You are on page 1of 11

1.

Pengertian
keserderhanaan

Sederhana dalam kamus bahasa indonesia mempunyai arti bersahaja,tidak berlebih-


lebihan,hidupnya selalu sedang tidak banyak pernik. dan lain sebagainya. Dalam hidup ini
kesederhanaan ada kebersahajaan yang menuntun kepada kebahagiaan hati bukan
emosional manusia ,karena sebenarnya yang kita butuhkan hanya sedikit dan tidak selalu
berupa materi, selebihnya untuk memberi dan memenuhi hak orang lain. Hidup sederhana
tidak berarti hidup dalam kesengsaraan, kemiskinan, kemelaratan dan serba kekurangan.
Kesederhanaan merupakan pola pikir dan pola hidup yang proporsional, tidak berlebihan
dan mampu memprioritaskan sesuatu yang lebih dibutuhkan. Kemampuan untuk ikhlas
menerima yang ada, berusaha untuk berlaku adil dan bersyukur atas setiap rezeki yang
diberikan dengan tetap menggunakannya pada hal-hal yang bermanfaat dan berarti.
Kemampuan itulah yang memberikan manfaat dan menjadi energi dalam kehidupan
kita.itulah mungkin arti kesederhanaan hidup. Kusadari benar, ada perbedaan yang sangat
besar, bagi mereka yang menjalani kehidupannya setapak demi setapak, dan menyiapkan
dirinya. Perubahan seperti apa pun akan tetap bisa ia sikapi dengan tepat, dan hal baik
yang sebelumnya sudah ia punya akan tetap dan tidak berubah. Berbeda dengan mereka
yang tidak siap, perubahan instan yang datang kepadanya akan menyebabkan ia berubah
180 derajat dan mungkin merubah ia menjadi pribadi yang lain.dan sudah tidak bisa
bertahan dengan ‘kesederhanaan’nya. Harusnya, dengan datangnya ‘kesempatan’ yang
menjadikannya memasuki fase baru dalam hidup untuk kenaikan kelasnya. Ia juga tetap
komitmen dalam kebaikan yang ia lakukan sebelumnya. hidup itu prosesnya kan ,,bukan
hasilnya.?hehehe. Bersinarlah karena kualitas pribadi kita yang baik, layaknya rambut
yang berkilau karena ia sehat. Bukan karena perubahan yang dipaksakan, hanya karena
mengejar kenaikan kelas secara instan.Tidak mudah memang untuk menerapkan
kesederhanaan dalam diri dan kehidupan kita sehari-hari. Aku sendiri masih harus dan
terus belajar memaknai, menghayati dan menerapkannya dalam keseharianku. wallahu
a'lam bissowab.13 Rhomadhon 2013.dari berbagai sumber

2. Ciri – Ciri Hidup Sederhana

a. Apa adanya
Ciri-ciri hidup sederhana itu adalah apa adanya dan tidak mengada-ada. Dalam
artian seseorang yang hidup sederhana itu menerima setiap keadaan dan menerima
apapun yang dimiliki tanpa menggerutu. Namun mereka tidak menerima begitu
saja setiap keadaan, mereka tidak berhenti sampai di situ saja, selanjutnya setelah
itu mereka berfikir menyusun strategi dan mengembangkan diri supaya ke
depannya akan lebih baik lagi dari sebelumnya.
Mereka akan mengevaluasi setiap titik penyebab kegagalan dalam kehidupan
mereka. Mereka akan meningkatkan lagi kualitas diri mereka meskipun mereka
sudah berhasil sesuai rencana yang telah disusunsecara memuaskan, sehingga
mereka terus berinovasi tanpa h

