You are on page 1of 15

JURNAL KOMPILEK

Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi


Imam Bukhori HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN
LOCUS OF CONTROL TERHADAP LEARNING OUTCOME

Rumanintya Lisaria IMPLEMENTASI CAPITAL ASSET PRICING MODEL


Putri (CAPM) DALAM ANALISIS PORTOFOLIO SEBAGAI
DASAR KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM DI BURSA
EFEK INDONESIA

Tanto A. Putro KEPUTUSAN PRODUK DAN KEPUTUSAN HARGA PADA


HARLEY-DAVIDSON

Kristya Damayanti PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN DAN STRES KERJA


TERHADAP KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS DI
KECAMATAN PONGGOK KABUPATEN BLITAR

Aniek Indrawati FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN


MAHASISWA DALAM MEMILIH LEMBAGA
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BISNIS DI KOTA
MALANG

JURNAL KOMPILEK
Retno Murni Sari/ REALISASI BELANJA DAERAH MELALUI PENDAPATAN
P.Imam Romadlon ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM
(DAU) TERHADAP REALISASI BELANJA DAERAH
(Studi pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa
Timur)

Arum Arupi Kusnindar PENGARUH BUDAYA DALAM MENENTUKAN STRATEGI


PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN
MILIK ASING
(Studi Kasus Pada CV. Dwi Surya Citra Oetama
Indonesia)

[Vol 6, No. 1] Hal. 1 - 96 Juni 2014 ISSN 2088-6268

Diterbitkan oleh:
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM)
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI KESUMA NEGARA BLITAR
Jl. Mastrip 59 Blitar 66111, Telp./Fax : (0342) 802330/813788
Email : info@stieken.ac.id

1
[STIE KESUMA NEGARA BLITAR]
Vol.6, No. 1, Juni 2014 ISSN 2088-6268

JURNAL KOMPILEK
Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi

Diterbitkan pleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)


STIE Kesuma Negara Blitar sebagai terbitan yang menyajikan informasi dan
analisa persoalan ilmu ekonomi, manajemen, maupun akuntansi.

Pelindung
Iwan Setya Putra, SE., Ak., MM.

Pemimpin Redaksi
Aris Sunandes, SE., MM.

Sekretaris Redaksi
Vera Noviana, SE., Ak.

Pelaksana Redaksi
Siti Sunrowiyati, SE., MM.
Sandi Eka Suprajang, SE., MM.

Penyunting
Tanto Askriyandoko Putro, SE., MM.

Reviewers:
Prof. Dr. HM. Pudjihardjo, SE, MS Universitas Brawijaya
Iwan Setya Putra, SE., Ak., MM STIE Kesuma Negara
Yudhanta Sambharakreshna SE., MSi., Ak Universitas Trunojoyo

Alamat Redaksi:
Kampus STIE Kesuma Negara
Jl. Mastrip No. 59, Blitar, Jawa Timur 66111

Telepon/Fax:
(0342) 802330 / (0342) 813788

on-line:
http//www.stieken.ac.id

E-mail:
info@stieken.ac.id

ii
Vol.6, No. 1, Juni 2014

JURNAL KOMPILEK
Jurnal Kompilasi Ilmu Ekonomi

Daftar Isi :

Imam Bukhori HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN


LOCUS OF CONTROL TERHADAP LEARNING OUTCOME
(Hal. 1-11)

Rumanintya Lisaria IMPLEMENTASI CAPITAL ASSET PRICING MODEL


Putri (CAPM) DALAM ANALISIS PORTOFOLIO SEBAGAI DASAR
KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK
INDONESIA
(Hal. 12-27)

Tanto A. Putro KEPUTUSAN PRODUK DAN KEPUTUSAN HARGA PADA


HARLEY-DAVIDSON
(Hal. 28-39)

Kristya Damayanti PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN DAN STRES KERJA


TERHADAP KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS DI
KECAMATAN PONGGOK KABUPATEN BLITAR
(Hal. 40-52)

