You are on page 1of 2

PENANGANAN KTD, KPC DAN KNC

No. Dokumen :
No Revisi : 00
SOP Tanggalterbit :
Halaman :1/2

UPT
dr. Nurkholid Setiawan
Puskesmas
NIP.198301262009011007
Kendal
1.Pengertian  KTD (Kejadian Tidak Diharapkan) adalah cedera atau hasil yang tidak
diharapkan, yang terjadi bukan karena kondisi pasien tetapi oleh karena
penanganan klinis (clinical management).
 KTC (Kejadian Tidak Cedera) adalah penanganan klinis yang tidak
sesuai tetapi tidak menimbulkan cedera.
 KNC (Kejadian Nyaris Cedera) : terjadi jika hampir saja dilakukan
kesalahan dalam penanganan klinis, tetapi kesalahan tersebut tidak jadi
dilakukan.
 KPC (Kejadian Potensial Cedera) adalah keadaan-keadaan tertentu
dalam pelayanan klinis, misalnya tempat tidur yang tidak dilengkapi
pengaman, lantai yang licin yang beresiko terjadi pasien terjatuh,
berpotensi menimbulkan cedera.
2.Tujuan Sebagai pedoman petugas dalam kegiatan yang terkait dengan
identifikasi, dokumentasi dan pelaporan kasus KTD, KTC,KNC dan KPC.
3.Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Nomor : tentang
Penanganan KTD, KPC dan KNC
4.Referensi 1. Buku Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit, Depkes RI.
2006
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 11 Tahun 2017
tentang Keselamtan Pasien

5.Langkah-langkah 1. Pemberian pelayanan klinis yg mendapatkan KTD atau resiko medis


melakukan pertolongan dan penanganan awal sesuai kondisi
2. Pemberian pelayanan klinis yg mengetahui adanya KTD, KNC dan
KPC dan resiko klinis melakukan pengamanan berupa isolasi bukti,
laporan dan lingkungan.
3. Selanjtnya melaporkan kondisi tersebut kepada tim peningkatan mutu
pelayanan klinis dan petugas klinis yg berkompeten
4. Pemberian layanan klinis memberi tindakan medis dan observasi
sesuai kondisi
5. Ketua tim peningkatan mutu pelayanan klinis melakukan identifikasi dg
mengumpulkan informasi dan bukti yg menyangkut input, proses dan
output terjadinya KTD, KNC dan KPC dan resiko klinis, semua hasil
identifikasi di dokumentasikan dlm lembar manajemen KTD, KNC dan
KPC dan resiko medis (formulir pelaporan insiden keselamatan)
6. Kepala puskesmas dan tim peningkatan mutu pelayanan mengadakan
analisis penyebab dan tindak lanjut penanganan
7. Sosialisasi rencana tindakan dan pelaksanaannya pada rapat rutin
puskesmas

1/2
Penanganan Pemberian Identifikasi kejadian
awal isolasi klinis
6. Bagan Alir Alir

Analisis Identifikasi tim Tindakan medis


penyebab dan peningkatan dan observasi
tindak lanjut mutu

Sosialisasi
tindakan

7.Hal yang perlu diperhatikan


8.Unit terkait Ruang Rawat Jalan, PONED, UGD / Rawat Inap, Farmasi, Laboratorium,
Pustu, Polindes
9.Dokumen terkait 1. Rekam medik
2. Laporan bulanan KTD, KTC, KPC, KNC

10.Rekaman historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai


perubahan diberlakukan

2/2