You are on page 1of 6

PENANGANAN KTD, KPC, KNC

No. Dokumen : SOP/G/ /2017


No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 16 Januari 2017
Halaman : 1/4

UPT PUSKESMAS dr. Budi Luhur


DAPET NIP: 19750618 200701 1 005

1. Pengertian Penanganan KTD, KPC,KNC adalah suatu upaya untuk mencegah kejadian
yang tidak di inginkan yang dapat berpotensi mengakibatkan baik itu
kejadian tidak di harapkan dan berpotensi cidera dan nyaris cidera.
2. Tujuan 1. Terciptanya keselamatan pasien di puskesmas
2. Menurunnya KTD, KPC, dan KNC di Puskesmas
3.Terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi
pengulangan KTD, KPC, dan KNC
3. Kebijakan 1. Keputusan Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Dapet Nomor
445/039/437.52.21/2017 tentang Kewajiban Tenaga Klinis dalam
Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien
2. Keputusan Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Dapet Nomor
445/040/437.52.22/2017 tentang Penanganan KTD, KPC, KNC
4. Referensi 1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017
tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit
2. Buku Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah sakit, Depkes R.I.
2006
5. Prosedur 1. Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas menerima laporan adanya
KTD, KPC atau KNC
2. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melakukan identifikasi
terhadap KTD, KPC atau KNC sesuai dengan yang dilaporkan,
3. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas menganalisa penyebab
dari KTD, KPC atau KNC yang terjadi,
4. Penanggung jawab manajemen mutu Puskemas mencatat hasil identifikasi
dan analisa penyebab dari KTD, KPC atau KNC di dalam buku laporan
KTD, KPC dan KNC,
5. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil temuan
KTD, KPC atau KNC yang terjadi kepada Kepala Puskesmas,
6. Kepala Puskesmas menerima laporan dari penanggung jawab manajemen
mutu Puskesmas,

7. Kepala Puskesmas merencanakan pertemuan dengan penanggung jawab


masing – masing upaya yang terkait dengan KTD, KPC atau KNC yang
terjadi,
8. Kepala Puskesmas mengundang penanggung jawab manajemen mutu
Puskesmas dan Penanggung jawab masing – masing upaya yang terkait,
9. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas
bersama unit terkait membahas mengenai penanganan KTD,KPD atau
KNC yang terjadi,
10. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas
bersama unit terkait membuat rencana penanganan KTD, KPC atau KNC
yang terjadi,
11. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat rencana
penanganan KTD, KPC atau KNC yang telah disepakati dalam buku
tindak lanjut KTD, KPC atau KNC,
12. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan penanggung jawab
masing – masing upaya melaksanakan penanganan KTD, KPC atau KNC
sesuai dengan rencana,
13. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mengevaluasi
penanganan terhadap KTD, KPC atau KNC yang dilakukan oleh masing –
masing upaya,
14. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat hasil evaluasi
penanganan KTD, KPC dan KNC yang telah dilakukan,
15. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil
evaluasi penanganan KTD, KPC dan KNC kepada Kepala Puskesmas.
6. Diagram Alir
Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas
menerima laporan adanya KTD, KPC atau KNC

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melakukan


identifikasi terhadap KTD, KPC atau KNC sesuai dengan yang
dilaporkan,

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas menganalisa


penyebab dari KTD, KPC atau KNC yang terjadi,

Penanggung jawab manajemen mutu Puskemas mencatat hasil


identifikasi dan analisa penyebab dari KTD, KPC atau KNC di
dalam buku laporan KTD, KPC dan KNC

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan


hasil temuan KTD, KPC atau KNC yang terjadi kepada Kepala
Puskesmas,
,

Kepala Puskesmas menerima laporan dari penanggung jawab


manajemen mutu Puskesmas
Kepala Puskesmas merencanakan pertemuan dengan penanggung
jawab masing – masing upaya yang terkait dengan KTD, KPC atau
KNC yang terjadi

