sering
direkomendasikan harus menyediakan biaya untuk darurat selama 6
bulan.
 Pembayaran royalti yang dibayar kepada franchisor berdasarkan
pendapatan kotor secara berkelanjutan, contoh Mc Donald sebesar 4
% + biaya sewa bulanan/ atau % sewa dari penjualan bulanan.
 Pembatasan pengoperasian bisnis, seperti tingkat pengendalian yang
mungkin tidak menyenangkan bagi seorang wirausaha yang mencintai
kebebasan, kontrak franchise yang ekstrem, melibatkan detail yang
banyak dan tidak penting, dan para wirausaha berposisi sebagi pelaku
bisnis yang kebebasannya hanya setengah.

Informasi untuk menyeleksi dan menginvestigasi franchise yang


potensial :
 Kebebasan dari pihak ketiga dan sumber informasi, Komisi
perdagangan federal menerbitkan buku Pegangan kesempatan Ber-
Franchise yang merupakan petunjuk yang berguna, juga daftar
franchisor yang Komprehensif dapat ditemukan di Petunjuk
Kesempatan Ber-franchise yang diterbitkan Asosiasi Franchise
Internasional yang merupakan asosiasi yang sangat selektif sehingga
tidak semua franchisor yang mendaftar diterima.
 Pihak franchisor sendiri, mencari informasi misalnya melalui
homepagenya akan diketahui keuangan, pengalaman franchisor, ukuran,
batasan, biaya dan syarat pembaruan, atau penundaan suatu franchise.
 Franchisee yang ada sekarang maupun sebelumnya

Alasan wirausaha menjadi seorang franchisor daripada mengoperasikan


sebuah perusahaan yang memiliki gerai.Ada minimal 3 alasan :
1 Pengurangan persyaratan modal, Franschise memungkinkan sebuah
perusahaan untuk memperluas usahanya tanpa mencairkan modalnya.
2 Meningkatkan motivasi dalam manajemen, frachisee sebagi pemilik
sangat termotivasi karena insentif laba dan minat akan hak-hak mereka
didalam bisnis tersebut. Sejak franchisee didesentralisasikan franchisor
tidak terpengaruh oleh usaha pengorganisasian tenaga kerja tetapi lebih
banyak ke franchisee.
3 Kecepatan ekspansi perusahaan, Franchisee menjadikan bisnis
memasuki pasar lebih cepat daripada perusahaan menggunakan
modalnya sendiri.

Kekurangan franchisee dari sudut pandang franchisor :


 Pengurangan pengendalian oleh seorang franchisor atas bisnisnya
berkurang karena franchisee bukan karyawan , ini adalah permasalahan
besar bagi seorang franchisor.
 Pembagian laba, hanya bagian tertentu yang menjadi bagian
franchisor.
 Banyak biaya operasi yang berhubungan dengan franchisee seperti
biaya jasa hukum dan akuntan bila dibanding dengan organisasi yang
tersentralisasi.

Memahami Hubungan Franchisor/Franchisee


Franchisor yang memiliki reputasi menyatakan dengan tegas bahwa
franchisee harus berkonsultasi hukum terlebih dahulu sebelum
menandatangani perjanjian. Seorang pengacara dapat mengantisipasi
sedikit masalah dan mencatat adanya ketentuan yang tidak disukai dari
kontrak tersebut.
Selain itu franchisee harus mendiskusikan proposal franchisenya
dengan seorang bankir, bersama akuntan meneliti laporan proyeksi
penjualan milik franchisor, biaya operasi dan pendapatan bersihnya,
membantu mengevaluasi kualitas estimasi dan menemukan proyeksi yang
mungkin tidak dapat dihasilkan.

Menurut majalah Entepreneur menganjurkan 10 tanda peringatan bagi


franchise :
1. Sindrom Roll Royce. yaitu pemakaian perhiasan yang berlebihan yang
dirancang untuk menunjukkan kesuksesan franchisor. Pemecahannya :
memeriksa laporan keuangan pada dokumen yang
ditawarkan/mengaudit.
2. Adanya Paksaan. Mereka membuat anda merasa menjadi pemimpi
yang tidak berharga dan ragu-ragu jika anda tidak segera mengambil
tindakan. Pemecahannya : gunakan waktu untuk mengenali desakannya
yang menggunakan teknik penutupan penjualan yang kasar.
3. Transaksi dibayar tunai. Sebuah petunjuk nyata bahwa suatu
perusahaan dalam kesulitan jika ia mengunginkan uang tunai dan kita
tidak dapat menghentikan pembayaran. Pemecahan : melakukan
pemeriksaan pada perusahaan.
4. Kesombongan. Berpikir akan hal-hal besar, anda dapat bergabung
dengan tingkatan orang-orang yang benar-benar menghasilkan banyak
uang. Pemecahannya : tulislah rencana bisnis anda dan buatlah
serealistis mungkin.
5. Tipuan Registrasi . Jika anda berada di suatu negara yang
mengharuskan registrasi franchise dan perusahaan tidak mendaftar, cari
alasannya karena ada perusahaan yang dibebaskan dari kewajiban
mendaftar.
6. Franchisor yang bermodal sedikit. Periksa laporan keuangannya jika
permodalannya terlalu sedikit dan mempunyai harga bersih yang negatif
, maka investasi ini terlalu beresiko.
7. Mimpi seorang pemalas. Pencarian uang dengan cara mudah akan
ditawarkan penjual. Pemecahannya bekerja dengan keras serta jujur
akan mendapat imbalan.
BAB 4
MEMULAI DAN MENCARI KESEMPATAN

Beberapa alasan untuk memulai bisnis :


1. Menampilkan penemuan terbaru (barang/jasa)
2. Mengambil keuntungan dari lokasi, peralatan, produk, layanan,
pekerjaan, pemasok, dan bankir yang ideal
3. Menciptakan image baru

Jenis-jenis ide untuk memulai usaha:


Ide jenis A Ide Jenis B Ide Jenis C
Penyediaaan barang atau Melibatkan teknologi Pengembangan dari
jasa yang tidak ada baru atau relatif baru barang/jasa yang
dipasar konsumen tapi sudah ada
telah ada ditempat lain