Aniek Indrawati FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN


MAHASISWA DALAM MEMILIH LEMBAGA PENDIDIKAN
DAN PELATIHAN BISNIS DI KOTA MALANG
(Hal. 53-67)

Retno Murni Sari/ REALISASI BELANJA DAERAH MELALUI PENDAPATAN


P.Imam Romadlon ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM (DAU)
TERHADAP REALISASI BELANJA DAERAH
(Studi pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur)
(Hal. 68-84)

Arum Arupi Kusnindar PENGARUH BUDAYA DALAM MENENTUKAN STRATEGI


PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN
MILIK ASING
(Studi Kasus Pada CV. Dwi Surya Citra Oetama
Indonesia)
(Hal. 85-96)

iii
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

KEPUTUSAN PRODUK DAN KEPUTUSAN HARGA


PADA HARLEY-DAVIDSON

Tanto A. Putro

STIE Kesuma Negara Blitar


Email: tanto@stieken.ac.id

ABSTRAK: Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui strategi penetapan harga
yang dilakukan oleh perusahaan; positioning pasar atas strategi penetapan harga yang
dilakukan perusahaan; persoalan pengubahan harga jika dilakukan perusahaan; dan
cara meningkatkan pangsa pasar dari strategi penetapan harga yang dilakukan.
Tinjauan dari berbagai literatur telah dilakukan untuk membahas suatu kasus yang
ada di suatu perusahaan, yang dalam hal ini adalah Harley-Davidson yang menghadapi
persoalan dalam persaingan harga. Dalam hal ini, jika manajemen lebih berorientasi
pada industri dan mengejar profit, maka mengubah atau yang dalam hal ini adalah
menurunkan harga sebesar hampir sepertiga adalah keputusan yang tepat. Namun,
apabila Harley-Davidson ingin tetap mempertahankan citra merek yang kuat, maka
sebaiknya tidak mengubah atau menurunkan harga secara drastis. Untuk memperluas
pangsa pasarnya di Eropa, hal yang paling umum dilakukan adalah dengan iklan.
Pemasar sebaiknya mempertimbangkan tidak hanya produk dan kemampuannya yang
mencerminkan tema universal atau keinginan individu, tetapi juga strategi positioning.
Pangsa pasa juga dapat ditingkatkan dengan cara membentuk komunitas merek.
komunitas merek dapat membentuk loyalitas merek dan menghasilkan banyak pesan
dari mulut ke mulut yang positif.

Kata Kunci: keputusan produk, penetapan harga, harley

PENDAHULUAN masalah yang tidak dapat ditangani


Keputusan mengenai produk dengan baik oleh tindakan harga.
adalah salah satu keputusan pertama Umumnya, kebijakan harga
yang harus dibuat oleh seorang merupakan salah satu yang paling
manajer pemasaran dalam rangka penting namun kurang diakui dari
mengembangkan bauran pemasaran semua elemen dari bauran pemasaran.
global. Ada berbagai macam alasan Satu-satunya sumber keuntungan bagi
atau pertimbangan agar produk yang perusahaan berasal dari pendapatan,
diluncurkan dapat diterima di pasar yang pada gilirannya ditentukan oleh
internasional. Artikel ini mengkaji isu kebijakan harga.
produk terkait dan memberikan Persoalan tentang kebijakan harga
pendekatan konseptual untuk yang menarik untuk dibahas adalah
menanganinya. kebijakan pada Harley Davidson.
Harga adalah bagian dari bauran Perusahaan Harley Davidson (HD) telah
pemasaran, sehingga keputusan harga mendominasi industri sepeda motor di
harus diintegrasikan dengan tiga P beberapa dekade. Saat ini, HD terus
lainnya dari bauran pemasaran. Harga memiliki eksistensi yang kuat di pasar
adalah satu-satunya daerah dari dunia untuk motor besar. Di tahun
bauran pemasaran global di mana anggaran 2005, pendapatan bersih dari
kebijakan dapat diubah dengan cepat HD adalah US $ 5,3 miliar. Pada tahun
tanpa implikasi besar biaya langsung. 2005 HD memiliki 1.300 dealer yang
Karakteristik ini, ditambah fakta bahwa menjual 329.000 HD di seluruh dunia
konsumen di luar negeri sering sensitif sepeda motor dan mempekerjakan
terhadap perubahan harga, pada saat sekitar 9.000 orang di seluruh dunia.
konsdisi yang berbahaya tindakan Dalam kelas motor besar (>650 cc),
harga dapat dilakukan sebagai HD adalah pemimpin pasar di Amerika
perbaikan cepat daripada perubahan Utara dengan 48 persen pangsa pasar.
yang dibuat di daerah lain dari program Pangsa pasar mereka di Eropa adalah 9
pemasaran perusahaan. Adalah penting persen. Pernyataan misi dari
bahwa manajemen menyadari bahwa perusahaan adalah untuk memenuhi
penyesuaian harga di pasar luar negeri impian melalui pengalaman berkendara
harus dihindari dan bahwa banyak sepeda motor, dengan memberikan
kepada pengendara sepeda motor dan