b. Bersyukur atas apa yang dimiliki


Hidup sederhana itu mensyukuri atas apa yang dimiliki. Hidup sederhana itu bisa
mengendalikan diri untuk tidak tersiksa oleh keinginan memiliki sesuatu yang
belum dimiliki. Karena terlalu besarnya keinginan untuk memiliki sesuatu yang
tidak dimiliki hanya akan membuat hati dan pikiran terbebani.
Dengan bersyukur atas apa yang dimiliki maka seseorang akan lebih
mengedepankan rasa terimakasih kepada sang maha kuasa atas segala limpahan
karunia yang diberikan. Dengan bersyukur maka hati dan pikiran orang yang
hidup sederhana akan lebih tenang sehingga mereka bisa fokus dalam
bekerja untuk menghasilkan karya-karya masterpiece. Itulah mengapa bersyukur
merupakan bagian dari ciri-ciri hidup sederhana.

c. Tidak berlebihan
Orang yang menerampkan gaya hidup sederhana bisa menentukan sampai sejauh
mana sesuatu harus dilakukan. Mereka tidak berlebihan dalam melakukan sesuatu
dan memiliki sesuatu. Meskipun hal ini bukan berarti mereka tidak melihat
kualitas. Mereka tetap mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Mereka tidak
pelit dalam membelanjakan barang-barang berkualitas, namun mereka juga bisa
mengatur kecermatan dalam mengatur keuangan sehingga pembelian barang
berkualitas tersebut tidak sampai mengganggu kestabilan keuangan pribadi dan
keluarganya.
Bila untuk membeli suatu barang perlu menabung maka orang yang hidup
sederhana tidak ragu dan segan untuk menabung terlebih dahulu. Dengan
menahan untuk sementara waktu tidak memiliki barang yang diinginkan, maka
alokasi penggunaan uangnyalebih bisa untuk mengutamakan kebutuhan-
kebutuhan pokok serta sesuai dengan rencana anggaran keuangan yang telah
ditetapkan. Orang yang hidup sederhana dengan demikian tidak pernah kehabisan
uang sehingga sampai kelaparan, karena mereka cermat dalam perencanaan
keuangan dan tidak memperturutkan hawa nafsu.

d. Memiliki barang-barang yang memang sangat diperlukan


Ciri-ciri hidup sederhana adalah tidak berlebihan dengan membeli barang-barang
yang tidak terlalu mereka butuhkan dalam kehidupan. Barang-barang yang mereka
beli adalah yang memang benar-benar mereka butuhkan. Bagi mereka,arang-
barang yang tidak terlalu dibutuhkan itu hanya akan mengganggu mereka
(clutter). Memiliki banyak barang berarti mereka juga perlu menyiapkan ruang
untuk menyimpan barang-barang tersebut.
Sehingga mereka mengeliminasi barang-barang yang tidak terlalu mereka
butuhkan dan hanya memiliki barang-barang yang benar-benar mereka butuhkan
dalam hidup ini. Orang-orang yang hidupsederhana itu tidak mudah terkena bujuk
rayu iklan-iklan di televisi yang merayu-rayu pemirsa untuk memiliki barang-
barang tidak terlalu dibutuhkan dalam hidup mereka.

e. Tidak terbebani keinginan untuk memiliki barang-barang yang berlebihan


Bahkan sebatas ingin memiliki saja sudah berhasil mereka atur sedemikian rupa.
Hingga mereka sampai pada kondisi tidak terbebani oleh keinginan-keinginan
untuk memiliki barang-barang yang berlebihan dan tidak terlalu diperlukan.
Sederhana itu adalah semacam kondisi pikiran seseorang. Kondisi pikiran ini
kemudian memberikan corak dan arahan terhadap perilaku sehari-hari orang yang
hidupsederhana. Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka mampu mengendalikan
lintasan-lintasan kondisi pikiran mereka (state of mind).

f. Membelanjakan uang secukupnya

Ciri-ciri hidup sederhana adalah tidak menghambur-hamburkan uanguntuk belanja


secara berlebihan. Orang-orang yang hidup sederhana akan mencatat daftar belanjaan
sebelum mereka berangkat ke pasar atau ke supermarket. Dengan memiliki catatan
daftar belanja maka orang yang hidup sederhana akan lebih fokus dalam mencari
barang-barang belanjaannya. Tidak mencatat daftar belanjaan hanya akan mejadikan
seseorang berputar-putar di pasar atau di supermarketdengan penuh kebimbangan.
Bahkan terkadang sampai ada yang lupa ada barang yang tidak terbeli dan baru ingat
ketika sudah sampai di rumah.

