You are on page 1of 18

Upay

a PENCAPAI KESENJA
No Kegiatan TARGET
Keseh AN NGAN
atan ESSENSIAL
2.1.UKM
2.1.1.Upaya Promosi Kesehatan
2.1.1.1 Pengkajian PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat)

1.Rumah Tangga yang dikaji 960 930 97%


2.Institusi Pendidikan yang dikaji 16 16 100%
3. Institusi Kesehatan yang dikaji 5 5 100%
.4. Tempat-Tempat Umum (TTU) yang dikaji 12 6 50%
5. Tempat Tempat Kerja yang dikaji 3 3 100%
6. Pondok Pesantren yang dikaji 0 0 0%
2.1.1.1.2.Tatanan Sehat

1.Rumah Tangga Sehat yang memenuhi 10 indikator PHBS 521 538 103%
2. Institusi Pendidikan yang memenuhi 7-8 indikator PHBS
(klasifikasi IV) 17 16 94%
3.Institusi Kesehatan yang memenuhi 6 indikator PHBS
(klasifikasi IV) 7 5 71%
4. TTU yang memenuhi 6 indikator PHBS (klasifikasi IV) 6 6 100%
5.Tempat Kerja yang memenuhi 8-9/7-8 indikator PHBS
Tempat-Tempat Kerja (klasifikasi IV) 6 3 50%
6.Pondok Pesantren yang memenuhi 16-18 indikator
5 5 100%
PHBS Pondok Pesantren (Klasifikasi IV)
2.1.1.3.Intervensi/ Penyuluhan

1.Kegiatan intervensi pada Kelompok Rumah Tangga 105 34


32%
2. Kegiatan intervensi pada Institusi Pendidikan 50 25
50%
3. Kegiatan intervensi pada Institusi Kesehatan 12 6
50%
4. Kegiatan intervensi pada TTU 12 6
50%
5. Kegiatan intervensi pada Tempat Kerja 12 6
50%
6.Kegiatan intervensi pada Pondok Pesantren 10 5
50%
2.1.1.4.Pengembangan UKBM

1.Pembinaan Posyandu 17 17
100%
2.Pengukuran Tingkat Perkembangan Posyandu 17 17
100%
3. Posyandu PURI ( Purnama Mandiri ) 14 17
121%
4.Pengukuran Tingkat Perkembangan Poskesdes 4 5
125%
2.1.1.5. Penyuluhan NAPZA ( Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif)

1. Penyuluhan Napza 2 3
150%
2.1.1.1.6 Pengembangan Desa Siaga Aktif

1.Desa Siaga Aktif 6 6


100%
2.Desa Siaga Aktif PURI ( Purnama Mandiri ) 2 6
300%
3.Pembinaan Desa Siaga Aktif 2 6
300%
2.1.1.7. Promosi Kesehatan
1.Sekolah Pendidikan Dasar yang mendapat Promosi
16 16
kesehatan 100%
2.Promosi kesehatan di dalam gedung Puskesmas dan
6 6
jaringannya (Sasaran masyarakat ) 100%
3..Promosi kesehatan untuk pemberdayan masyarakat di
6 6
bidang kesehatan ( kegiatan di luar gedung Puskesmas) 100%
2.1.1.8 Program Pengembangan
1.Poskesdes beroperasi dengan strata Madya, Purnama dan
4 5
Mandiri 125%
2. Pembinaan tingkat perkembangan Poskestren 4 5
125%
3. Pembinaan tingkat perkembangan Pos UKK 1 1
100%
4..Poskestren Purnama dan Mandiri 0 0

5. Pembinaan tingkat perkembangan Posbindu PTM 6 6


100%
2.1.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

2.1.2.1.Penyehatan Air

1.Pengawasan Sarana Air Bersih ( SAB ) 1503 1720


114%
2.SAB yang memenuhi syarat kesehatan 1247 1720
138%
3.Rumah Tangga yang memiliki akses terhadap SAB 3193 3757
118%
2.1.2.2.Penyehatan Makanan dan Minuman

1.Pembinaan Tempat Pengelolaan Makanan ( TPM ) 41 14


34%
2.TPM yang memenuhi syarat kesehatan 8 10
125%
2.1.2.3.Penyehatan Perumahan dan Sanitasi Dasar

1..Pembinaan sanitasi perumahan dan sanitasi dasar 214 200


93%
2.Rumah yang memenuhi syarat kesehatan 2686 2813
105%
2.1.2.4.Pembinaan Tempat-Tempat Umum ( TTU )