Sumber ide awal pendirian usaha:


 Pengalaman pribadi
 Minat
 Penemuan tidak sengaja
 Pencarian ide

Mengidentifikasi dan Mengevaluasi Kesempatan Investasi :


Persyaratan dasar bahwa sebuah ide bisnis baru adalah kesempatan
investasi yang baik:
 Harus ada kebutuhan pasar dan waktunya tepat
 Harus mencapai tenggang waktu atau keuntungan bertahan yang
kompetitif
 Keuntungan dari penjualan dan keuntungan dari investasi harus
cukup tinggi.
 Kesempatan harus dapat ditangkap dan dikembangkan oleh
seseorang yang mempunyai keahlian dan pengalaman untuk
pertumbuhan usaha.
 Harus tidak ada kesalahan total dalam usaha tersebut

Menyaring ide Awal


Ide awal kadang membutuhkan jangka waktu yang panjang untuk
penyaringan dan testing. Dengan menyiapkan rencana bisnis membantu
wirausaha berpikir menyeluruh tentang ide mereka dan mengembangkan
segala aspek dari bisnis yang diajukan. Peranan para ahli seperti investor,
bankir, akuntan dan pengacara dapat digunakan untuk mengulas rencana
dan memberikan saran demi perbaikan rencana bisnis tersebut.
MEMBELI BISNIS YANG SUDAH ADA
Alasan membeli bisnis yang sudah ada :
 Mengurangi ketidaktentuan dan ketidaktahuan dalam memulai
sebuah bisnis
 Hanya tinggal mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan
pemasok
 Untuk mendapatkan usaha dengan biaya yang lebih rendah daripada
memulai bisnis baru

Menyelidiki dan Mengevaluasi Bisnis yang Ada


Pembeli perlu mendapatkan informasi bisnis melalui :
 Pengamatan pribadi
 Diskusi dengan penjual
 Pemasok
 Bankir
 Pegawai
 Pelanggan bisnis
 Pendapat profesional/para ahli dari luar (mis. Akuntan, pengacara)
 Orang lain yang mempunyai pengalaman bisnis yang sama

MENYELIDIKI MENGAPA BISNIS TERSEBUT DIJUAL


 Alasan umum penjualan bisnis :
 Usia lanjut atau sakit
 Keinginan untuk beralih bisnis
 Bekerja ditempat lain
 Ketidakuntungan bisnis
 Kurangnya pertumbuhan potensial, dll

 Memeriksa data keuangan lima tahun terakhir, pembeli wajib


mengenali data keuangan yang mungkin dapat mengecoh dan
memerlukan normalisasi untuk menghasilkan keadaan nyata dari bisnis
tersebut.

 Penilaian sebuah Bisnis


 Penilaian berdasarkan Aktiva (neraca)
 Penilaian berdasarkan Pasar, melihat pada harga pasar yang sebenarnya
dari perusahaan sejenis (setara) yang sedang diperdagangkan dibursa
saham.
 Penilaian berdasarkan Laba, menentukan nilai perusahaan berdasarakan
return (hasil) dimasa mendatang dari investasi.
Nilai perusahaan = Laba yang disesuaikan
Tingkat kapitalisasi

Laba yang disesuaikan adalah laba yang telah disesuaikan bagi item-item
yang tidak umum seperti kerusakan karena kebakaran.

Tingkat Kapitalisasi adalah sebuah angka yang ditentukan oleh tingkat


risiko yang terlibat dalam bisnis dan tingkat pertumbuhan laba dimasa
mendatang, digunakan untuk menetapkan nilai berdasar laba dari sebuah
bisnis

Tinggi Tk. Kapitalitas Tinggi Nilai Perusahaan Rendah


Resiko

Rendah Tk Kapitalitas Rendah Nilai Perusahaan Tinggi

 Penilaian berdasarkan Arus Kas, menilai perusahaan berdasarkan


jumlah dan pengaturan waktu arus kas di masa mendatang. Ketika kita
membeli sebuah bisnis maka kita akan tertarik pada arus kas (bunga) di
masa mendatang yang diterima yang berhubungan dengan modal yang
diinvestasikan.

Menilai sebuah bisnis dengan faktor Nonkuantitatif :


 Persaingan (pembeli melihat luas, intensitas, lokasi dari bisnis yang
bersaing)
 Pasar (kecukupan pasar untuk mempertahankan bisnis)
 Pengembangan komunitas di masa mendatang (bagaimana
pengaruhnya terhadap produk)
 Komitmen Hukum, (gugatan hukum, penundaan pajak, kelalaian
penggajian, sewa, angsuran yang melebihi waktunya)
 Kontrak serikat Pekerja, (jenis perjanjian tenaga kerja yang berlaku)
 Bangunan, (kualitas bangunan)
 Harga Produk, (harus sesuai dengan laporan keuangan penjual)

Menegosiasikan dan Menutup Perjanjian


 Harga pembelian bisnis ditentukan oleh negosiasi antara pembeli dan
penjual. Nilai yang telah dikalkulasikan adalah harga perkiraan bagi
pembeli untuk negosiasi harga.
 Jika pembeli membeli aktiva saja, penjual bertanggung jawab terhadap
kewajiban(utang) sebelumnya.
 Syarat pembelian, biasanya pembeli membayar secara bertahap,
penutupan penjualan dilakukan oleh pengacara masing-masing dan
dokumen-dokumen penting diselesaikan selama penutupan tersebut.
Bab 5
KEUNTUNGAN KOMPETITIF DI PASARAN

Keuntungan Kompetitif adalah:


Keuntungan yang ada ketika perusahaan mempunyai barang atau jasa yang
dilihat dari target pasar lebih baik daripada pesaingnya.