Orang-orang yang hidup sederhana karena mereka memiliki catatan daftar belanja
maka mereka tidak terlalu berpengaruh ketika pihak supermarket mengubah-ubah
penataan susunan barang-barang display. Trik supermarket dengan mengubah-
ubah formasi susunan barang-barang display adalah supaya pembeli kebingungan
dalam mencari barang yang mereka cari sehingga pembeli menghabiskan banyak
waktu untuk berputar-putar mengelilingi supermarket dan mereka akan lebih
banyak melihat barang-barang lain yang dipajang sehingga hal ini akan
memperbesar keinginan mereka untuk belanja barang-barang yang sebetulnya
tidak mereka rencanakan untuk dibeli. Meskipun juga pergantian-pergantian
penataan formasi barang-barang ini juga bertujuan supaya tidak terjadi kebosanan
bagi pengunjung supermarket.

g. Sadar akan pentingnya pengaturan keuangan


Ciri-ciri hidup sederhana adalah sadar dan mejalankan pengaturan
keuangan pribadi (self finance). Orang-orang yang hidup sederhana akan cermat
dalam mengatur keuangan pribadi. Mereka menyusun anggaran keuangan
pribadi dan keluarga. Mereka sadar bahwa dengan pengaturan keuangan secara
cermat maka mereka bisa terlepas dari bencana kekacauan keuangan hingga
mereka mengalami penderitaan.

h. Tidak mudah berhutang


Karena orang-orang yang hidup sederhana sudah mengatur keuangan mereka
secermat mungkin, maka mereka tidak sampai pada kondisi tidak punya uang
sehingga mengharuskan mereka untuk berhutang. Orang yang hidup sederhana
akan berfikir berulang kali sebelum mereka melakukan aksi hutang. Mereka
sebisa mungkin tidak terjatuh dalam jeratan hutang. Mereka sekuat tenaga
menghindarkan diri dari hutang. Yang parah adalah ketika mereka melakukan
tindakan hutang untuk membeli kebutuhan-kebutuhan sekunder dan bersifat
konsumtif.
Bila seperti itu maka akan benar-benar semakin mengacaukan kondisi keuangan
mereka. Yang lebih parah lagi adalah ketika mengajukan kredit ke bank dengan
tujuan akan membangun usaha produktif namun ternyata justru untuk membeli
mobil pribadi, dan akhirnya kesulitan ketika harus mengangsur cicilan
pembayaran hutang. Sudah barang tentu orang-orang yang hidup sederhana tidak
akan pernah untuk melakukan aksi kegilaan-kegilaan keuangan seperti itu.

i. Memiliki tabungan
Ciri-ciri hidup sederhana adalah menyisihkan uang untuk ditabung. Menabung ini
adalah suatu kegiatan dimana mereka mengumpulkan dana dengan tujuan tertentu.
Tujuan-tujuan ini banyak sekali jenisnya, bisa untuk tujuan konsumtif, tujuan
produktif, maupun tujuan religius. Tabungan juga bisa berarti orang-orang yang
hidup sederhana itu tadi menyiapkan diri terhadap kondisi-kondisi bencana
keuangan yang bisa saja menerpa mereka. Kondisi keuangan pribadi seseorang
terkadang memang bisa mengalami situasi-situasi krisis.
Dengan memiliki tabungan uang, maka seseorang akan memiliki dana
cadanganyang bisa dipakai untuk menanggulangi bencana-bencana kuangan yang
tidak diinginkan. Dengan memiliki tabungan maka orang yang hidup sederhana
akan selalu siap menghadapi segala macam situasi dan kondisi dalam mengarungi
samudra kehidupan mereka.