1.Pembinaan sarana TTU 24 25


104%
2.TTU yang memenuhi syarat kesehatan 14 25
179%
2.1.2.5.Yankesling (Klinik Sanitasi)

1.Konseling Sanitasi 373 59


16%
2. Inspeksi Sanitasi PBL 75 6
8%
3.Intervensi terhadap pasien PBL yang di IS 15 0
0%
2.1.2.6. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) = Pemberdayaan Masyarakat

1.Rumah Tangga memiliki Akses terhadap jamban sehat 2893 3663


127%
2.Desa/kelurahan yang sudah ODF 5 5
100%
3.Jamban Sehat 3066 3663
119%
4.Pelaksanaan Kegiatan STBM di Puskesmas 4 0
0%
2.1.2.7 Pengelolahan Limbah Cair Rumah Tangga

1 Pengawasan Sarana Libah cair rumah tangga 1503 2813


187%
Sarana Limbah cair rumah tangga yang memenuhi syarat
2 1202 2813
kesehatan 234%
Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang memiliki akses
3 3838 2813
terhadap Sarana Limbah Cair Rumah Tangga 73%
2.1.2.8 Pengelolahan Sampah Rumah Tangga

1 Pengawasan Sarana Sampah Rumah Tangga 1503 2813


187%
Sarana Sampah Rumah Tangga yang memenuhi syarat
2 1201 2813
kesehatan 234%
Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang memiliki akses
3 3838 2813
terhadap Sarana Sampah Rumah Tangga 73%
2.1.2.9 Sarana Cuci Tangan Pakai Sabun

1 Pengawasan Sarana Cuci Tangan pakai Sabun 1127 3436


305%
Sarana Cuci Tangan Pakau Sabun yang memenuhi syarat
2 451 3436
kesehatan 762%
Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang memiliki akses
3 1919 3436
terhadap Sarana Cuci Tangan Sabun 179%
2.1.2.10 Depot Air Minum (DAM) isi Ulang

1 Pengawasan Sarana DAM isi ulang 22 22


100%
2 Sarana DAM isi Ulang yang memenuhi syarat kesehatan 13 6
46%
Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang memiliki akses
3 2879 440
terhadap Sarana DAM isi Ulang 15%
4 Pemeriksaan sampel DAM isi Ulang di Laboratorium 88 6
7%
Sampel Air DAM isi Ulang yang memenuhi syarat
5 6 3
kesehatan 50%
2.1.3 Upaya Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga
Berencana
2.1.3.1.Kesehatan Ibu

1.Pelayanan kesehatan untuk ibu hamil (K4) 259 225


87%
2.Pelayanan Persalinan oleh tenaga kesehatan (Pn) 275 237
86%
3.Pelayanan Persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas
264 237
kesehatan 90%
4.Pelayanan Nifas oleh tenaga kesehatan (KF) 253 235
93%
5.Penanganan komplikasi kebidanan (PK) 55 55
100%
2.1.3.2. Kesehatan Bayi

1.Pelayanan Kesehatan neonatus pertama ( KN1) 257 237


92%
2.Pelayanan Kesehatan Neonatus 0 - 28 hari (KN lengkap) 249 231
93%
3.Penanganan komplikasi neonatus 33 35
106%
4.Pelayanan kesehatan bayi 29 hari - 11 bulan 243 281
116%
2.1.3.3. Kesehatan Anak Balita dan Anak Prasekolah

1. Pelayanan kesehatan anak balita (12 - 59 bulan) 851 857


101%
2.Pelayanan kesehatan Anak pra sekolah (60 - 72 bulan) 216 236
109%
3. Pelayanan Kesehatan Balita 1059 1132
107%
2.1.3.4. Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja
1. Sekolah setingkat SD/MI/SDLB yang melaksanakan
16 16
pemeriksaan penjaringan kesehatan 100%
2. Sekolah setingkat SD/MI/SDLB yang melaksanakan
6 6
pemeriksaan penjaringan kesehatan 100%
3. Sekolah setingkat SMA/MA/SMK/SMALB yang
3 3
melaksanakan pemeriksaan penjaringan kesehatan 100%
4.Murid kelas I setingkat SD/MI/SDLB yang diperiksa
276 276
penjaringan kesehatan 100%
4.Murid kelas VII setingkat SMP/MTs/SMPLB yang
170 170
diperiksa penjaringan kesehatan 100%
4.Murid kelas X setingkat SMA/MA/SMK/SMALB yang
99 99
diperiksa penjaringan kesehatan 100%
3. Pelayanan kesehatan remaja 1582 1362
86%
2.1.3.5. Pelayanan Keluarga Berencana (KB)