Cara menuju Keuntungan Kompetitif :


 Perbedaan harga
 Jenis pelayanan bisnis yang unik
 Atribut produk yang mencolok
 Pengalaman konsumen
 Daya jangkau

Pengusaha pesimis dapat mencapai Keuntungan Kompetitif karena


pendapat:
 Semua kesempatan bisnis telah hilang
 Perusahaan kecil tidak dapat menyaingi perusahaan besar

Dasar Keuntungan Kompetitif


P Hasil
E Keuntungan
N
G Pembagian pasar
I Kepuasan konsumen
N Ketahanan
V
E
S
T
A
S
Strategi
I Keuntungan biaya Keuntungan pemasaan
A
N

U
L
A Dasar
N
G Penilaian Lingkungan Penilaian Organisasi

Lingkungan luar mempunyai akibat yang menonjol pada keuntungan dan


pertumbuhan perusahaan. Pengusaha akan mendapatkan keuntungan ketika
mereka menganalisis lingkungan luar untuk menemukan kesempatan
berusaha dan ancaman yang ada untuk mengambil tindakan untuk
melindungi bisnisnya.
Lingkungan luar (makro) adalah faktor-faktor umum yang
mempengaruhi semua atau setidaknya sebagian besar bisnis didalam
masyarakat seperti inflasi pada bidang ekonomi, politik, teknologi.
Lingkungan Industri kekuatan yang digabungkan dan yang langsung
mempengaruhi perusahaan dan semua yang menjadi pesaing-pesaing
relevannya.

Memperkirakan gambaran Organisasi yang mendukung Keuntungan


Kompetitif :
Melihat potensi yang ada dan apa yang dapat dilakukan perusahaan dengan
menggunakan analisis sistematis kekuatan dan kelemahan perusahaan
(Analisis SWOT) analisis tentang strategi perusahaan untuk tujuan
menemukan kesempatan-kesempatan untuk mengantisipasi kesempatan
bisnis.

Dengan tujuan menaksir bisnis organisasi yang potensial, pengusaha harus


mengetahui perbedaan antara sumber dan kemampuan.

 Sumber Organisasi adalah input-input dasar perusahaan yang


digunakan untuk memimpin bisnisnya.
 Sumber-sumber terkait adalah sumber-sumber organisasi yang
terlihat dan mudah diukur dengan mudah seperti modal, teknologi,
peralatan, pekerja.
 Sumber-sumber yang tidak terkait adalah sumber-sumber organisasi
yang tidak terlihat dan sulit diketahui jumlahnya seperti hak
kepemilikan hak paten dan hak cipta (copiright).
 Kemampuan adalah ketika beberapa sumber daya bergabung sehingga
menghasilkan keuntungan perusahaan

Memilih Strategi untuk Memperoleh Keuntungan Kompetitif


 Strategi Keuntungan Biaya adalah strategi perusahaan untuk
memproduksi dengan harga terendah dipasaran. Faktor Keuntungan
Biaya sangat bermacam-macam dan bervariasi salah satunya adalah
dengan cara efisiensi.
 Strategi Keuntungan Pemasaran adalah sebuah pendekatan yang
membutuhkan perbedaan pada barang/jasa perusahaan bersamaan
dengan beberapa dimensi yang bukan biaya misalnya dengan teknologi
baru, memproduksi barang yang unik. Berbagai variasi taktik pemasaran
mulai dari promosi, disain produk, menuju perbedaan barang atau jasa.
Pembagian Pasar dan Variabelnya

Pasar adalah :
Sekelompok konsumen atau konsumen potensial yang mempunyai
kekuatan daya beli dan kebutuhan yang tidak dapat dipuaskan.
Pembagian Pasar :
Pembagian pasar kedalam beberapa kelompok yang lebih kecil dengan
kebutuhan serupa.

Variabel Keuntungan : Berkaitan dengan kebutuhan konsumen yang


digunakan untuk menandai segmen pasar berdasarkan keuntungan yang
dicari oleh konsemen.
Variabel Demografi :
Analisis Strategi segmentasi bentuk pasar berdasarkan daya beli mereka
yaitu:
 Segmental (strategi tidak dibagi)
 Multisegmental (strategi multisegmental)
 Segmental tunggal (strategi segmentasi tunggal).

 Strategi tidak dibagi (segmental) mendefinisikan pasar total sebagai


target pasar.
 Strategi multisegmental strategi yang mengenal perbedaan pilihan
dari segmen pasar individu dan mengembangkan campuran pemasaran
unik untuk masing-masingnya.
 Strategi Segmentasi Tunggal adalah strategi yang mengenal
keberadaan beberapa segmen pasar, tetapi hanya memusatkan pada
segmen yang beruntung besar.

Pemasaran Kecil
Adalah jenis khusus strategi segmentasi dimana para pengusaha mencoba
mengisolasikan perusahaan mereka dari kekuatan pasar dengan
memusatkan pada target pemasaran melalui campuran pemasaran (harga,
barang, desain, pemasaran, dsb).

Seleksi pasar yang sangat khusus adalah strategi yang mungkin untuk
sebuah perusahaan kecil disamping menemukan celah yang dapat
dieksploitasi adalah strategi yang cukup terkenal.
Pemasaran kecil dapat diterapkan dengan menggunakan strategi sbb:
 Tidak memusatkan pada segmen pasar tunggal
 Membatasi penjualan di daerah geografi tunggal
 Menekankan penjualan barang/jasa tunggal
 Berkonsentrasi pada superioritas barang/jasa

Mempertahankan Keuntungan Kompetitif


(Ian Mc Millan) menggambarkan lingkaran kehidupan keuntungan
kompetitif dalam model tiga tahap : peluncuran, pengeksploitasian, erosi.
Perusahaan membelanjakan sumber-sumber dengan tujuan mencapai
keuntungan kompetitif kemudian dieksploitasi, tetapi posisi tersebut
akhirnya menurun ketika saingan perusahaan menciptakan keuntungan
serupa dengan strategi mereka sendiri. Perusahaan harus mempertahankan
keuntungan kompetitif dengan jalan investasi ulang , mempunyai
lingkungan luar perusahaan, meningkatkan kemampuan organisasinya.
Dengan cara ini wirausaha akan menemukan kombinasi inovasi untuk
mendukung strategi yang menciptakan nilai dan mempertahankan posisi
kompetitif perusahaan dalam industri.
Bab 6
PERAN PERENCANAAN
BISNIS

Perencanaann Bisnis Adalah :


Dokumen tertulis yang menguraikan ide dasar yang mendasari
pertimbangan pendirian bisnis dan hal lain yang berkaitan dengan pendirian
tersebut.