j. Memiliki infestasi
Selain menabung, ciri-ciri hidup sederhana itu adalah berinfestasi. Beda
menabung dengan berinfestasi adalah jika menabung maka nilai uang yang
ditabung tersebut bisa berkurang. Berinfestasi adalah bagaimana cara untuk
memperbanyak uang sehingga uang tersebut bertambah dan nilai uang juga tidak
berkurang. Berinfestasi ini bisa menggerakkan roda perekonomian mikro.
Infestasi di sektor riil akan mampu menggeliatkan perekonomian
karenauntuk membangun usaha-usaha atau bisnis-bisnis yang bisa
memperkerjakan orang-orang. Berinfestasi juga berarti memutarkan uang untuk
dijalankan di sektor usaha bisnis sehingga didapatkan suatu laba. Laba inilah yang
dimaksud di depan tadi sebagai cara untuk memperbanyak uang.

k. Terus belajar dan mengembangkan diri


Ciri-ciri hidup sederhana selanjutnya adalah bahwa seseorang terus belajar serta
mengembangkan dirinya. Orang-orang yang hidup sederhana akan terus
meningkatkan kualitas serta kapasistas diri secara terus menerus. Hidup orang-
orang tersebut akan dinamis dan dipenuhi dengan penyikapan-penyikapan secara
bijak terhadapa perubahan. Mereka sadar bahwa perubahan adalah sesuatu yang
pasti. Tidak ada seorang pun yang tidak terlepas dari perubahan.
Pilihannya adalah tergilas oleh laju perubahan atau meningkatkan kualitas diri
untuk terus secara dinamis menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.
Dengan demikian maka proses belajar dan mengembangkan diri tidak boleh
berhenti dan harus terus berlangsung sampai kapanpun. Hidup sederhana itu
bukan berarti hanya diam ketika melihat perubahan, tetapi hidup sederhana itu
adalah dengan penuh semangat menyambut perubahan secara dinamis dan penuh
gairah antusias.

l. Matang dalam perencanaan


Ciri-ciri hidup sederhana itu adalah tidak grusa-grusu (ngawur) dalam bertindak.
Orang yang hidup sederhana itu selalu merencanakan segalanya secara matang
dan sebaik mungkin. Rencana yang jelek dan asal-asalan itu hanya akan membuat
bingung dalam usaha pencapaian tujuan dan mengarah kepada kegagalan. Apalagi
yang tidak direncanakan sama sekali, maka jadinya malah penuh dengan spekulasi
dan hasilnya tidak jelas. Apabila rencana telah disusun dengan baikmaka bisa
dikatakan sudah berhasil sebanyak 50% dari target yang telah ditetapkan. Dengan
demikian perencanaan adalah satu hal penting dalam proses keberhasilan
pencapaian tujuan.

m. Giat dalam bekerja melaksanakan rencana


Ciri-ciri hidup sederhana selanjutnya adalah mereka rajian dan giat bekerja sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan. Mereka tidak merasa bingung dan tidak
tahu dengan apa yang harus dilakukan. Hal ini karena mereka sudah
merencanakan dan memprogram secara detail apa saja yang harus mereka
lakukan. Mereka sudah memiliki panduan kerja secara jelas dan gamblang.

n. Mengevaluasi hasil kerja


Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka mengevaluasi hasil kerjamereka. Evaluasi
hasil kerja adalah sebagai sarana untuk mengukur tingkat keberhasilan. Mereka
tidak asal kerja begitu saja. Karena dasar kerja mereka adalah program rencana
yang telah ditetapkan. Setelah mereka bekerja maka mereka mengevaluasi dan
menganalisis hasil setelah menjalankan program kerja. Sehingga mereka tahu
bagian mana saja yang perlu dibenahi dan bagian mana yang perlu dioptimalkan
lagi. Target mereka adalah kesempurnaan hasil kerja, dan itu hanya didapatkan
dengan bekerja sepenuh hati dan dijalankan sebaik mungkin.

