You are on page 1of 3

BLUE OCEAN STRATEGY

Blue Ocean Strategy adalah istilah dalam ilmu manajemen strategi yang merujuk pada
siasat untuk menciptakan pasar baru yang belum dipenuhi persaingan yang ketat. Hal ini
dilakukan dengan menciptakan dan menjangkau demand baru yang belum dipikirkan oleh
para pesaing. Blue Ocean Strategy pada dasarnya merupakan sebuah siasat untuk
menaklukan pesaing melalui tawaran fitur produk yang inovatif, dan selama ini diabaikan
oleh para pesaing. Blue Ocean mendorong pelakunya untuk memasuki sebuah arena
pasar baru yang potensial, dan yang selama ini “dilupakan” oleh para pesaing.

Blue Ocean Strategy memerlukan kerangka kerja analitis untuk menciptakan samudra
biru dan prinsip-prinsip untuk mengelola resiko secara efektif.. Kerangka kerja analitis
tersebut adalah Kanvas Strategi. Kanvas strategi adalah kerangka aksi sekaligus diagnosis
untuk membangun strategi samudra biru yang baik. Kanvas strategi berfungsi untuk
merangkum situasi terkini dalam ruang pasar yang sudah dikenal..Kanvas strategi ini
akan memberikan sebuah peta untuk memahami faktor-faktor apa yang menjadi ajang
persaingan.

Dari hasil strategi kanvas perlu dilakukan aktivitas yang dibuat berdasarkan kerangka
kerja 4 langkah :

a. Faktor apa saja yang harus dihapuskan dari factor-faktor yang telah
diterima begitu saja oleh industri?
b. Faktor apa saja yang harus dikurangi hingga di bawah standard industri?
c. Faktor apa saja yang harus ditingkatkan hingga di atas industri?
d. Faktor apa saja belum pernah ditawarkan industri sehingga harus
diciptakan?

Skema Hapuskan-Kurangi-Tingkatkan-Ciptakan (Eliminate, Reduce, Raise, Create


Atributes) adalah alat analisis pelengkap bagi kerangka kerja empat langkah. Skema ini
mendorong perusahaan untuk tidak hanya menanyakan empat pertanyaan dalam kerangka
kerja empat langkah, tetapi mengimplementasikan keempat pernyataan tersebut untuk
menciptakan suatu kurva nilai baru.
THE NEW YORK TIME BLUE OCEAN STRATEGY

STRATEGY CANVAS
The New York The Washington The Wall Street
Times Post Journal
Customer Service 3 1 2
Jaringan Distribusi 2 3 1
Jurnalis 3 3 3
Keakuratan Berita 3 1 2
Kepuasan Pelanggan 5 2 3
Kelengkapan Berita 4 3 1
Kekompetitifan
Harga 0 3 4
Kualitas Koran 3 2 4
Teknologi 5 3 1

Skala Penilaian: 5 = sangat baik, 1 = tidak baik, 0 = tidak ada penilaian.

2
The New York Times
1
The Washington Post
0 The Wall Street Journal

1. ELIMINATE AN ATRIBUTE
Total penjualan koran edisi kertas sudah semakin berkurang dan tidak dapat
menutup biaya produksi. Berbeda dengan koran digital yang memang tidak
memerlukan biaya produksi seperti koran cetak. Dengan peralihan tersebut biaya
produksi seperti, perawatan dan pembelian alat cetak, bahan baku produksi, dan
biaya alat produksi cetak bisa dihilangkan. Terlebih lagi hampir semua penduduk
di Amerika memiliki smartphone untuk mengakses informasi yang tersedia di
internet.
2. REDUCE AN ATRIBUTE
Atribut yang harus dikurangi adalah kualitas koran. Setiap produk yang dihasilkan
tentunya tidak lepas dari peran kualitas yang dimilikinya. Dalam hal ini kualitas
produk yang dibicarakan adalah kualitas dalam bentuk fisik koran. Konsumen
tidak terlalu memikirkan kualitas kertas Koran, sehingga perusahaan bisa
menggunakan kertas berbahan daur ulang atau kertas yang ramah lingkungan
tanpa mengurangi kualitas berita koran.
3. RAISE AN ATRIBUTE
Atribut yang akan ditingkatkan adalah teknologi. Saat ini teknologi komputer dan
internet berkembang sangat cepat. Demikian juga dengan munculnya berbagai
produk smartphone, komputer tablet, notebook atau laptop memudahkan
masyarakat untuk mendapatkan informasi secara cepat. Kini masyarakat juga
sudah mulai merubah pola perilakunya sebagai efek dari semakin majunya
teknologi. Salah satu tren saat ini adalah membaca dan berlangganan koran
digital. Berbagai kelebihan dari koran digital menjadi salah satu daya tariknya
seperti ringkas, mudah dibawa, tidak lecek dan kusut. Dengan bantuan internet,
para penerbit bisa menjual edisi koran digitalnya ke berbagai tempat dan kapan
saja via website.
4. CREATE AN ATTRIBUTE
Budaya masyarakat yang masih mencari berita, informasi, dan lowongan kerja
dari koran baik kertas atau digital memberi kesempatan bagi perusahaan surat
kabar untuk menciptakan kelengkapan dan keakuratan berita yang maksimal. Hal
ini merupakan salah satu komponen penting dalam keberlangsungan perusahaan
surat kabar karena masyarakat membutuhkan informasi yang kritis dan sesuai
dengan faktanya.