Empat tujuan dasar Perencanaan Bisnis :


1. Mengidentifikasi lingkup dan konteks kesempatan bisnis
2. Menyajikan pendekatan untuk mengeksploitasi kesempatan tersebut
3. Mengidentifikasikan fasktor-faktor yang menentukan suatu usaha
berhasil
4. Sebagai alat untuk menaikkan modal keuangan

Perencanaan Bisnis dipandang oleh wirausaha sebagai:


 Kristalisasi impian dan harapan yang memotivasi wirausaha untuk
mendirikan bisnis
 Memperlihatkan ide dasar untuk sebuah usaha, menggambarkan posisi
sekarang dan keinginan dan niat untuk mencapainya
 Menjelaskan variabel-variabel kunci bagi keberhasilan atau
kegagalan.

2 Fungsi utama Perencanaan Bisnis :


1. Menyediakan pernyataan akan sasaran dan strategi untuk lingkungan
Internal organisasi.
2. Sebagai dokumen penjualan yang akan dibagikan kepada pihak luar

Perencanaan Bisnis
Usaha Baru

Pihak dalam Pihak Luar


Perusahaan Perusahaan

Manajemen
Perusahaan Karyawan Konsumen Penyalur Investor
Fungsi Perencanaan Bisnis bagi Pihak Dalam :
 Sebagai sarana untuk melatih disiplin karyawan dan tim manajemen
 Sebagai sarana mengkomunikasikan misi wirausaha pada karyawan
dan calon karyawan

Fungsi Perencanaan Bisnis bagi Pihak Luar:


 Sebagai sarana penjualan yang efektif bagi konsumen, penyalur,
investor
 Memperbaiki prospek penjualan dengan meyakinkan konsumen
 Sebagai sarana utk mencari pinjaman dana kepada bank atau investor

Cara menulis Perencanaan Bisnis yang menarik Investor:


1. Singkat (kurang dari 40 halaman)
2. Gambaran yang menarik investor (laporan menarik, berorientasi pasar
daripada produk)

Tambahan:
1. Bukti penerimaan konsumen akan barang/jasa yang diproduksi
2. Bukti perhatian perusahaan, pada konsentrasi hanya pada jumlah
barang/jasa yang terbatas
3. Bukti atas permintaan konsumen akan barang/jasa yang diproduksi
4. Posisi kepemilikan (hak cipta, paten, merek)

Penjabaran Rencana Bisnis Secara Ringkas:


 Halaman Judul : nama, alamat, telp perusahaan dan pemiliknya dan
personal manajemen, tanggal dipersiapkan rencana tsb.
 Daftar Isi: nomor halaman
 Ringkasan Eksekutif : 3-4 hal pandangan keseluruhan perencanaan
bisnis (harus menciptakan kepuasan yang cukup utk memotivasi
pembaca utk terus membaca)
 Pandangan perusahaan : lokasi dan nama perusahaan, tujuan
perusahaan, lingkup barang/jasa , status sekarang (permulaan,
pengambilalihan, perluasan), sejarah, bentuk hukum perusahaan
 Perencanaan Barang/Jasa : Deskripsi tentang barang/jasa, ciri-ciri
yang memberikan keuntungan kompetitif, proteksi hukum yang ada
(hak cipta, paten, merek
 Perencanaan pemasaran : deskripsinya analisis target pasar dan
memberikan gambaran akan target konsumen, cara menarik konsumen,
pendekatan penjualan, bentuk kekuatan penjualan, , saluran distribusi,
bentuk promosi dan iklan penjualan, kebijaksanaan kredit dan harga
 Perencanaan Manajemen : Deskripsi tentang tim manajemen,
investor/direktur dari luar dan kualifikasinya, sumber daya yang berasal
dari luar perusahaan dan kualifikasinya, rencana-rencana perekrutan dan
pelatihan karyawan
 Perencanaan Pengoperasian : metode pengoperasian, fasilitas operasi
(lokasi, ruang,, peralatan), metode pengendalian kualitas, prosedur
pengendalian persediaan dan operasi sumber-sumber untuk pemasokan,
prosedur pembelian
 Perencanaan Keuangan : deskripsi tentang sejarah laporan keuangan
3-5 tahun terakir, laporan keuangan 3-5 tahun, rugi laba, neraca, arus
kas dan anggaran kas, analisis laba break even dan arus kas, sumber
pendanaan yang direncanakan.
 Lampiran dokumen pendukung : diskripsi tentang biografi tim
manajemen, data pendukung lainnya.

Sumber daya bagi persiapan Perencanaan Bisnis


 Bantuan Komputer
 Memudahkan persiapan perencanaan bisnis
 Mempercepat penulisan bagian narasi laporan seperti deskripsi
produk dan penelaahan personel manajemen kunci
 Membantu mempersiapkan laporan keuangan

 Bantuan Para Ahli


 Wirausaha adalah perencana utama yang membuat ide-ide dasar
 Kosultan Perencanaan Bisnis diperlukan untuk menyelesaikan dan
memoles rencana agar tepat dan bijaksana seperti :
 Pengacara
 Spesialis pemasaran
 Ahli produksi dan teknis
 Perusahaan Akuntansi
 Organisasi Inkubator
 Korporasi pengembangan bisnis dan ekonomi
BAB 7
MENGEMBANGKAN PERENCANAAN PEMASARAN

Pemasaran dipandang sebagai kegiatan yang mengarahkan arus barang dan


jasa dari produsen ke konsumen.

Pemasaran bisnis berskala kecil adalah kegiatan bisnis yang:


1. Mengidentifikasikan pasar yang dituju (segmentasi pasar)
2. Menentukan pasar tujuan yang berpotensi (analisis pasar)
3. Mempersiapkan, mengkomunikasikan, dan menyampaikan satu
paket kepuasan pada pasar tersebut (bauran pemasaran)

Tiga filosofi pemasaran :


1. Berorientasi produk
Mengutamakan produk sebagai bagian terpenting dari bisnis
2. Berorientasi penjualan
Menekankan efisiensi produksi dan hal-hal yang mendukung
terjadinya penjualan
3. Berorientasi konsumen
Menekankan bahwa segala sesuatu termasuk produksi dan penjualan
tergantung pada kebutuhan konsumen, sehingga semua usaha
pemasaran berorientasi pada konsumen.

