You are on page 1of 19

ANALISA LINGKUNGAN

RT 05 RW 3 KELURUHAN GEMAH, SEMARANG TIMUR

MAKALAH
Untuk Memenuhi Nilai Penugasan pada Mata Kuliah Homecare

A 14. 2 (KELOMPOK 4)
Zipora Manik 220 2011 412 0039
Shinta Sawaky 220 2011 412 0070
I Putu Krisna Widya Nugraha 220 2011 413 0105
Muchamad Nur Triyanto 220 2011 413 0112
Muhammad Gumilang 220 2011 413 0119
Melvina Larissa Januar 220 2011 413 0120
Diah Ayu Siska 220 2011 413 0131
Diah Septi 220 2011 414 0094

FAKULTAS KEDOKTERAN
JURUSAN KEPERAWATAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2015
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya tim penulis
akhirnya dapat menyelesaikan tugas Homecare yaitu “Analisa Lingkungan”. Adapun makalah ini
dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah dari Bapak Muhammad Muin, S. Kp, M. Kes selaku
dosen mata kuliah Homecare.

Karena proses penulisan makalah ini masih jauh dari kata sempurna, tim penulis membuka
diri untuk menerima berbagai masukan dan kritik demi perbaikan dalam pembuatan makalah di
masa yang akan datang. Semoga bermanfaat.

Semarang, 17 September 2015

Tim Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................................................ 2
DAFTAR ISI........................................................................................................................................... 3
BAB I ...................................................................................................................................................... 4
PENDAHULUAN .................................................................................................................................. 4
1.1 Latar Belakang ................................................................................................................................ 4
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................................................... 4
1.3 Tujuan ............................................................................................................................................. 4
BAB II..................................................................................................................................................... 5
PENJABARAN DATA .......................................................................................................................... 5
1. Hasil Wawancara dari Segi Lingkungan ......................................................................................... 5
2. Hasil Wawancara dari Narasumber (Ibu D) .................................................................................... 8
3. Hasil Data dari Arsip RT ................................................................................................................ 9
BAB III ................................................................................................................................................. 11
ANALISA DATA ................................................................................................................................. 11
A. Hubungan Data ............................................................................................................................. 11
B. Penapisan Masalah ........................................................................................................................ 11
BAB IV ................................................................................................................................................. 12
PENUTUP ............................................................................................................................................ 12
A. Kesimpulan ................................................................................................................................... 12
B. Saran ............................................................................................................................................. 12
C. Daftar Pustaka ............................................................................................................................... 13
LAMPIRAN.......................................................................................................................................... 14
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Konsep pendekatan dalam upaya penanganan kesehatan penduduk mengalami
banyak perubahan sejalan dengan pemahaman dan pengetahuan manusia mengenai cara
masyarakat untuk menghayati dan menghargai bahwa kesehatan itu adalah modal manusia
(human capital) yang sangat besar nilainya. Lingkungan dalam hal ini didefinisikan sebagai
tempat pemukiman dengan segala sesuatunya dimana organismenya hidup beserta segala
keadaan dan kondisi yang secara langsung maupun tidak dapat langsung diduga ikut
mempengaruhi tingkat kehidupan maupun kesehatan dari organisme tersebut. Sedangkan
kesehatan lingkungan dapat dijabarkan sebagai kondisi lingkungan yang mampu
menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dengan lingkungannya
untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia (Himpunan
Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia).

Dalam hal ini tempat yang digunakan untuk observasi sangatlah strategis karena
terdapat banyak fasilitas umum seperti pasar, klinik gigi, sekolahan dari TK sampai SMA
bahkan universitas akan tetapi pada lingkungan tersebut masih terdapat tempat – tempat
yang dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan seperti halnya selokan yang
kotor dan mampet, serta terdapat penduduk yang memelihara unggas.

1.2 Rumusan Masalah


Mengidentifikasi data penduduk dari segi jumlah dalam berbagai aspek khususnya pada
bidang kesehatan dan beberapa bidang pendukung lainnya.

1.3 Tujuan
- Untuk mengetahui keadaan lingkungan RT 05 RW 03 Kelurahan Gemah, Semarang
Timur.
- Untuk menganalisa lingkungan RT 05 dari segi sosial, ekonomi, dan kesehatan.
BAB II
PENJABARAN DATA