o. Selalu tersenyum dan bergembira dalam segala suasana


Bergembira di segala suasana baik itu suasana yang tidak nyaman maupun
suasana nyaman adalah merupakan ciri-ciri hidup sederhana. Kebayakan orang itu
hanya bergembira ketika suasana nyaman saja. Tetapi orang yang hidup sederhana
itu bisa bergembira baik itu di saat kondisi sulit apalagi di kondisi yang nyaman.
Orang yang hidup sederhana itu selalu bisa tersenyum apapun kondisinya. Karena
bagi mereka apabila masih bisa tersenyum maka berarti mereka masih bisa
mengendalikan situasi. Minimal mereka bisa mengendalikan situasi pada diri
mereka sendiri

p. . Bisa mengendalikan diri


Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka mampu menguasai dan mengendalikan
diri. Orang-orang yang hidup sederhana itu adalah orang-orang yang
sadar. Keputusan yang mereka tetapkan dan perbuatan yang mereka lakukan
adalah sudah melalui hasil pemikiran dan pertimbangan-pertimbangan yang
matang. Mereka tidak mengambil keputusan dan melakukan tindakan atas dasar
emosi sesaat saja.
q. 1Bisa berfikir jernih
Ciri-ciri hidup sederhana adalah mereka bisa berfikir jernih di segala kondisi dan
suasana. Berfikir jernih itu terkadang sangat mudah dilakukan dalam kondisi yang
normal dan stabil namun susah dilakukan dalam kondisi yang kritis. Orang yang
hidup sederhana akan bisa berfikir jernih baik itu dalam kondisi lapang maupun
dalam kondisi yang sempit.
Demikian tadi telah diulas mengenai ciri-ciri hidup sederhana versi idehidup.com.
semoga sajian tulisan kami kali ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan
maupun inspirasi bagi kita semua. Salam sukses selalu untuk anda pembaca
setia idehidup.com. Sampai jumpa di puncak-puncak kesuksesa

3. Tips Hidup Sederhana

Cara Hidup Sederhana


Hidup sederhana tentunya membuat hidup lebih baik, karena jauh dari
godaan dunia. Tanpa mempersingkat kata, berikut 10 cara hidup sederhana
agar hidup lebih baik.

1. Menjadi diri sendiri apa adanya


Cara hidup sederhana yang pertama adalah menjadi diri sendiri apa adanya.
Tidak ada yang namanya pura-pura. Menunjukkan segala apa yang dimiliki
oleh diri sendiri. Topeng itu tidak berguna. Tidak ada topeng, tidak ada
kepura-puraan, hidup seperti apa yang diinginkan oleh diri sendiri.
Memang menjadi diri sendiri itu tidak mudah. Apalagi lingkungan yang
ditempati itu sangat berbeda dengan diri sendiri. Misal, lingkungan tersebut
pencinta barang-barang mewah, sedangkan diri sendiri lebih suka dengan
barang-barang murah. Alhasil, sangat sulit untuk menjadi diri sendiri. Jika
menunjukkan diri yang penyuka barang murah, kemungkinan akan
dikucilkan. Maka mau tidak mau, dimulailah topeng.

Ada orang yang bilang, “Berteman dengan orang baik akan menjadi orang
baik, berteman dengan orang buruk akan menjadi orang buruk,” dan
sepertinya pepatah tersebut benar apa adanya.

Memilih teman yang sesuai dengan jati diri sendiri memang keharusan.
Dengan demikian, menjadi diri sendiri tidak begitu sulit. Bebas menunjukkan
jati diri tanpa khawatir akan pendapat teman sendiri.