Bisnis berskala kecil akan mengawali dengan orientasi pada kepuasan


konsumen karena memberikan daya tahan jangka panjang bagi perusahaan.

PENELITIAN PEMASARAN UNTUK USAHA BARU

Penelitian pemasaran didefinisikan sebagai pengumpulan, pemrosesan


pelaporan dan penafsiran informasi pasar.

Langkah-langkah proses penelitian pemasaran :


1. Mengidentifikasi kebutuhan informasi dengan mencantumkan
informasi yang spesifik
2. Mencari data tambahan untuk meneliti konsumen baik dari dalam
atau luar perusahaan seperti pada situs-situs web.
3. Mengumpulkan data primer yaitu informasi pasar yang baru
dikumpulkan oleh perusahaan yang melakukan penelitian,dengan
metode:
- Pengamatan dengan menghindari kontak interpersonal antara
responden dan peneliti
- Pertanyaan dengan melibatkan beberapa bentuk interaksi dengan
responden
4. Mengintrepretasikan data yaitu setelah data terkumpul, data
tersebut harus diubah ke dalam informasi yang dapat digunakan.
Metode untuk meringkas dan menyederhanakan informasi bagi
pengguna meliputi tabel, peta, metode grafis, statistik deskriptif

MEMPERKIRAKAN PASAR YANG BERPOTENSI

Pasar adalah sekelompok konsumen atau konsumen yang berpotensi yang


memiliki daya beli dan kebutuhan yang tak terpuaskan.

Definisi sebuah pasar


1. Harus mempunyai unit yang dibeli atau konsumen.
Unit ini mungkin pribadi atau entitas bisnis. Produk konsumen dijual
kepada orang dan produk industri dijual kepada dijual kepada pelaku
bisnis.
2. Konsumen dipasar harus mempunyai daya beli (potensial)
3. Pasar harus memiliki unit yang dibeli yang sesuai dengan kebutuhan
yang konsumen yang belum terpenuhi

Kesimpulan :
Menentukan pasar yang potensial adalah proses dari menempatkan dan
menyelidiki unit yang akan dibeli yang memiliki daya beli dan kebutuhan
yang dapat dipuaskan dengan barang atau jasa yang akan ditawarkan.

PERAMALAN PENJUALAN

Adalah memperkirakan berapa banyak barang atau jasa yang dapat dijual
dalam pasar dengan periode waktu yang dibatasi. Peramalan dapat
diwujudkan dalam bentuk uang atau unit.

Peramalan penjualan merupakan komponen kritis dari perencanaan bisnis


untuk menetapkan kemungkinan usaha baru, juga berguna untuk
menentukan jadwal produksi, kebijakan persediaan, keputusan personel, dll

Peramalan penjualan tidak banyak digunakan oleh perusahaan kecil :


Dimensi Kesulitan peramalan
Kondisi yang membuat peramalan Kondisi yang membuat peramalan
lebih mudah lebih sulit
Bisnis yang telah didirikan Usaha baru
Manajer/wirausaha yang Keterbatasan pengalaman
berpengalaman kewirausahaan/manajer
Wirausaha akrab dengan teknik Kurangnya pemahaman akan teknik
peramalan peramalan

Terdapat 2 Dimensi Penting Pada Proses Peramalan :


1. Poin awal dimana proses dimulai :
proses Penghancuran : dimulai dengan variabel tingkat makro dan
mengerjakan peramalan penjualan.
proses Pembangunan : meramalkan pembeli potensial dalam
berbagai sub pasar kemudian diperkirakan permintaannya
2. Lingkup dari variabel yang diprediksi
Peramalan langsung : metode peramalan penjualan dengan
menggunakan variabel yang sesuai dengan yang diprediksi
Peramalan tidak langsung : metode peramalan penjualan dengan
menggunakan variabel yang berhubungan dengan variabel yang
diprediksi

PERENCANAAN PEMASARAN FORMAL

1. Analisis pasar
Deskripsi konsumen yang potensial disebut profil konsumen.
Analisis pasar dibuat berdasarkan data primer dan sekunder untuk
membuat profil konsumen. M,.Jelaskan tentang keuntungan bagi
konsumen atas barang/jasa baru. Jika mempunyai beberapa pasar
tujuan, tiap segmen pasar harus mempunyai profil konsumen yang
sesuai, dan strategi pemasarannya.
2. Persaingan.
Pesaing yang ada harus dipelajari dan diteliti, kelebihan pesaing
merupakan bagian inti dari perencanaan pemasaran
3. Strategi pemasaran.
4 Bidang strategi pemasaran di dalam perencanaan :
1 Barang dan jasa keseluruhan (nama barang /jasa dan
mengapa nama tersebut dipilih, proteksi hukum yang telah
didapat, kemasan disajikan melalui gambar-gambar)
2 Perencanaan distribusi, strategi distribusi unrtuk
mempercepat proses pemasaran, untuk produk ekspor
perencanaan distribusi harus memperhatikan peraturan dan
hukum yang relevan
3 Perencanaan Harga, harga barang dan jasa harus
mencakup biaya untuk membawa barang /jasa ke
konsumen/pelanggan. Krena itu perencanaan harga harus
meliputi biaya produksi dan pemasaran. Perhitungan break
even diikutkan bagi alternatif harga.
4 Perencanaan Promosi ditujukan untuk menciptakan
kesadaran konsumen akan adanya barang dan jasa tersebut
dan memotivasi konsumen untuk membeli. Beberapa
pilihan adalah penjualan perorangan dan periklanan

Proses Penghancuran
Penghasil penghapus pena Community writing company (Idaho) dimana
pasar tujuannya murid usia 25 tahun atau lebih, mencari kesenangan dan
kemampuan menghapus dalam peralatan menulis mereka

Variabel penghubung Sumber Memperkir Pasar


akan nilai Potensial
Populasi negara Idaho Sensus penduduk 1.000.000
Populasi sesuai umur yang Manaj penjualan 12 % 120.000
dituju &pemsrn survei daya
beli
Umur target di Akm & Univ Dept pendidikan 30 % 36.000
Idaho
Umur target yang memiliki Survei di kelas pema 50% 18.000
kenikmatan berdasarkan harga saran
Mhs berorientasi pd Wawancara melalui 75% 13.500
kenikmatan yang mungkin telp oleh wirausaha
membeli penghapus pena bln
depan
Orang yang mengatakan artikel di journal 35% 4.725
mereka mungkin membeli dan
benar-benar membeli
Juml rata-rata pena yang dibeli Pengalaman pribadi 4 18.900
per th wirausaha