1.KB aktif (Contraceptive Prevalence Rate/ CPR) 1934 2481


100%
2. Peserta KB baru 277 218
79%
3. Akseptor KB Drop Out 248 66
27%
4. Peserta KB mengalami komplikasi 87 0
100%
5. Peserta KB mengalami efek samping 310 91
29%
6. PUS dengan 4 T ber KB 280 350
100%
7. KB pasca persalinan 243 84.38
35%
8. Ibu hamil yang diperiksa HIV 274 243
89%
2.1.4.Upaya Pelayanan Gizi

2.1.4.1.Pelayanan Gizi Masyarakat


1. Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada bayi umur
217.6 279
6-11 bulan 128%
2. Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada balita
893 919
umur 12-59 bulan 2 (dua) kali setahun 103%
3. Pemberian 90 tablet Besi pada ibu hamil 259 216
83%
4.Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) 39 40
103%
5. Jumlah anak bayi dapat ASI eklusif 13 19
146%
6. Bayi baru lahir mendapat inisiasi menyusui dini (IMD) 110 124
113%
2.1.4.2. Penanggulangan Gangguan Gizi

1. Pemberian Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri 217 543


250%
2.Pemberian PMT-P pada balita kurus 10 13
130%
3. Ibu Hamil KEK yang mendapat PMT-Pemulihan 28 14
50%
2.1.4.3. Pemantauan Status Gizi
1..Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan sesuai
6 6
standar tatalaksana gizi buruk 100%
2.Cakupan penimbangan balita D/S 1033 1196
116%
3.Balita naik berat badannya (N/D) 608 814
134%
4.Balita Bawah Garis Merah (BGM) 22 6
27%
5.Rumah Tangga mengkonsumsi garam beryodium 140 154
110%
Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

2.1.5.1. Diare

1. Cakupan pelayanan Diare balita 105 109


104%
2. Angka penggunaan oralit 326 1950
598%
3. Angka Penderita diare balita yang diberi tablet Zinc 0 270

2.1.5.2. ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Atas)

Cakupan penemuan penderita Pneumonia balita 72 91


126%
2.1.5.3.Kusta
1. Cakupan pemeriksaan kontak dari kasus Kusta baru 25 25
100%
2. Kasus Kusta yang dilakukan PFS secara rutin 1 1
100%
3. RFT penderita Kusta 3 3
100%
4. Penderita baru pasca pengobatan dengan score
3 3
kecacatannya tidak bertambah atau tetap 100%
5. Proporsi kasus defaulter Kusta 0 0
#DIV/0!
6. Proporsi tenaga kesehatan di desa endemis Kusta
0 0
tersosialisasi #DIV/0!
7. Proporsi kader kesehatan di desa endemis Kusta
0 0
tersosialisasi #DIV/0!
8. Proporsi SD/ MI di desa endemis Kusta dilakukan
104 104
screening Kusta 100%
2.1.5.4.Tuberculosis Bacillus (TB) Paru
#DIV/0!
Cakupan semua kasus TB yang diobati (Case Detection
1 100 25
Rate/ CDR) 25%
2 Penemuan suspek penderita TB ............. 79
#VALUE!
3 Angka Keberhasilan pengobatan pasien semua TB 100 27
27%
2.1.5.5.Pencegahan dan Penanggulangan PMS dan HIV/AIDS
#DIV/0!
Anak sekolah (SMP dan SMA/sederajat) yang sudah
............. .............
dijangkau penyuluhan HIV/AIDS #VALUE!
2.1.5.6. Demam Berdarah Dengue (DBD)
#DIV/0!
1. Angka Bebas Jentik (ABJ) ............. .............
#VALUE!
2. Penderita DBD ditangani ............. .............
#VALUE!
3.Cakupan PE kasus DBD ............. .............
#VALUE!
2.1.5.8. Pencegahan dan Penanggulangan Rabies
#DIV/0!
1.Cuci luka terhadap kasus gigitan HPR ............. .............
#VALUE!
2.Vaksinasi terhadap kasus gigitan HPR yang berindikasi ............. .............
#VALUE!
2.1.5.9. Pelayanan Imunisasi
#DIV/0!
1.IDL (Imunisasi Dasar Lengkap) 239 290
121%
2. UCI desa 6 6
100%
3 Imunisasi DT pada anak kelas 1 SD 265 270
102%
4 Imunisasi Campak pada anak kelas 1 SD 265 270
102%
.5 Imunisasi TT pada anak SD kelas 2 dan 3 262 267
102%
6. Imunisasi TT5 pada WUS (15-49 th) 3810 3802
100%
7.Imunisasi TT2 plus bumil (15-49 th) 246 241
98%
8 Pemantauan suhu lemari es vaksin 356 356
100%
9.Ketersediaan catatan stok vaksin 8 8
100%
10. Laporan KIPI Zero reporting / KIPI Non serius 233 0
0%
2.1.5.10.Pengamatan Penyakit (Surveillance Epidemiology)