Kepala Puskesmas mengundang penanggung jawab manajemen mutu


Puskesmas dan penanggung jawab masing – masing upaya yang terkait

Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas


bersama unit terkait membahas mengenai penanganan KTD, KPD atau
KNC yang terjadi

Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas


bersama unit terkait membuat rencana penanganan KTD, KPC atau
KNC yang terjadi

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat rencana


penanganan KTD, KPC atau KNC yang telah disepakati dalam buku
tindak lanjut KTD, KPC atau KNC

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan penanggung jawab


masing – masing upaya melaksanakan penanganan KTD, KPC atau
KNC sesuai dengan rencana

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mengevaluasi


penanganan terhadap KTD, KPC atau KNC yang dilakukan oleh masing –
masing upaya

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat hasil evaluasi


penanganan KTD, KPC dan KNC yang telah dilakukan

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil evaluasi


penanganan KTD, KPC dan KNC kepada Kepala Puskesmas.

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas


melaporkan hasil evaluasi penanganan KTD, KPC
dan KNC kepada Kepala Puskesmas.

7. Unit Terkait 1. Tempat Pendaftaran


2. Ruang tindakan
3. Poli Umum
4. Poli DDTK & MTBS
5. Poli KIA/KB
6. Poli Gigi
7. Poli P2P
8. Laboratoriun.

Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan penanggung


jawab masing – masing upaya melaksanakan penanganan KTD,
KPC atau KNC sesuai dengan rencana

PENANGANAN KTD, KPC, KNC

No. Dokumen : SOP/G/ /2017


Daftar No. Revisi : 00
Tilik Tanggal Terbit : 16 Januari 2017
Halaman : 1/2
UPT PUSKESMAS dr. Budi Luhur
DAPET NIP: 19750618 200701 1 005

No Kegiatan Ya Tidak ket


1 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas menerima laporan
adanya KTD, KPC atau KNC ?
2 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melakukan
identifikasi terhadap KTD, KPC atau KNC sesuai dengan yang dilaporkan?
3 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas menganalisa
penyebab dari KTD, KPC atau KNC yang terjadi ?
4 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskemas mencatat hasil
identifikasi dan analisa penyebab dari KTD, KPC atau KNC di dalam buku
laporan KTD, KPC dan KNC?
5 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil
temuan KTD, KPC atau KNC yang terjadi kepada Kepala Puskesmas?
6 Apakah kepala puskesmas menerima laporan dari penanggung jawab
manajemen mutu Puskesmas?
7 Apakah Kepala Puskesmas merencanakan pertemuan dengan penanggung
jawab masing – masing upaya yang terkait dengan KTD, KPC atau KNC yang
terjadi?
8 Apakah kepala puskesmas mengundang penanggung jawab manajemen mutu
Puskesmas dan Penanggung jawab masing – masing upaya yang terkait?
9 Apakah Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab manajemen mutu
Puskesmas bersama unit terkait membahas mengenai penanganan KTD,KPD
atau KNC yang terjadi?
10 Apakah kepala puskesmas dan Penanggung jawab manajemen mutu
Puskesmas bersama unit terkait membuat rencana penanganan KTD, KPC atau
KNC yang terjadi?
11 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas mencatat rencana
penanganan KTD, KPC atau KNC yang telah disepakati dalam buku tindak
lanjut KTD, KPC atau KNC?
12 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas dan penanggung
jawab masing – masing upaya melaksanakan penanganan KTD, KPC atau
KNC sesuai dengan rencana
13 Apakah penanggung jawab manajemen mutu puskesmas mengevaluasi
penanganan terhadap KTD, KPC atau KNC yang dilakukan oleh masing –
masing upaya
14 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat hasil
evaluasi penanganan KTD, KPC dan KNC yang telah dilakukan?
15 Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil
evaluasi penanganan KTD, KPC dan KNC kepada Kepala Puskesmas.

Compliance Rate : ................................%


Ketr Skoring :
Ya :1
Tidak :0
Compliance rate (CR) = ∑ Ya x 100%
∑ Ya + Tidak

Compliance rate (CR) = x 100%

Sumber (Standar Penyusunan Dokumen Akreditasi 2015)

Auditor Audite

( ) ( )