Proses pembangunan
Perusahaan binatu meramalkan permintaan pencucian jaket murid SMA
pangsa pasarnya tiap SMA sebesar 20 %
Bab 8
Menyeleksi Tim Manajemen & Bentuk Organisasi

Membangun Tim Manajemen yang kuat


 Berfungsi memelihara ide bisnis dan membantu mamberikan
sumber yang perlu untuk menyukseskan ide tersebut.
 Keahlian anggota tim manajemen yang berkompetensi disemua
bidang akan melengkapi satu sama lain, membentuk kombinasi
yang optimal dari pendidikan dan pengalaman.
 Untuk menyeleksi anggota tim manajemen wirausaha akan
mendisain struktur manajemen yang akan menerangkan hubungan
antar karyawan.
 Perencanaan manajemen harus dirancang sehingga memberikan
manfaat bagi pertumbuhan bisnis. Pembagian kerja akan
menguraikan tugas dan persyaratan yang diperlukan bagi posisi
tersebut.
 Perusahaan kecil dapat menambah manajemennya dengan
menggunakan keahlian grup profesional dari luar perusahaan.

Bentuk Hukum Organisasi

Bentuk Umum Organisasi/Badan Usaha

Perusahaan Perorangan

Perseroan/Persekutuan

Perseroan Umum Korporasi

Persekutuan Terbatas

Perseroan Terbatas
Perbandingan Bentuk Badan Usaha
Bentuk Persyaratan dan Biaya Tanggung Kelangsungan Bisnis
Organisasi Awal Organisasi Jawab pemilik
Perusahaan Persyaratan sedikit dan Tidak terbatas Dibubarkan setelah
Perorangan murah, umumnya tidak pemilik meninggal
ada biaya registrasi atau
pencatatan
Persekutuan Persyaratan sedikit dan Tidak terbatas Dibubarkan setelah
Umum murah, umumnya tidak rekanan
ada biaya registrasi atau mengundurkan diri
pencatatan, perjanjian atau meninggal
tertulis secara hukum kecuali ada perjanjian
tidak diminta tapi
disarankan
Korporasi Paling mahal dan banyak, Terbatas pada Tidak dipengaruhi
ada biaya pencatatan investsi dalam oleh pengunduran diri
perusahaan atau kematian
pemegang saham
Bentuk Perorangan, Persekutuan Korporasi Korporasi
organisasi yang Umum
dipilih

Perbandingan Bentuk Badan Usaha


Bentuk Perpindahan Pengendalian Ketertarikan Pajak
Organisasi Kepemilikan Manajemen utk mencari Pendapatan/pengha
modal silan
Perusahaan Dapat memin Bebas mutlak Modal Penghasilan dari
perorangan dahkan kepe pribadi bisnis dikenai pajak
milikan pemilik sebagai pendapatan
nama & aset pribadi pemilik
perusahaan
Persekutuan Meminta izin Ditentukan dari Terbatas pd Pendapatan dari
Umum dari rekanan rekanan yang punya keinginan & bisnis dikenai pajak
suara terbanyak kemampuan sebagai penghasilan
utk menyum pribadi.
bangkan
modal
Korporasi Dengan Pemegang saham Menjual Pendapatan dari
mudah memiliki pengen saham bisnis dikenai pajak
dengan dalian akhir, dewan deviden dikenakan
menjual direksi yang mengen pajak lagi
saham dalikan kebijakan
perusahaan
Bentuk Tergantung Tergantung pada Korporasi Tergantung pada
organisasi pada keadaan keadaan keadaan
yang dipilih
BENTUK ORGANISASI YANG DISPESIALISASIKAN

PERSEKUTUAN TERBATAS
Persekutuan dengan satu rekanan umum dan satu atau lebih rekanan yang
terbatas

Rekanan Umum adalah seorang rekanan dalam persekutuan terbatas yang


mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas.

Rekanan Terbatas adalah seorang rekanan dalam persekutuan terbatas


yang tidak aktif dalam manajemen dan memiliki tanggung jawab yang
terbatas.

PERSEROAN TERBATAS
Adalah Korporasi yang pemegang sahamnya memiliki tanggung jawab,
tapi hanya membayar pajak pendapatan pribadi pada laba bisnisnya.

DEWAN DIREKSI
Adalah badan yang dipilih oleh pemegang saham yang tugasnya :
 memilih pejabat perusahaan yang mengelola perusahaan (tim
manajemen)
 mengatur dan menyetujui kebijakan manajemen
 mempertimbangkan laporan hasil operasi
 mengumumkan deviden (jika ada)

Penggunaan direksi dari luar perusahaan dapat dianjurkan


karena :
 Lebih dapat melihat permasalahan dengan lebih tenang daripada
yang terlibat dalam pembuatan keputusan sehari-hari.
 Lebih bebas menyelidiki dan menanyakan standar etika perusahaan
 Dalam bisnis keluarga dapat memecahkan masalah yang berkaitan
dengan suksesi pimpinan

Kontribusi Direksi
 Membawa pengetahuan tambahan dan pengalaman yang luas bagi
manajemen korporasi
 Melayani manajemen dengan menelaah keputusan kebijakan yang
besar dan memberikan nasihat pada berbagai kondisi darurat
Dewan Penasihat
 Berfungsi sebagai direksi tetapi tindakannya hanya dalam lingkup
menasehati.
Bab 9
MEMILIH LOKASI DAN MERENCANAKAN FASILITAS

Faktor-faktor kunci dalam menyeleksi lokasi yang baik :


1. Kemudahan dalam mencapai konsumen
2. Kondisi Lingkungan bisnis misalnya : cuaca, peraturan zona
kegiatan usaha, persaingan
3. Tersedianya sumber daya misalnya : bahan mentah, tenaga kerja,
sarana transportasi
 Kedekatan dengan bahan mentah mis : penggergajian kayu
 Kesesuaian persediaan tenaga kerja mis : mebel ukir jepara
 Sarana transportasi : utk konsumen, penyalur, pengusaha
mengirimkan produk jadinya
4. Pilihan Pribadi Wirausaha : umumnya menghargai dan merasa
nyaman dengan lingkungan komunitas di tempat tinggalnya.
5. Akhirnya pemilihan lokasi harus bergantung pada pengevaluasian
biaya yang relevan.