Dan juga, sebenarnya manusia itu tidak suka dengan barang mewah.
Biasanya manusia condong ke harga murah. Contohnya, betapa banyak
manusia pencinta diskon besar-besaran. Namun, karena lingkungan dapat
mengubah mereka menjadi pencinta barang mahal.
2. Bersyukur atas apa yang dimiliki
Cara hidup sederhana dengan bersyukur itu penting banget. Karena ada
orang hidup sederhana karena keterpaksaan. Hal tersebut sangat tidak baik.
Dan juga terlihat ciri-ciri orang hidup sederhana dan terlihat bahagia, adalah
dengan bersyukur.

Salah satu pola hidup tidak sederhana adalah selalu melihat ke atas, bukan
untuk memotivasi namun membuat dirinya menganggap kalau dia masih
kurang, sehingga tidak menumbuhkan rasa syukur. Dan pada akhirnya, dia
berusaha untuk menjadi orang yang terlihat di atas. Yang terjadi bukanlah
hidup sederhana, namun kehidupan yang mewah namun dipaksakan.

Boleh melihat ke atas, namun hal tersebut untuk memotivasi, namun dilihat
hanya sebentar saja. Lihatlah ke bawah agar menumbuhkan rasa syukur.
Masih banyak orang yang berada di bawah.
Bersyukur atas apa yang dimiliki membuat kita tidak memaksakan
kehendak, untuk memiliki apa yang belum dimiliki. Misal, Anda mempunyai
smartphone. Walaupun harganya hanyalah kelas low-end, di bawah satu
jutaan. Namun, jika smartphone tersebut Anda syukuri dan fungsinya Anda
maksimalkan, maka akan sulit tergoda untuk membeli smartphone high-end
yang harganya bisa mencapai belasan juta.

Namun jika tidak bersyukur, tentu saja Anda tergoda untuk membeli
smartphone high-end. Padahal fungsi smartphone yang Anda gunakan sama
aja dengan smartphone low-end. Anda hanya membeli gengsi, bukan fungsi.

3. Prioritaskan kebutuhan daripada keinginan


Godaan dunia ini akan selalu ada dan tidak akan pernah habis. Tahun ini
tergoda dengan smartphone dengan spesifikasi yang wah. Namun, hanya
berselang satu tahun saja, smartphone yang sudah dibeli dengan spesifikasi
wah justru terlihat biasa saja. Tahun ini tergoda dengan emas berian, karena
dengan benda tersebut, mengangkat derajat dan martabat. Namun, hanya
selang beberapa bulan saja, benda-benda tersebut hanya sekadar batu
biasa.

Karena dari itu, lebih baik prioritaskan kebutuhan daripada keinginan.


Karena keinginan manusia itu tidak pernah puas. Ada saja yang ingin dibeli
dan dibeli. Jika keinginan tersebut terus diikuti, maka tidak ada yang
namanya kesenangan dunia. Yang ada justru manusia yang berperilaku
seperti robot yang diperbudak oleh keinginan.

Ingat! Anda membeli fungsi bukan gengsi. Jika Anda butuh tempat duduk
untuk rumah Anda, pilihlah dengan harga yang masuk akal dan tentu saja
fungsi yang sesuai. Jangan tergiur akan keinginan lain yang akan
mengangkat gengsi.

Prioritaskan kebutuhan, agar hidup lebih baik.

4. Pendapatan harus lebih besar daripada pengeluaran


Dengan pendapatan lebih besar daripada pengeluaran bisa dikategorikan
cara hidup sederhana tapi kaya. Biarkan, benda-benda pengisi gengsi itu
sedikit. Bahkan terlihat Anda seperti manusia yang sama dengan lainnya.
Tidak ada benda gengsi yang melekat. Namun, pendapatan Anda berkali-kali
lipat. Hal tersebut justru menambah derajat dan martabat Anda.