1. Laporan STP yang tepat waktu 12 12


100%
2.Kelengkapan laporan STP 12 12
100%
3.Laporan C1 tepat waktu 12 12
100%
4.Kelengkapan laporan C1 12 12
100%
5.Laporan W2 (mingguan) yang tepat waktu 12 52
433%
6.Kelengkapan laporan W2 (mingguan) 12 52
433%
7.Grafik Trend Mingguan Penyakit Potensial Wabah 12
0%
8.Desa/ Kelurahan yang mengalami KLB ditanggulangi
12
dalam waktu kurang dari 24 (dua puluh empat) jam 0%
2.1.5.11.Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular
1. Desa/ Kelurahan yang melaksanakan kegiatan Posbindu
2 6
PTM 300%
2.Perempuan usia 30 – 50 tahun yang di deteksi dini kanker
817 27
cervix dan payudara . 3%
3.Sekolah yang ada di wilayah Puskesmas melaksanakan
8 25
KTR 313%
4.Penduduk usia lebih dari 15 tahun yang melakukan
3320 385
pemeriksaan tekanan darah 12%
5.Penduduk usia lebih dari 18 tahun yang melakukan
3500 403
pemeriksaan gula darah 12%
6.Obesitas/IMT pada penduduk usia lebih dari 15 tahun
3320 75
yang melakukan pemeriksaan IMT 2%
5.Penduduk usia lebih dari 18 tahun yang melakukan
3500 403
pemeriksaan gula darah 12%
6.Obesitas/IMT pada penduduk usia lebih dari 15 tahun
3320 75
yang melakukan pemeriksaan IMT 2%
2.2. UKM PENGEMBANGAN
2.2.1.Pelayanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat
( Perkesmas)
1.Rasio Kunjungan Rumah (RKR) 638 144 23%
2.Individu dan keluarganya dari keluarga rawan yang
638 72
mendapat keperawatan kesehatan masyarakat ( Home care)
11%
3. Kenaikan tingkat kemandirian keluarga setelah
638 65
pembinaan 10%
2.2.2.Pelayanan Kesehatan Jiwa
1.Pemberdayaan kelompok masyarakat terkait program
3 2
kesehatan jiwa 67%
2. Penanganan kasus jiwa ( gangguan perilaku, gangguan
jiwa, gangguan psikosomatik, masalah napza dll ) yang 409 502
datang berobat ke Puskesmas 123%
3. Penanganan kasus kesehatan jiwa melalui rujukan ke
3 1
RS / Specialis 33%
4 Kunjungan rumah pasien jiwa 3 9 300%
2.2.3.Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut
2.2.3.1.UKGS
1. Murid kelas 1 yang dilakukan penjaringan 270 270 100%
2. Murid kelas 1- 6 yang mendapat perawatan 634 143 23%
3. SD/MI dengan UKGS Tahap III 5 4 80%
#DIV/0!
2.2.3.2.UKGM #DIV/0!
1. APRAS yang dilakukan penjaringan di UKBM
361 711
(Posyandu dan PAUD) 197%
2. UKBM yang melaksanakan UKGM 3 4 133%
2.2.4.Pelayanan Kesehatan Tradisional
1. Penyehat Tradisional ramuan yang memiliki STPT 0 0 #DIV/0!
2. Hatra dengan ketrampilan yang memiliki STPT 0 0 #DIV/0!
3. Fasilitas Yankestrad yang berijin 0 0 #DIV/0!
4. Pembinaan ke Penyehat Tradisional 9 2 22%
#DIV/0!
2.2.4.Pelayanan Kesehatan Olahraga #DIV/0!
1.Kelompok /klub olahraga yang dibina ............. ............. #VALUE!
2.Pengukuran Kebugaran Calon Jamaah Haji ............. ............. #VALUE!
3.Pengukuran Kebugaran jasmani pada anak sekolah ............. ............. #VALUE!
2.2.6.Pelayanan Kesehatan Indera #DIV/0!
2.2.6.1.Mata #DIV/0!
1. Penemuan dan penanganan Kasus refraksi. 375 26 7%
2.Penemuan kasus penyakit mata di Puskesmas 117 42 36%
3.Penemuan kasus buta katarak pada usia diatas 45 tahun 5 0
0%
4.Penyuluhan Kesehatan Mata 11 0 0%
5.Pelayanan rujukan mata 54 16 30%
2.2.6.2.Telinga
1.Penemuan kasus yang rujukan ke spesialis di Puskesmas
7 0
melalui pemeriksaan fungsi pendengaran 0%
2.Penemuan kasus penyakit telinga di puskesmas 21 22 105%
3.Penemuan Kasus Serumen prop 32 22 69%
2.2.7. Pelayanan Kesehatan Lansia