28
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

masyarakat umum lini sepeda motor 3. Apa yang akan terjadi jika
yang berkembang, dan produk dan perusahaan mengubah harga yang
layanan bermerek, di segmen pasar telah ada?
terpilih. HD menawarkan berbagai 4. Bagaimana cara meningkatkan
keperluan sepeda motor lengkap, suku pangsa pasar dari strategi
cadang, aksesoris, pakaian dan penetapan harga yang dilakukan?
barang-barang unik. Lisensi strategis
dari merek HD membantu menciptakan TINJAUAN PUSTAKA
penggemar Harley-Davidson generasi Dimensi dari Penawaran Produk
masa depan. Internasional
HD merayakan tahun ulang ke- Dalam menawarkan produk agar
100 pada tahun 2003. Di abad dapat diterima oleh pasar
sebelumnya, perusahaan berhasil internasional, perlu terlebih dahulu
menciptakan citra merek yang kuat memeriksa apa sajakah yang
dan pelanggan setia dalam pasar. memberikan kontribusi dalam
Sebagian besar nilai dari sebuah Harley menawarkan produk secara total.
terletak pada - tampilan, suara dan Kotler dalam Hollensen (2011)
ikon telah membuatnya menjadi menyarankan lima tingkat dalam
sebuah simbol Amerika. Sepeda penawaran produk yang harus
merupakan sesuatu yang sangat dipertimbangkan oleh pemasar untuk
mendasar - keinginan untuk membuat produk yang menarik bagi
kebebasan, petualangan dan pasar internasional. Dalam dimensi
individualisme. produk pada Gambar 1 tidak hanya
memuat sifat fisik inti, tetapi juga
Rumusan Masalah unsur-unsur tambahan seperti
1. Bagaimana strategi penetapan kemasan, branding dan layanan purna
harga yang dilakukan oleh jual yang membentuk paket total untuk
perusahaan? pembeli.
2. Bagaimana positioning pasar atas
strategi penetapan harga yang
dilakukan perusahaan?

Gambar 1. Tiga Tingkatan Produk (Hollensen, 2011)

Kita juga dapat melihat dari Sebuah UKM yang melakukan


Gambar 1 bahwa lebih mudah untuk ekspor untuk pertama kalinya, dengan
membakukan manfaat produk inti (fitur sedikit pengetahuan tentang
fungsional, kinerja, dll) daripada untuk lingkungan pasar yang dimasuki,
standarisasi layanan dukungan, yang kemungkinan akan menetapkan harga
sering harus disesuaikan dengan yang akan memastikan bahwa
budaya bisnis dan kadang-kadang pendapatan penjualan yang dihasilkan
untuk pelanggan individual. dapat menutup biaya yang dikeluarkan.
Adalah penting bahwa perusahaan
Faktor-faktor yang mempengaruhi mengakui bahwa struktur biaya produk
keputusan harga internasional ini sangatlah signifikan, tetapi tidak

