You are on page 1of 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

CA VULVA
DI RUANG MERAK RSUD DR. SOETOMO SURABAYA

Disusun Oleh :
Citra Dwi Yuliana, S.Kep. 131623143057
M. Cholid Hanafi, S.Kep. 131623143059
Nur Heppy Fauzia, S.Kep. 131623143061
Diah Lestari, S.Kep. 131623143071
Nur Khafidhoh, S.Kep. 131623143004
Andri Septyan Pranu, S.Kep. 131623143050

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Pokok Bahasan : Ca vulva


Sub Pokok Bahasan : Memberi pengetahuan tentang ca vulva
Hari/Tanggal : Jumat, 22 September 2017
Waktu : 09.00 WIB
Tempat : Ruang Merak RSUD dr. Soetomo Surabaya

A. Tujuan
Tujuan Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan maka pasien dan keluarga,
mampu mengetahui dan memahami tentang Ca vulva.
Tujuan Khusus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 x 20 menit pasien dan
keluarganya mampu untuk:
1. Mengetahui pengertian Ca dan ca Vulva
2. Menyebutkan sifat sifat cancer (carsinoma)?
3. Mengetahui penyebab Ca Vulva
4. Mengetahui tanda dan gejala Ca vulva
5. Mengetahui pencegahan Ca vulva
6. Mengetahui tentang penatalaksanaan pada pasien Ca vulva
B. Sasaran dan Target
Sasaran ditujukan adalah pasien dan keluarga/pendamping di ruang merak
RSUD dr. Soetomo Surabaya
C. Strategi Pelaksanaan
Pendidikan kesehatan dilakukan pada hari Jumat tanggal 22 September 2017
pukul 09. 00 WIB
D. Metode
Ceramah
Diskusi/ tanya jawab

E. Susunan Acara
Tahap Kegiatan Waktu
Pembukaan Mengucapkan salam 5 menit
Penyampaian maksud dan tujuan
pertemuan sesuai kontrak waktu
Proses Menjelaskan pengertian tentang Cancer 15 menit
dan Ca vulva
Menyebutkan sifat- sifat carsinoma
Menjelaskan tentang penyebab Ca vulva
Menjelaskan tanda dan gejala ca vulva
Menjelaskan tentang cara pencegahan
penularan Ca vulva
Menjelaskan tentang cara penatalaksanaan
pasien Ca vulva
Penutup Memberikan evaluasi berupa pertanyaan 5 menit
pada keluarga
Menutup pertemuan dan mengucapkan
salam
Kontrak waktu untuk pertemuan
selanjutnya

F. Media
Leaflet
G. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
Kesepakatan dengan pasien dan keluarga/pendamping
Kesiapan materi penyaji
2. Evaluasi Proses
pasien dan Keluarga :
Peserta bersedia menerima penjelasan materi dari penyuluh
Peserta mau bertanya tentang hal-hal yang tidak diketahuinya
Peserta mau menjawab pertanyaan yang telah diberikan
Mahasiswa
Dapat memfasilitasi jalannya penyuluhan
Dapat menjalankan peranannya dengan baik
3. Evaluasi Hasil
Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan
H. Daftar Pertanyaan
1. Apa pengertian Cancer dan cancer vulva?
2. Sebutkan sifat- sifat carsinoma?
3. Apa penyebab Ca vulva?
4. Apa saja tanda dan gejala Ca vulva?
5. Bagaimana pencegahan Ca vulva?
6. Bagaimana tentang penatalaksanaan pada pasien Ca vulva?
I. Daftar jawaban dan standar evaluasi :
1. Cancer adalah istilah umum yang digunakan untuk mengggambarkan
gangguan pertumbuhan selular dan merupakan kelompok penyakit dan
bukan hanya penyakit tunggal. Sedangkan ca vulva adalah gangguan
pertumbuhan selulardan merupakan kelompok penyakit serta bukan hanya
penyakit tunggal yang terjadi pada vulva.
2. Menyebutkan minimal 3 dari 5 sifat carsinoma, yaitu:
a. Jaringan muda (embrional anaplastik)
b. Tidak bersimpai
c. Menyebar (infiltratif)
d. Tumbuh cepat
e. Membentuk anak sebar (metastasis)
3. Penyebab ca vulva:tidak diketahui mengenai faktor penyebab jenis tumor
ganas inti, meskipun disebut tentang lambatnyamenarche (15- 17 tahun)
dan awalnya menpouse (40 tahun) dalam riwayat penyakitnya.
4. Menyebutkan 3 dari 5 tanda dan gejala ca vulva, yaitu:
a. Perasaan gatal atau terbakar
b. Timbul adanya kutil, benjolan kecil yang berwarna kemerahan,
keputihan atau berpigmen.
c. Ulkus datar yang mudah berdarah dengan tepi induratif.
d. Nyeri pada waktu kencing karena lesinya terdapat di dekat klitoris
atau uretra
e. Kalau prosesenya sudah agak lanjut, mungkin akan ditemukan luka
yang dalam yang pernah mengalami infeksi dan nekrotik atau tampak
sebagai bunga kobis/ kol.
5. Menyebutkan semua pencegahan ca vulva, yaitu:
a. Jaga kebersihan area perineum
b. Hindari dari kegemukan
c. Hindari makanan yang banyak mengandung gula karena dapat
menyebabkan DM yang merupakan faktor predisposisi dari ca vulva.
6. Menyebutkan penanganan pasien ca vulva.
a. Kemoterapi.
b. External radiasi

