You are on page 1of 29

WEB GIS

Arif Basofi
PENS 2015
Dunia Nyata dalam GIS

v Web GIS
v Software untuk WebGIS
Alur WebGIS Development
Web GIS

v GIS yang berbasis web


v Nama Lain WebGIS:
Web-based GIS
Online GIS
Distirbuted GIS
Internet Mapping
Kemampuan Web GIS

v Aplikasi GIS (pemetaan) untuk pengguna di


seluruh dunia.
v Tidak memerlukan software GIS.
v Tidak tergantung pada platform ataupun
Sistem Operasi.
v Aplikasi berbasis internet.
GIS untuk Internet
v Adalah teknologi GIS yang dapat diterapkan pada
aplikasi di internet.
v Pengaksesan data-data GIS dan fungsi-fungsi GIS
melalui web.
v Dapat menjadi nilai tambah dari website.
v Contoh:
Web site yang menampilkan lokasi pelayanan TV kabel.
Beberapa website dengan fungsi GIS:
http://www.godiva.com
http://www.realtor.com
http://www.atlas-usgs.gov
Kelebihan Web GIS
v Data yang terpusat.
v Biaya lebih murah untuk hardware dan software.
v Penggunaan lebih mudah.
Aplikasi berbasis web minimal kebutuhan training.
v Pengaksesan yang lebih luas terhadap data GIS
dan fungsi-fungsinya:
Dapat dihubungkan dengan data dari departemen2 atau
organisasi lain.
Kemungkinan untuk mempublikasikan beberapa data
GIS ke masyarakat umum.
Kekurangan Web GIS

v Response Time / Waktu Akses:


Tergantung pada: komputer server, komputer
klien, koneksi internet, traffic website, dan
efisiensi data.
v Resolusi dan ukuran display:
Perlu diperbaiki: support large monitor, high
resolution setting, toolbar dan menu browser,
layout yang efisien.
v Variasi dari teknologi2 baru.
v Kompleksitas dan ketahanan.
Konvensional GIS
Web GIS
Software Web GIS
v Commercial Map Server
ArcIMS - Internet Map Server dari ESRI
AspMap - web mapping support asp and asp.net
MapGuide - map server dari AutoDesk
Demis
Dll.
v Free Map Server
Mapserver free CGI-Based map server
ALOV Map Portable Java for GIS
Jshape - Java GIS and mobile MIDP programming
GeoTools open source Java GIS toolkit
MapIt!
Dll
MapServer
v Aplikasi freeware dan open source untuk menampilkan data peta
(spasial).
v Awalnya dikembangkan di universitas Minesotta, US, pada
project ForNet (disponsori NASA), utk manajemen sumber daya
alam.
v Dibangun dengan teknologi2 open source atau freeware
(Shapelib: utk baca/tulis format data shapefile, FreeType: utk
merender karakter, GDAL/OGR: utk baca/tulis format data vektor/
raster dan Proj.4: utk menangani beragam proyeksi peta).
v Proses pengembangan yang aktif.
v Komunitas pengguna.
v Dikembangkan berdasarkan kebutuhan klien, tidak pada
ketertarikan secara komersial.
v See: http://mapserver.gis.umn.edu/
Current MapServer

v CGI based application berjalan diatas


webserver.
v Latest version 4.42 (13 Juni 2005).
v Supported operating system:
Linux
Windows
MacOS
v Dapat diakses dengan PHP, Perl, Python,
dan Java melalui Mapserver C API.
Basic Knowledge

v Pengetahuan ttg peta digital (skala, format,


bentuk, koordinat dan sistem proyeksi).
v Pengetahuan OS dan web server dimana
MapServer dipasang.
v Pengetahuan pemrograman di web (PHP,
javascript, dll).
v Pengetahuan dasar database.
Arsitektur Umum Aplikasi Web GIS

Client Side Server Side

Database
Server

Web Browser Web Server Application


Server

Map Server

v Interaksi antara client-server (request-respon).


v Web server menerima request client, akan tetapi web server
tidak memiliki kemampuan pemrosesan peta, maka
diteruskan ke application server dan map server.
v Hasil dikembalikan ke web server berupa paket file HTML
atau applet.
Arsitektur MapServer

v MapServer menggunakan pendekatan thin


client, yaitu hampir semua proses dan
analisa data dilakukan di sisi server.
v Informasi peta dikirim ke web browser
(client) berupa file gambar (JPG,PNG, GIF
atau TIFF).
v Didukung framework Chameleon atau
CartoWeb.
Komponen Pembentuk MapServer

v Kebutuhan MapServer: Webserver (Apache,


IIS) dan komponen MapServer.
v Komponen MapServer dibagi menjadi 4
kategori:
v Komponen utk akses data spasial
v Komponen utk penggambaran peta
v Komponen utk menangani proyeksi peta on
the fly
v Komponen pendukung
Komponen Pembentuk MapServer (2)