29
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

boleh dianggap sebagai penentu diintegrasikan dengan elemen lain dari


tunggal ketika menetapkan harga. bauran pemasaran global.
Kebijakan harga adalah strategi Gambar 2 menyajikan kerangka
penting dan senjata taktik kompetitif umum untuk keputusan penetapan
yang kontras dengan unsur-unsur lain harga internasional. Menurut model ini,
dari bauran pemasaran global, sangat faktor yang mempengaruhi harga
terkendali dan murah untuk diubah dan internasional dapat dibagi menjadi dua
diterapkan. Oleh karena itu strategi kelompok utama (Faktor internal dan
penetapan dan tindakan harga harus eksternal) dan empat sub kelompok.

Gambar 2. Penetapan harga Internasional (Hollensen, 2011)

Strategi Penetapan Harga pasar harus bersedia membayar harga


Internasional tinggi. Semakin banyak segmen yang
Dalam menentukan tingkat harga ditargetkan dan lebih banyak produk
untuk produk baru, terdapat alternatif disediakan harga diturunkan secara
umum (Hollensen, 2011): bertahap. Keberhasilan skimming
1. Skimming tergantung pada kemampuan dan
Dalam strategi ini harga yang kecepatan reaksi kompetitif.
tinggi dibebankan pada pasar teratas, Produk harus dirancang untuk
dengan tujuan untuk mencapai menarik konsumen makmur dan
kontribusi setinggi mungkin dalam menuntut, menawarkan fitur
waktu yang singkat. Pemasar yang tambahan, kenyamanan yang lebih
menggunakan pendekatan ini produk besar, variabilitas atau kemudahan
harus unik, dan beberapa segmen pengoperasian. Dengan skimming,