Sebagian besar perusahaan baru memutuskan untuk


menyewa dengan alasan :
1. Menghindari pengeluaran kas dalam jumlah besar.
2. Mengurangi resiko dengan menghindari investasi secara besar-
besaran.

Daya tarik bisnis yang bermarkas dirumah :


1. Pertimbangan keuangan : menghasilkan uang dan membantu
meningkatkan laba dengan mengurangi biaya
2. Pertimbangan gaya hidup keluarga : termotivasi oleh keinginan
untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan anggota
keluarganya

Tantangan Mengoperasikan bisnis dirumah :


1. Konflik antara bisnis dan keluarga : Untuk mencegah bisnis dapat
berbenturan dengan tanggung jawab sebagai orang tua perlu
ditetapkan batas ruang dirumah yang digunakan untuk bisnis, juga
menjadwalkan waktu untuk bisnis.
2. Image bisnis : Memelihar image profesional adalah tantangan
wirausaha seperti suara bayi, gonggongan anjing. Jika klien
mengunjngi bisnis yang bermarkas dirumah, merupakan hal penting
utuk mempertahankan wilayah kantor secara profesional.
3. Pertimbangan hukum : adanya peraturan daerah tentang jenis
kegiatan usaha yang diizinkan di lokasi perumahan.
4. Kemajuan teknologi : komputer, fax, voicemail, e-mail adalah
peralatan teknologi yang membantu bisnis yang bermarkas dirumah
bersaing secara efektif dengan bisnis dikawasan perdagangan.

Merancang Fasilitas Fisik :


1. Persyaratan Fungsional : spesifikasi bangunan sesuai fungsinya
2. Rancangan Bangunan : pengaturan fasilitas fisik sehingga fasilitas
tersebut dapat mendukung operasional perusahaan secara efisien.
 rancangan pabrik dimana penataan ruangan harus
mempermudah perpindahan produk dari satu lokasi ke lokasi
lainnya.
 Rancangan toko penyalur tujuannya memaksimalkan penjualan
dan pelayanan bagi konsumen

Melengkapi Fasilitas Fisik


1. Peralatan Pabrik
 Peralatan Umum : membutuhkan investasi minimal dan
disesuaikan dengan tipe operasional perusahaan misalnya :
pabrik pengolahan kayu : mesin gergaji tangan, penggilingan
kayu, mesin bubut.
 Peralatan khusus : mengurangi biaya dalam industri padat
teknologi misalnya : mesin pembuat botol
2. Peralatan toko pengecer : rak/counter untuk memajang barang
dagangan, rak penyimpanan, papan untuk meletakkan barang, kaca,
kereta dorong, cash register, dll
3. Peralatan kantor : fax, mesin fotocopi, telepon, komputer,dll
4. Image bangunan : penampilan tempat kerja harus memberikan
kesan yang baik mengenai kualitas jasa atau produk perusahaan.
Tambahan…….

Tim Manajemen
Menguraikan karakteristik dan nilai tim manajemen yang kuat
 Tim manajemen yang kuat memelihara ide bisnis dan membantu
mamberikan sumber yang perlu untuk menyukseskan ide tersebut.
 Keahlian anggota tim manajemen tersebut akan melengkapi satu
sama lain, membentuk kombinasi yang optimal dari pendidikan
dan pengalaman.
 Untuk menyeleksi anggota tim manajemen wirausaha akan
mendisain struktur manajemen yang akan menerangkan hubungan
antar karyawan.
 Perencanaan manajemen harus dirancang sehingga memberikan
manfaat bagi pertumbuhan bisnis. Pembagian kerja akan
menguraikan tugas dan persyaratan yang diperlukan bagi posisi
tersebut.
 Perusahaan kecil dapat menambah manajemennya dengan
menggunakan keahlian grup profesional dari luar perusahaan.

Bentuk Hukum Organisasi

Bentuk Umum Organisasi/Badan Usaha

Perusahaan Perorangan

Perseroan/Persekutuan

Perseroan Umum Korporasi

Persekutuan Terbatas

Perseroan Terbatas

Mengindentifikasi bentuk badan hukum umum yang digunakan oleh bisnis


berskala kecil dengan menguraikan karakteristik tiap bentuk.
Bentuk organisasi hukum yang paling biasa digunakan oleh bisnis berskala
kecil adalah perusahaan perorangan , persekutuan, dan Korporasi C.

PERUSAHAAN PERORANGAN
1. Dalam perusahaan perorangan, pemilik menerima semua laba dan
menanggung semua kerugian. Kerugian utama dari bentuk ini adalah
tanggung jawab pemilik yang tidak terbatas.

PERSEKUTUAN/PERKONGSIAN/FIRMA
2. Dalam persekutuan yang akan didirikan berdasarkan perjanjian
persekutuan tertulis, keberhasilan tergantung pada kemampuan
rekanan untuk membangun hubungan kerja yang efektif. Para pemilik
membagi tanggung jawab yang tak terbatas. Persekutuan yang kuat
meminta rekanan yang jujur, sehat, mampu, dan kompatibel. Selain
mempunyai manfaat bisnis dalam persekutuan penuh masalah.
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk membentuk
persekutuan :
1. Apakah konsep bisnis kami ? siapa yang akan membuat siapa yang
akan menjualnya, bagaimana bisnis tersebut dijalankan, apakah
mereka ingin manajemen yang berperan serta atau hanya
memperkerjakan?
2. Bagaimana membentuk struktur kepemilikan ? Jika 50-50 atau
memecah perusahaan menjadi dua dapat melumpuhkan bisnis, jika
lebih maka dibutuhkan beberapa keputusan dalam perjanjian
persetujuan.
3. Mengapa kita saling membutuhkan satu sama lain ? membawa
seorang rekanan berarti membagi tanggung jawab dan wewenang,
tetapi menggunakan rekanan karena kita takut untuk menjalaninya
seorang diri adalah langkah yang kurang bijaksana sehingga harus
dicari jaln lain jika alasannya seperti tersebut diatas.
4. Bagaimana gaya hidup kami berbeda ? Kenyataan bahwa seorang
rekanan seorang diri dan lainnya berkeluarga dapat menyebabkan
seorang rekanan perlu menarik lebih banyak uang dari bisnis tersebut,
atau mempengaruhi rekanan untuk mengambil resiko dalam
perusahaan.