TINJAUAN TEORI

A. Pengertian
Cancer adalah istilah umum yang digunakan untuk mengggambarkan
gangguan pertumbuhan selular dan merupakan kelompok penyakit dan bukan
hanya penyakit tunggal. Sedangkan ca vulva adalah gangguan pertumbuhan
selulardan merupakan kelompok penyakit serta bukan hanya penyakit tunggal
yang terjadi pada vulva.
B. Etiologi
Penyebab ca vulva:tidak diketahui mengenai faktor penyebab jenis
tumor ganas inti, meskipun disebut tentang lambatnyamenarche (15- 17 tahun)
dan awalnya menpouse (40 tahun) dalam riwayat penyakitnya.
C. Patologi
Lesi primer berupa ulkus dengan tepi induratif atau sebagai tumbuhan
eksofitik (wart/ kutil) dengan tempat predileksi terutama di labia mayora, labia
minora, klitoris dan dan komisura posterior. Lesi bilateral tidaklah jarang,
bahkan kedua labiya mayora dapat simetris terkena.Histologik >80 % adalah
epidermoid dengan diferensiasi baik, sedang, sisanya yang 10 % karsinoma
basoselulare, adenokarsinoma, fibrrosarkoma atau miosarkoma, tumor
campuran yang merupakan 1- 2% dari semua carsinoma vulva.
D. Sifat_ Sifat Carsinoma
1. Jaringan muda (embrional anaplastik)
2. Tidak bersimpai
3. Menyebar (infiltratif)
4. Tumbuh cepat
5. Membentuk anak sebar (metastasis)
E. Jenis- jenis Carsinoma vulva
1. Tumor jinak pada vulva
a. Tumor kistik vulva
1) Kista inklusi (kista Epidermis)
2) Kista sisa jaringan embrio
b. Tumor solid vulva
1) Tumor epitel
2) Tumor jaringan mesodermal
2. Tumor ganas pada vulva
F. Pembagian Tingkat Keganasan
1. Menurut klasifikasi FIGO76:
Tingkat Kriteria
0 Karsinoma in situ, karsinoma intraepitaleal seperti pada
penyakit Bowen, penyakit paget yang non invasif.
I Tumor terbatas pada vulva dengan diameter terbesar 2 cm/
kurang, kelenjar di lipat paha tak teraba tidak membesar dan
mudah digerakan, klinis tidak mencurigakan adanya anak
sebar di situ.
II Tumor terbatas pada vulva dengan diameter >2 cm, kelenjar
dilipat paha tidak teraba, atau dapat teraba bilatera, tidak
membesar dan mobil, linis tidak mencurigakan adanya anak
sebar di situ.
III Tumor dari setiap ukuran dengan:
1. Perluasan ke uretra, vagina, perineum dan anus
2. Pembesaran kelenjar lipat paha uni/ bilateral,
mobil tapi klinis mencurigakan telah terinfiltrasi oleh sel
IV tumor
Tumor dari setiap ukuran yang:
1. telah menginfiltrasi kandung kemih, mukosa
rektum, atau kedua- duanya termasuk bagian proksimal
dari uretra
2. Telah menyebar ke tulang atau metastase jauh.
2. Menurut sistem TMN
T1S : Karsinoma prainvasif, intraepitelial, in situ.
T1 : Tumor terbatas pada vulva, diameter terbesar<2 cm
T2 : Tumor terbatas pada vulva, diameter terbesdar>2 cm.
T3 : Tumor dari setiap ukuran dengan perluasan ke uretra, vagina,
perineum dan anus
T4 : Tumor dari setiap ukuran yang telah menginfiltrasi mukosa
kandung kemih, rektum atau keduanya, termasuk bagian proksimal
mukosa uretra dan tulang
N : KGB regional
N0 : Tak ada kelenjar yang teraba
N1 : Kelenjar inguinal teraba, di satu/ dua lipat paha, tidak membesar,
mudah digerakan dan klinis tidak mencurigakan mengandung anak
sebar.
N2 : Kelenjar inguinal teraba, di satu/ dua lipat paha, membesar keras,
masih mobil dan dicurigai telah mengandung anak sebar
N3 : Kelenjar inguinal membesar, keras, menjadi satu yang sukar
digerakan, atau mengalami ulserasi
M : Metastase jarak jauh
M0 : Tidak ada metastase jarak jauh
M1A : Kelenjar panggul teraba
M2A : Metastase berjarak jauh lainnya ditemukan
G. Tanda dan Gejala
1. Perasaan gatal atau terbakar
2. Timbul adanya kutil, benjolan kecil yang berwarna kemerahan, keputihan
atau berpigmen.
3. Ulkus datar yang mudah berdarah dengan tepi induratif.
4. Nyeri pada waktu kencing karena lesinya terdapat di dekat klitoris /uretra
5. Kalau prosesenya sudah agak lanjut, mungkin akan ditemukan luka yang
dalam yang pernah mengalami infeksi dan nekrotik atau tampak sebagai
bunga kobis/ kol.
H. Faktor predisposisi
1. Diabetes melistus
2. Obesitas
3. Hygiene sexual yang tidak/ kurang sehat
4. Lichen sclerosis aterophicus
5. Leukoplakia dan kraurarosis vulva.
DAFTAR PUSTAKA

Bobak, dkk. 2005. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC

Prawiroharjo, Sarwono. 2005 Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka


Sarwono Prawiroharjo.