30
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

perusahaan menghadapi pangsa pasar pendapatan tambahan mungkin


yang rendah namun dengan margin sebanyak dengan menawarkan
yang tinggi. harga jual yang rendah.
2. Market pricing
Jika produk serupa sudah ada di Penetapan Harga Lintas Negara
pasar sasaran, penetapan harga pasar Masalah utama bagi perusahaan
dapat digunakan. Harga konsumen adalah bagaimana untuk
akhir adalah didasarkan pada harga mengkoordinasikan harga antar
yang kompetitif. Pendekatan ini negara. Ada dua kekuatan penting
menyaratkan eksportir untuk memiliki yang berlawanan: pertama, untuk
pengetahuan menyeluruh tentang mencapai posisi yang sama di pasar
biaya produk, serta keyakinan bahwa yang berbeda dengan mengadopsi
siklus hidup produk yang cukup sebagian besar harga yang baku, dan
panjang untuk menjamin agar dapat kedua, untuk memaksimalkan
masuk ke pasar. Ini adalah pendekatan keuntungan dengan menyesuaikan
reaktif dan dapat menyebabkan harga untuk kondisi pasar yang
masalah jika volume penjualan tidak berbeda. Dalam menentukan apakah
pernah naik ke tingkat yang cukup harga harus distandarisasi dalam
untuk menghasilkan return yang melintasi batasan negara, dua
memuaskan. Meskipun perusahaan pendekatan dasar muncul (Hollensen,
biasanya menggunakan penetapan 2011):
harga sebagai alat diferensiasi manajer 1. Standardisasi harga. Hal ini
pemasaran global mungkin tidak didasarkan pada penetapkan
memiliki pilihan lain selain menerima harga untuk produk saat
harga pasar yang berlaku di dunia. meninggalkan pabrik. Yaitu
3. Penetrasi harga melakukan penetapkan harga
Sebuah kebijakan harga penetrasi dunia yang tetap di markas
digunakan untuk merangsang perusahaan. Harga dunia yang
pertumbuhan pasar dan menangkap tetap ini kemudian diterapkan di
pangsa pasar dengan sengaja semua pasar setelah
menawarkan produk dengan harga memperhitungkan faktor-faktor
rendah. Pendekatan ini memerlukan seperti nilai tukar mata uang asing
pasar massal, pelanggan yang sensitif dan keberagaman regulasi. Bagi
terhadap harga dan penurunan biaya perusahaan, ini adalah upaya
per unit melalui economies of scale dan strategi yang berisiko rendah,
efek kurva pengalaman. Asumsi dasar tetapi tidak dibuat untuk
bahwa harga yang lebih rendah dapat merespon kondisi lokal sehingga
meningkatkan penjualan akan gagal tidak ada upaya dibuat untuk
jika pesaing utama menurunkan harga memaksimalkan keuntungan.
mereka ke tingkat yang rendah secara Namun, strategi harga mungkin
bersamaan. Bahaya lain adalah bahwa cocok jika perusahaan menjual
harga mungkin diatur begitu rendah kepada pelanggan yang sangat
sehingga mereka tidak kredibel untuk besar, yang memiliki perusahaan
konsumen. Ada tingkat kepercayaan di beberapa negara.
untuk harga yang rendah di mana 2. Diferensiasi harga. Hal ini
konsumen dapat kehilangan memungkinkan setiap anak
kepercayaan dalam kualitas produk. perusahaan lokal atau mitra
Motif untuk harga pada tingkat (agen, distributor, dll) untuk
rendah di pasar asing tertentu mungkin menetapkan harga yang dianggap
mencakup: paling sesuai untuk kondisi
Persaingan lokal yang intensif dari setempat, dan tidak ada usaha
perusahaan-perusahaan pesaing. yang dibuat untuk
Rendahnya tingkat pendapatan mengkoordinasikan harga antar
konsumen lokal. negara. Penelitian empiris lintas
Beberapa perusahaan berpendapat budaya telah menemukan
bahwa, karena biaya R & D dan perbedaan yang signifikan dalam
overhead lainnya yang dapat karakteristik pelanggan, preferensi
ditutupi oleh penjualan di negara dan perilaku pembelian di
asal, ekspor merupakan kegiatan berbagai negara Kelemahan dari
marjinal yang dimaksudkan 'diferensiasi harga' adalah
semata-mata untuk membawa kurangnya kontrol yang dimiliki

31
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

atas harga yang ditetapkan oleh kemungkinannya. Kerangka Solberg


operasi anak perusahaan atau dalam Hollensen (2011) yang
mitra eksternal. Harga yang menangkap hal ini yang dapat
berbeda secara signifikan dapat mengarah pada konsekuensi yang
ditetapkan di pasar yang cukup penting bagi perilaku penetapan
berdekatan, dan ini bisa berakibat harga ekspor perusahaan di pasar luar
buruk pada citra perusahaan negeri. Solberg menunjukkan bahwa
multinasional. Hal ini juga perilaku strategis perusahaan
mendorong penciptaan impor internasional dibentuk terutama oleh
paralel/abu-abu pasar, dimana dua dimensi: (a) tingkat globalisasi
produk dapat dibeli di satu pasar perusahaan (ukuran terkait pasar) dan
dan dijual di tempat lain. (b) derajat kesiapan untuk
internasionalisasi (ukuran dari
Taksonomi Penetapan Harga kemampuan perusahaan untuk
Internasional menanggapi faktor-faktor tersebut).
Seperti yang kita bahas Kedua dimensi ini brtujuan unutk
sebelumnya, keputusan harga dalam menunjukkan di mana keadaan
lingkungan internasional cenderung perusahaan harus tinggal di rumah,
menjadi fungsi interaksi antara memperkuat posisi global atau sesuatu
kompleksitas eksternal pasar terkait di antaranya. Dalam Gambar 3
yang membentuk perusahaan operasi taksonomi harga internasional
dan kemampuan perusahaan untuk diusulkan bersama dua dimensi.
merespon secara efektif terhadap