Hidup sederhana dengan menekankan pengeluaran. Karena sejatinya,


pengeluaran yang tidak perlu sangat dihindari. Keinginan manusia tidak ada
batasnya. Bakal terus bermunculan keinginan yang akan menghabiskan
pendapatan.

Ada gitu orang, harus memenuhi gengsinya akan dunia. Sehingga


pendapatannya lebih kecil daripada pengeluaran. Apa yang diperbuat untuk
menutupi hal tersebut. Maka dari berutang ke mana-mana. Dia selalu dicari
para penagih hutang. Gengsi memang didapat, banyak orang yang iri
dengannya, namun hidup dia tidak tenang karena hutang yang sangat
banyak.

Dan juga, orang yang pengeluarannya lebih banyak daripada pendapatan,


jika sesuatu terjadi hal yang tiba-tiba. Misalnya dia sakit, dan dia tidak
mempunyai tabungan yang cukup karena pendapatannya sudah habis. Maka
akan berdampak buruk kepada dirinya yang tidak mempersiapkan dana lain-
lain.

5. Membelanjakan uang secukupnya


Berbelanja memang kegiatan yang cukup mengasyikkan. Berbelanja juga
mampu menurunkan tingkat stress seseorang (www.huffingtonpost.com).
Apalagi ditambah dengan angka diskon yang cukup menggoda. Godaan akan
berbelanja akan sangat besar.
Namun, cara hidup sederhana agar hidup lebih baik sebaiknya
membelanjakan uang secukupnya. Belanjakanlah apa yang dibutuhkan,
bukan apa yang diinginkan. Perioritaskan kebutuhan daripada keinginan.
Jangan sampai pengeluaran Anda lebih besar daripada pendapatan.

Dengan membelanjakan uang secukupnya, maka Anda berkesempatan besar


untuk menabung uang Anda. hal tersebut justru berguna ketimbang
membelanjakan uang tersebut. Karena dengan menabung uang Anda, Anda
mempersiapkan masa depan Anda.

6. Menghindari membelanjakan barang mewah


Barang mewah memang menggoda. Melihat barang dengan brand terbaik,
tentu saja dengan harganya yang sangat tinggi, membuat mata ini ingin
membeli barang tersebut. Padahal, belum tentu barang itu merupakan
kebutuhan, namun keinginan untuk memuaskan gengsi. Setelah membeli
barang tersebut, selanjutnya apa? Memakai barang tersebut dan
memamerkannya kepada orang-orang? Membuat mereka iri? Namun, tidak
bulan setelah Anda membeli barang tersebut, dengan Anda memamerkannya
kepada orang-orang, apakah orang tersebut akan iri? Tidak, mereka justru
melihat barang mewah tersebut sama dengan barang yang biasa dibeli di
toko.

Sebaiknya hindari membeli barang mewah, karena tidak ada gunanya untuk
membeli barang tersebut. Ada sih gunanya, tapi sangat sedikit. Hanya
sebatas untuk gengsi semata. Untuk kebutuhan, belum tentu barang
tersebut merupakan kebutuhan.

Barang-barang mewah memang menyilaukan. Karena kegunaan dari barang


mewah tersebut untuk memuaskan keinginan manusia yang tidak ada
habisnya. Bukan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

7. Memiliki tabungan dan investasi


Cara hidup sederhana itu dengan menekan pengeluaran. Membelanjakan
barang seperlunya. Mempersiapkan tabungan dan investasi. Hal tersebut
dilakukan untuk mempersiapkan masa depan.

Masa depan tidak ada yang tahu. Kita hanya terlalu fokus apa yang
dilakukan pada saat ini. Namun, masa depan justru harus dipersiapkan.
Karena masa depan tidak ada yang tahu, maka kita mempersiapkan masa
depan tersebut. Karena belum tentu, masa depan merupakan hal yang baik.