Lansia umur lebih atau sama dengan 60 tahun yang


mendapat pelayanan kesehatan lansia di fasilitas kesehatan 774 1136
di wilayah kerja Puskesmas pada kurun waktu tertentu .
147%
2.2.8. Pelayanan Kesehatan Kerja #DIV/0!
1.Pekerja formal yang mendapat konseling ............. ............. #VALUE!
2. Pekerja informal yang mendapat konseling ............. ............. #VALUE!
3. Promotif dan preventif yang dilakukan pada kelompok
............. .............
kesehatan kerja #VALUE!
2.2.9. Kesehatan Matra #DIV/0!
1.Hasil pemeriksaan kesehatan jamaah haji 3 bulan
............. .............
sebelum operasional terdata. #VALUE!
2.Terbentuknya Tim TRC [Tim Reaksi Cepat] ............. ............. #VALUE!
2.3.Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) #DIV/0!
2.3.1. Pelayanan rawat jalan #DIV/0!
1. Angka Kontak ............. ............. #VALUE!
2.Rasio Rujukan Rawat Jalan Non Spesialistik ............. ............. #VALUE!
3.Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung ke FKTP
............. .............
(RPPB) #VALUE!
4.Penyediaan rekam medis rawat jalan kurang dari 10
............. .............
menit #VALUE!
5.Kelengkapan pengisian rekam medik ............. ............. #VALUE!
6. Rasio gigi tetap yang ditambal terhadap gigi yang
............. .............
dicabut #VALUE!
7.Bumil yang mendapat perawatan kesehatan gigi #DIV/0!
2.3.2. Pelayanan Gawat Darurat #DIV/0!
1.Kompetensi SDM memenuhi standar ............. ............. #VALUE!
2. Ketersediaan peralatan, sarana prasarana dan obat
............. .............
memenuhi standar #VALUE!
3.Kelengkapan pengisian informed consent dalam 24 jam
............. .............
setelah selesai pelayanan #VALUE!
2.3.3. Pelayanan Kefarmasian #DIV/0!
1.Kesesuaian item obat yang tersedia dengan Fornas 178 143 80%
2.Kesesuaian ketersediaan obat dengan pola penyakit ............. ............. #VALUE!
2.3.4.Pelayanan laboratorium #DIV/0!
1.Kesesuaian jenis pelayanan laboratorium dengan standar 40 33
83%
2.Ketepatan waktu tunggu penyerahan hasil pelayanan
1255 1451
laboratorium < 120 menit 116%
3.Kesesuaian hasil pemeriksaan baku mutu internal (PMI) 9 6
67%
2.3.5.Pelayanan satu hari ( one day care) #DIV/0!
Pelayanan satu hari ( One day care ) dilakukan oleh tenaga
............. .............
yang kompeten #VALUE!
2.3.6.Pelayanan Rawat Inap #DIV/0!
1.BOR ............. ............. #VALUE!
2.Visite pasien rawat inap dilakukan oleh Dokter ............. ............. #VALUE!
3.Kelengkapan pengisian rekam medik dalam 24 jam ............. ............. #VALUE!
4. Pertolongan persalinan normal oleh nakes terlatih ............. ............. #VALUE!
5.Pelayanan konseling gizi ............. ............. #VALUE!
#DIV/0!
MASAL
AH

M
M
M

M
M

M
M