HAK DAN TUGAS REKANAN hak dan tugas rekanan akan ditentukan
secara eksplisit dalam artikel persekutuan yaitu dokumen yang menentukan
secara eksplisit hak dan kewajiban rekanan, poin-poin tersebut antara lain :
 Tanggal pembentukan, nama dan alamat rekanan, pernyataan
tujuan bisnis
 Jangka waktu bisnis, nama & lokasi bisnis, jumlah yang
diinvestasikan tiap rekanan
 Rasio pembagian laba & rugi, hak rekanan untuk pengeluaran
pribadi, persyaratan catatan akuntansi & persyaratan untuk
mengakses ke rekanan
 Tugas khusus tiap rekanan, persyaratan pembubaran dan
pembagian aset bersih
 Pembatasan kewajiban seperti tanda tangan surat atau lainnya,
persyaratan perlindungan bagi rekanan yang bertahan, hak rekanan
yang meninggal, keamanan rekanan\, dsb

Dalam persekutuan triap rekanan memiliki kuasa sebagai wakil perusahaan,


yang berarti keputusan bisnis yang dilakukan seorang rekanan dapat
mengikat semua anggota perusahaan.

PEMBUBARAN PERSEKUTUAN Kematian, ketidakmampuan, atau


pengeluaran dari salah satu rekanan mengakhiri persekutuan dan
memerlukan likuidasi atau reorganisasi bisnis. Oleh karena itu dalam
artikel perlu ditekankan bahwa rewkana yang bertahan dapat meneruskan
bisnis setelah membeli hak rekanan yang meningggal, dikeluarkan, atau
mengakhiripersekutuan.

KORPORASI
1. Organisasi bisnis yang muncul sebagai entitas hukum dan
memberikan kemampuan terbatas bagi para pemiliknya.
2. Entitas hukum adalah organisasi bisnis yang diakui oleh hukum
memiliki keberadaan hukum yang tersendiri.
3. Korporasi terutama menarik karena ciri tanggung jawabnya yang
terbatas. Kenyataannya bahwa kepemilikan dengan mudah dapat
dipindahkan membuat korporasi sesuai dengan penggabungan
modal sejumlah pemilik.
4. Perjanjian korporasi adalah dokumen yang menerbitkan keberadaan
korporasi.

Mengidentifikasi faktor-faktor untuk dipertimbangkan dalam memilih


bentuk organisasi hukum yang utama.
1. Faktor-faktor kunci di dalam pilihan di antara bentuk organisasi
hukum yang berbeda adalah persyaratan dan biaya organisasi,
tanggung jawab pemilik, kelangsungan bisnis, perpindahan
kepemilikan, pengendalian, ketertarikan mendapatkan modal, dan
pajak penghasilan.
2. Menggambarkan ciri-ciri unik dan batasan bentuk organisasi yang
dispesialisasikan, seperti persekutuan terbatas, Korporasi S, dan
perseroan terbatas.
a. Dalam persekutuan terbatas, rekanan umum memiliki
tanggung jawab tak terbatas, ketika rekanan hanya memiliki
tanggung jawab terbatas sepanjang mereka tidak aktif dalam
manajemen perusahaan.
b. Korporasi S, juga disebut Korporasi Subbagian S,
memperolehkan mereka untuk menghindari pajak korporasi,
tapi meminta pemegang saham perorangan pajak pribadi pada
laba bisnis sesuai dengan proporsi jumlah lembar sahamnya.
c. Dalam perseroan terbatas, pemilik perorangan mempunyai
keuntungan akan tanggung jawab yang terbatas, tapi hanya
membayar pajak pendapatan pribadi pada pendapatan
perusahaan.
3. Menjelaskan lingkup persekutuan strategis dan kegunaannya dalam
bisnis berskala kecil.
a. Memperbolehkan perusahaan untuk menggabungkan sumber-
sumber mereka tanpa merundingkan status hukum yang
independen.
b. Mungkin dibentuk oleh dua atau lebih bisnis independen untuk
mencapai beberapa tujuan yang sama. Sebagai contoh, korporasi
besar dan bisnis berskala kecil atau dua atau lebih bisnis
berskala kecil mungkin menggabungkan pada proyek
penggabungan.
4. Menggambarkan penggunaan dewan direksi dan dewan penasihat
yang efektif.
a. Dewan direksi dapat membantu korporasi kecil dengan
menawarkan nasihat dan bantuan kepada ketua eksekutif
mereka.
b. Untuk menjadi paling efektif, anggota dewan akan secara tepat
memenuhi syarat, pihak luar yang independen.
c. Satu alternatif bagi dewan direksi yang efektif adalah dewan
nasihat yang anggotanya tidak secara pribadi bertanggung jawab
untuk independen perusahaan.

5. Menjelaskan bagaimana bentuk organisasi yang berbeda dikenai


pajak oleh pemerintah federal
a. Orang yang mempekerjakan dirinya sendiri yang
mengoperasikan bisnis sebagai perusahaan perorangan
melaporkan pendapatannya dari bisnis pada hasil pajak
pribadnya.
b. Persekutuan melaporkan pendapatan yang diperolehnya pada
Jasa Penerimaan Internal, tapi persekutuan sendiri tidak
membayar pajak pendapatan. Pendapatan tersebut dialokasikan
pada pemiliknya menurut perjanjian persekutuan.
c. Korporasi melaporkan pendapatannya dan membayar tiap pajak
yang ada pada pendapatan korporasi ini. Pemegang saham harus
juga membayar pajak pendapatan pribadi pada dividen yang
dibayar oleh korporasi.