Dengan adanya tabungan dan investasi, berarti telah mempersiapkan masa


depan yang lebih baik. Jika sesuatu hal buruk tersebut, tidak begitu
khawatir. Dan jika hal baik terjadi, tentu saja masa depan menjadi lebih
baik.
Tabungan dan investasi fokus kepada masa depan. Masa kini untuk fokus
ada yang didapat, dan menabung dan investasi fokus untuk mempersiapkan
masa depan yang lebih baik dari segi finansial.

8. Disiplin dalam menabung


Ini juga sangat penting. Tidak penting menabung dalam jumlah yang sangat
banyak. Disiplin saja dalam menabung. Misal bulan ini satu juta, bulan depan
satu juta, dan tiga bulannya lagi satu juta. Maka secara tidak sadar, uang
tabungan telah banyak.

Banyak orang yang berusaha menabung, namun mereka tidak disiplin dalam
menabung. Mereka hanya rajin menabung di awal, namun di akhir, mereka
malas. Hal tersebut karena mereka telah tergoda akan keinginan duniawi
yang bagaikan emas namun sejatinya itu bukan emas.

Disiplin menabung memang membutuhkan usaha keras. Namun hal tersebut


justru akan membantu Anda di masa depan. Memang sih, yang namanya
disiplin itu susah banget. Disiplin saja di waktu sekolah itu susah banget. Ada
saja tantangan untuk disiplin. Karena disiplin adalah sesuatu yang baik.
Tentu ada tantangan tersendiri, karena sesuatu yang baik akan
menghasilkan hal yang baik, bagi mereka yang telah berhasil melewati setiap
tantangan.

9. Jangan sepele melihat uang receh

Salah satu ciri-ciri orang hidup sederhana dengan tidak begitu menyepelekan
uang receh. Hal tersebut karena mereka tahu, uang receh tersebut sangat
berharga. Namun, bagi orang yang hidupnya tidak sederhana, tentu saja
melihat uang receh itu sepele, karena jumlahnya yang tidak banyak.
Padahal, jika uang receh itu ditabung, lama-kelamaan jumlahnya sangat
banyak.

Cara hidup sederhana dan hemat dengan tidak membuang uang receh. Terus
menabung uang tersebut. Tanpa sadar, uang itu akan menjadi sangat
berharga. Jumlahnya yang sangat banyak mampu membeli barang-barang
mewah.

Jika ada uang receh, jangan dibuang, tabung. Jika ada toko yang tidak
menerima uang receh dalam transaksinya, tidak apa-apa. Bank selalu
menerima uang receh. Bahkan, mereka tidak keberatan menerima uang
receh tersebut untuk ditabung.

10. Rendah hati dan rajin memberi ke orang yang membutuhkan


Selalu rendah hati, tidak sombong. Karena tidak ada yang disombongkan
dalam hidup ini. Apa sih yang patut disombongkan? Tidak ada. Barang
mewah? Lama kelamaan barang tersebut hanya barang biasa saja. Harta
yang melimpah? Lama kelamaan harta tersebut bakal habis juga.

Dan juga, rajin memberi ke orang yang membutuhkan. Karena sebagian


harta Anda, ada hak orang yang membutuhkan. Berilah sedikit pertolongan
bagi mereka. Tidak ada salahnya. Harta tersebut tidak akan habis.

Dengan demikian, hidup menjadi lebih baik. Tenang dalam urusan dunia, dan
tenang dalam urusan hati. Apalagi dalam urusan hati ini. Kebahagiaan yang
dirasakan hati tidak terbeli oleh apapun di dunia ini. Banyak orang yang
memiliki harta yang banyak, namun hati mereka sengsara.

Hidup lebih baik jika hidup sederhana, rendah hati, dan rajin memberi
sebagian harta ke orang yang membutuhkan. Karena hal tersebut, akan
membuat kita menjadi orang yang banyak harta sehingga tidak memiliki
kekhawatiran mengenai dunia. Dan juga orang yang memiliki hati yang
tenang