1. Komponen untuk Akses Data Spasial


v Digunakan utk baca/tulis data spasial (file/
DBMS).
v Meliputi:
Shapelib: library ditulis bahasa C, utk keperluan
baca/tulis format data Spahefile (*.SHP) by
ESRI. Format Shapefile digunakan utk
menyimpan data vektor sederhana (tanpa
topologi) + atribut. Pd MapServer shapefile
adalah default data type.
Komponen Pembentuk MapServer (3)

1. Komponen untuk Akses Data Spasial


v Meliputi cont:
GDAL/OGR (Geofraphic Data Abstraction
Library):
GDAL: library sbg penterjemah berbagai format data
raster. (misal utk akses data: Arc/Info, ESRI, .gif,
TIFF/GeoTIFF, GRASS raster, dll.
OGR: library utk membaca beragam format data
vektor. Kode OGR digabung dgn library GDAL utk
membaca format data vektor: Arc/Info, .csv, ESRI,
Mapinfo file, MySQL, ODBC, Oracle Spatial,
PostgreSQL, SQLite, dll.
Komponen Pembentuk MapServer (4)

2. Komponen untuk Penggambaran Peta


Digunakan utk membentuk gambar peta oleh
MapServer
Meliputi:
libpng: library utk baca/tulis gambar format PNG.
Libjpeg: library utk baca/tulis format gambar JPG/
JPEG.
GD: library utk menggambar obyek geografis (garis,
poligon, atau bentuk geometris lain). Juga utk
menghasilkan format gambar PNG, JPEG.
FreeType: library utk menampilkan tulisan font
TrueType.
Komponen Pembentuk MapServer (5)

3. Komponen untuk Menangani Proyeksi Peta


v Library Proj.4 yg digunakan utk menangani sistem
proyeksi peta. Aplikasi ini dikembangkan pertama
kali oleh Gerald Evenden.

4. Komponen Pendukung
v Meliputi:
Zlib: dibutuhkan library GD utk kepentingan kompresi
data gambar.
Regex: library utk menangani regular expression.
Instalasi (di Linux)
vSebelum menginstall mapserver, install terlebih dahulu web
server dan library2 yang dibutuhkan
vDownload source mapserver dari http://
mapserver.gis.umn.edu/dload.html
vExtract mapserver
$ tar zxvf mapserver-3.6.7.tar.gz
vConfigurasi source code
$ cd mapserver
[mapserver]$ ./configure
vCompiling
[mapserver]$ make
vCopy file mapserv ke directory cgi-bin dari web server
[mapserver]$ cp mapser /var/www/cgi-bin
Testing Mapserver Installation
lUntuk melakukan test apakah mapserver sudah
terinstall dengan benar:
lJalankan web browser
lBuka url http://localhost/cgi-bin/mapserv
lInstalasi mapserver SUKSES, jika tampil pesan:
No query information to decode.
QUERY_STRING is set, but empty.
Instalasi Demo Program (Linux)
vDownload file itasca3.5.tar.gz dari website
mapserver
vExtract file tersebut, kemudian letakkan dibawah
document_root dari web server.
$ tar zxvf itasca3.5.tar.gz
$ mv itasca /var/www/html
vBuat folder tmp dibawah document_root dari
webserver
$ mkdir /var/www/html/tmp
$ chmod 777 /var/www/html/tmp
Instalasi Demo Program #2
l Edit file demo_init.html pada directory itasca update baris:
l <input type="hidden" name="map" value="/usr/local/
apache/htdocs/mapserver_demos/itasca/demo.map">
l <input type="hidden" name="map_web_imagepath"
value="/usr/local/apache/htdocs/tmp/">
menjadi (sesuai dengan lokasi pada server)
l <input type="hidden" name="map" value="/var/www/
html/itasca/demo.map">
l <input type="hidden" name="map_web_imagepath"
value="/var/www/html/tmp/">
Instalasi Demo Program #3
vEdit file demo.map pada directory itasca update
baris:
http://localhost.localdomain/
mapserver_demos/itasca/demo_init.html
menjadi (sesuai dengan url server anda)
http://10.252.105.139/itasca/
demo_init.html
vDemo Program dapat diakses melalui web browser
dengan url http://localhost/itasca/demo_init.html
v Next.. Silahkan dilanjut instalasi
MapServer untuk Praktek.