You are on page 1of 2

1.

Pernyataan Umum

Pernyataan umum biasanya berisi informasi-informasi dasar yang bisa digunakan untuk
pengenalan masalah.

Misalnya ada tragedi tsunami, masa isi dari pernyataan umum adalah apa itu tsunami,
bagaimana bisa terjadi dan mungkin telah terjadi berapa kali di bumi ini. Pernyataan umum
adalah sesuatu yang penting karena dari sinilah pembaca akan tahu duduk permasalahannya.

Menghilangkan pernyataan umum sama halnya merusak teks eksplanasi. Itulah mengapa
bagian pembuka ini penting. Selain berisi gambaran umum, bagian ini juga berisi sesuatu
yang baru, bisa berupa ilmu pengetahuan yang bisa diterima oleh masyarakat secara umum.

2. Deretan penjelas

Deretan penjelas berisi semua informasi dari fenomena yang ada.

Bagaimana peristiwa ini bisa terjadi ataupun tercipta.

Misalnya saat saat terjadi letusan Gunung Semeru. Apa yang menyebabkan Gunung Semeru
yang awalnya diam menjadi bergejolak? Adakah hubungannya dengan aktivitas gunung-
gunung yang ada di Indonesia? Penjelasan-penjelasan detail seperti ini ditulis dengan runut
agar pembaca mampu memahami duduk permasalahannya.

Selain penyebab dari suatu peristiwa, pada bagian ini juga dijelaskan tentang akibat dari
peristiwa.

Misalnya akibat adanya kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan banyak sekali hewan
yang mati dan asap mengganggu pernapasan hingga berbulan-bulan lamanya.

Hubungan sebab-akibat ini harus ada karena merupakan bagian yang penting. Dengan adanya
hubungan sebab-akibat, pembaca akan paham maksud dari teks ini dibuat. Informasi pun
akan disebarkan dengan baik.

3. Interpretasi

Interpretasi berisi sebuah kesimpulan dari peristiwa yang terjadi.

Bagian ini sebenarnya opsional, boleh ada ataupun tidak.

Namun keberadaannya tetap ada untuk menutup sesuatu teks agar terlihat lebih sempurna.

Bagian interpretasi biasanya berisi kesimpulan singkat dari peristiwa yang telah terjadi.
Biasanya berupa nasihat, wejangan, atau harapan dari sebuah masalah.

Misalnya sebuah harapan agar peristiwa seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi di masa
depan. Atau agar korban peristiwa tersebut segera mendapatkan perhatian dari pemerintah.