1. Hasil Wawancara dari Segi Lingkungan

NO ASPEK UTAMA ELEMEN DESKRIPSI

1. Bangunan
Mayoritas bangunan adalah bangunan permanen yang terbuat dari
tembok dengan jumlah 26 Kepala Keluarga (KK).
2. Arsitektur
Perumahan dan Hampir sama antara satu rumah dengan yang lain. Lantai yang
lingkungan (daerah)
sudah terpasang tegel dan keramik sejumlah ... , yang terdapat pada
RT 05 RW 03 Kelurahan Gemah, Semarang Timur.
1. Kondisi Lingkungan 3. Keunikan lingkungan
Jarak antar rumah sangatlah dekat.
1. Luas wilayah RT
2. Kualitas kurang begitu baik karena lahan terbuka di daerah tersebut
Lingkungan terbuka
digunakan untuk bisnis suatu kelompok yaitu bisnis perlombaan
burung berkicau yang selalu diadakan setiap hari Sabtu.
1. Batas wilayah
Batas
a. Utara : tembok penyekat yang tingginya kira-kira 2 meter
b. Selatan : selokan besar/parit
c. Barat : selokan besar/parit
d. Timur : 2 blok rumah didepan rumah sekretaris RT.
1. Kesehatan
Terdapat tempat pelayanan kesehatan terdekat di daerah tersebut
yaitu Rumah Sakit Gendong dan Puskesmas Tlogosari
2. Sekolah
Terdapat beberapa sekolah yang dekat dan dapat di akses dari
wilayah tersebut yaitu PAUD, TK Khalifa 25, SD, MTs, dan SMA
15 Semarang
3. Agama
Terdapat 3 Masjid dan 1 Mushola yang dekat dengan wilayah
tersebut. Namun untuk bangunan peribadatan agama lain belum
tersedia karena mayoritas penduduk beragama Islam.
4. Ekonomi
Mayoritas warga mengandalkan hasil dari berdagang sembako,
warung makan, dan toko alat tulis sebagai penunjang ekonomi
sehari-hari, belum terdapat kegiatan ekonomi home-industry atau
UMKM dan lain sebagainya di sekitar daerah tersebut.
5. Pelayanan Umum
Terdapat tempat pelayanan umum di sekitar daerah tersebut yaitu
kantor pos di daerah Ketileng.
Mayoritas dari warga daerah tersebut berbelanja di pasar Pedurungan,
Pusat Belanja namun tersedia banyak toko yang menjual kebutuhan sehari-hari juga
terdapat swalayan terdekat yaitu ADA Swalayan dan Super Swalayan.

Suku Bangsa Mayoritas penduduk adalah dari suku Jawa.

Agama Mayoritas beragama Islam.

Penyakit terbanyak yang terjadi di masyarakat daerah terebut sebagian besar


Kesehatan dan ibu-ibu terkena diabetes, pada umunya anak-anak di daerah ini sehat, dan
2. Penduduk morbiditas penyakit paling parah yang pernah terjadi pada anak-anak adalah demam
berdarah.
1. Rata-rata warga mempunyai televisi, radio, handphone dan telepon.
2. Sudah ada sumber air bersih yaitu PDAM, tetapi rata-rata masyarakat
Sarana Penunjang
masih memiliki sumber air bersih lain yaitu sumur.
3. Sumber penerangan menggunakan PLN.
Tingkat sosial ekonomi masyarakat umumnya tergolong ekonomi menengah
Tingkat sosial
keatas dengan pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil, wiraswasta dan
ekonomi
berdagang.
1. Dewasa-tua
3. Sosial Pada setiap pagi warga melakukan aktivitas masing-masing seperti
bekerja, mengurus rumah tangga, berdagang, dan lain sebagainya. Warga
Kebiasaan
di RT tersebut tidak memiliki suatu kebiasaan rutin yang dilakukan setiap
harinya. Namun, setiap 2 minggu sekali pada hari Minggu warga sekitar
secara rutin melakukan aktivitas kerja bakti untuk membersihkan
lingkungan. Selain itu terdapat juga kegiatan pengajian, arisan dan senam
bagi Ibu-ibu di RT tersebut.
2. Anak
Pada pagi hari anak-anak di wilayah tersebut menuntut ilmu di sekolah
dan siang hingga sore hari bermain bersama di sekitar daerah tersebut.
1. Mayoritas dari warga di RT tersebut memiliki kendaraan pribadi seperti
sepeda motor, hanya ada beberapa keluarga yang memiliki mobil. Untuk
kegiatan sehari-hari warga menggunakan kendaraan pribadi, angkutan
Transportasi umum serta dengan berjalan kaki.
2. Kondisi jalan di daerah tersebut jalan dari paving dan sebagian besar
sudah teraspal. Situasi jalan tidak terlalu ramai karena terdapat gang buntu
sehingga jalan tersebut cenderung sepi dari khalayak umum.

2. Hasil Wawancara dari Narasumber (Ibu D)


Kami mewawancarai Ibu D, seorang Ibu dari dua orang anak dan istri dari sekretaris RT 05. Rumah yang ditempatinya
sekarang merupakan tempat tinggal dari orang tuanya, beliau tidak dibesarkan di daerah ini. Beliau mengungkapkan ketika
beliau pindah, sudah ada seorang wanita yang menurut kelompok kami memiliki diagnosa keperawatan stres overload. Dari
cerita beliau, wanita tersebut sering berkeliaran di depan jalan warga RT 05 berteriak-teriak dengan kata-kata yang berkonotasi
negatif dan tidak sesuai dalam budaya Jawa. Ibu D menyatakan dirinya khawatir jikalau kata-kata yang diucapkannya akan
ditirukan oleh anak-anaknya lebih banyak lagi. Karena beliau menyatakan bahwa tempo hari anaknya berbicara berkonotasi
negatif, ketika ditanyakan dari mana anaknya mengetahui kata seperti itu, anaknya mengungkapkan bahwa ia mendengar wanita
tersebut berteriak-teriak. Semenjak kejadian itu, beliau jauh lebih mengawasi anaknya dan tidak membiarkan bermain di luar
sesudah pulang dari sekolah. Saat kami melakukan wawancarapun memang ada wanita yang berteriak-teriak dari depan rumah.

3. Hasil Data dari Arsip RT

Diagram Perbandingan Jumlah


Penduduk Berdasarkan Jumlah GRAFIK JUMLAH PENDUDUK
Anggota Keluarga BERDASARKAN UMUR
Grafik Jumlah Penduduk Berdasarkan Umur

54
8%
34%
29%

29%

6
5

3
1

< DARI 1 1 - < 5 1


5 - 6 7 - 15 16 - 21 22 - 59 > 60
laki - laki perempuan anak - anak wanita subur TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN
Dari data yang kami terima, 26 Kartu Keluarga (KK) dinyatakan :

1. Dapat makan 2x sehari atau lebih.


2. Rumah yang ditempati mempunyai atap, lantai, dan dinding yang baik.
3. Bila ada anggota keluarg yang sakit dibawa ke sarana kesehatan.
4. Setiap anggota keluarga beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
5. Sekurang-kurang sekali seminggu seluruh angggota keluarga makan dagin/ikan/telur.
6. Seluruh anggota keluarga memperoleh paling kurang 1 stel pakaian baru dalam satu tahun.
7. Luas lantai rumah paling kurang 8 𝑚2 untuk setiap penghuni rumah.
8. Tiga bulan terakhir keluarga dalam keadaan sehat sehingga dapat melaksanakan tugas/fungsi masing-masing.
9. Ada seorang/lebih anggota keluarga yang bekerja untuk memperoleh penghasilan.
10. Seluruh anggota keluarga umur 10 – 50 tahun bisa baca tulis latih.
11. Kelurga berupaya meningkatkan pengetahuan agama.
12. Sebagian penghasilan keluarga di tabung dalam bentuk uang maupun barang.
13. Kebiasaan keluarga makan bersama paling kurang seminggu sekali dimanfaatkan untuk berkomunikasi.
14. Keluarga sering ikut dalam kegiatan masyarakat di lingkungan tempat tinggal.
15. Keluarga memperoleh informasi dari surat kabar/majalah/radio/tv.
16. Keluarga secara teratur dengan sukarela memberikan sumbangan materiil untuk keegiatan sosial.
BAB III

ANALISA DATA

A. Hubungan Data

DIAGNOSA KEPERAWATAN
No DATA SUBJEKTIF DATA OBJEKTIF
KOMUNITAS

Ibu D merasakan kecemasan kepada anaknya Menurut survey dari kelompok kami ,
karena , ia memiliki tetangga yang sedang memang benar lingkungan tersebut Resiko syndrome stress akibat
1. mengalami stres overload . Ia takut kalau terdapat seorang ibu yang sedang perpindahan
anaknya terpengaruh oleh sikap dan perilaku mengalami stress overload dan dapat
negative dari tetangga tersebut. mempengaruhi perilaku anak ibu D

B. Penampisan Masalah

Diagnosa Kriteria
No Jumlah
Keperawatan A B C D E F G H I J K L
1. Resiko syndrome
stress akibat
perpindahan
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari hasil observasi kelompok kami dapat disimpulkan dapat menganalisis keadaan
lingkungan di RT 05 desa Gemah, Pedurungan, Semarang Timur dari segi sosial, ekonomi,
dan kesehatan :

1. Sosial
Interaksi penduduk di RT 05 masih sangat baik, dikarebakan keaktifan penduduk
antara satu sama lain dalam kegiatan – kegiatan bersama. Seperti kerja bakti,
menjaga keamanan secara bergiliran, arisan PKK, dll.

2. Ekonomi
Kebanyakan penduduk di RT 05 adalah pedagang, pegawai swasta, dengan angka
pengangguran yang sedikit. Jadi dapat disimpulkan perekonomian penduduk RT
05 tidak terlalu mengalami masalah.

3. Kesehatan
Dengan banyaknya penduduk di RT 05 yang memelihara unggas dan selokan
yang kurang lancer dapat mengganggu kesehatan mereka. Kebanyakan yang
diderita oleh anak-anak di daerah tersebut adalah demam berdarah, sedangkan
untuk orang dewasa banyak yang terkena hipertensi.

B. Saran

1. Selokan yang kurang lancar sebaiknya dibersihkan 1 minggu sekali untuk


meminimalisir perkembangan nyamuk Aides Aigepty.
2. meminimalisir pemeliharaan unggas untuk mengantisipasi agar tidak terjadi flu
burung.
3. Sebaiknya selokan di RT 05 tidak dibuat permanen agar lebih mudah dalam
pemantauan genangan air atau kelancaran selokan.

C. Daftar Pustaka

Efendi, F. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam


Keperawatan. Jakarta: Salemba Empat.
LAMPIRAN
1