Gambar 3. Taksonomi Praktik Penetepan Harga Internasional (Hollensen, 2011)

Sebuah industri global didominasi dipengaruhi oleh globalisme dari


oleh beberapa perusahaan saja, lingkungan yang kompetitif di mana ia
banyak pesaing utama yang mengatur akan beroperasi.
di pasar dunia dalam kategori produk Pada dimensi lain, kesiapan untuk
mereka. Dengan demikian tingkat internasionalisasi, perusahaan yang
globalisme sepanjang dimensi berpengalaman menemukan bahwa
globalisme industri dianggap bervariasi penetapan harga internasional menjadi
antara dua ekstrem: monopoli di salah masalah yang lebih rumit, meskipun
satu ujung (kanan) dan persaingan mereka menggunakan tambahan
skala kecil di lain sisi (kiri). Implikasi sumber daya untuk mengumpulkan
strategis dari perspektif ini adalah dan memproses sejumlah besar
bahwa pemain monopolistik dan informasi. Perusahaan-perusahaan ini
oligopolistik global akan menjadi memiliki kesiapan internasional yang
penentu harga, sedangkan perusahaan diperlukan untuk mengimbangi efek
dalam pasar skala kecil (multilokal) dari penurunan harga ketika mereka
akan terkena imbas, sehingga perlu menembus pasar baru atau
untuk mengikuti harga pasar. Meskipun menanggapi serangan kompetitif,
kebanyakan perusahaan berada di sehingga menjadi lebih percaya diri
antara dua ujung ini, kami percaya dalam menetapkan strategi harga dan,
bahwa leverage dari perusahaan dapat menikmati pangsa pasar yang
internasional dalam strategi lebih tinggi dalam pasar ekspor.
penetapkan harga yang akan sangat Sebaliknya, perusahaan-perusahaan

32
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

kecil dan tidak berpengalaman kehilangan kesempatan potensi bisnis


tampaknya terlalu lemah baik dalam internasional.
hubungannya dengan mitra lokal
mereka dan dalam hal menghasilkan Tipe 2: perusahaan mengikuti
wawasan pasar lokal untuk dapat harga global
menentukan tingkat harga yang efektif Perusahaan yang masuk dalam sel
untuk produk mereka di pasar luar pengikut harga global memiliki
negeri. Oleh karena itu, mereka keterbatasan kesiapan untuk
cenderung untuk memiliki porsi yang internasionalisasi. Sebaliknya,
lebih kecil di pasar mereka dan bagaimanapun, perusahaan yang
mengikuti praktek penetapan harga mengikuti harga global sering kali lebih
pesaing mereka atau pemimpin termotivasi dalam memperluas
segmen. keterlibatan pasar internasional
Melihat kerangka ini, kita mereka, karena mereka 'didorong' oleh
berasumsi bahwa, eksportir pasar global. Perusahaan dalam sel ini
internasional yang berpengalaman diharapkan untuk menetapkan harga
akan cenderung untuk memusatkan standar di semua negara karena pasar
keputusan harga mereka dan akan internasional yang berhubungan
lebih memilih kontrol yang tinggi atas memiliki kurang lebih tingkat harga
keputusan tersebut, sedangkan yang yang sama.
lebih kecil, sering kali yang baru untuk Mengingat posisi marginal mereka
ekspor dan perusahaan internasional di pasar global, perusahaan-
yang tidak berpengalaman akan perusahaan tersebut memiliki posisi
cenderung untuk bereksperimen tawar yang terbatas dan dapat dipaksa
dengan desentralisasi dan sering untuk menggunakan tingkat harga
oportunistik dalam perilaku penetapan yang ditetapkan oleh pemimpin pasar
harga di pasar mereka. global, sering kali pelanggan global
Berikut ini membahas karakteristik yang sangat besar.
masing-masing dari prototipe keempat
strategi dalam Gambar 3. Tipe 3: perusahaan yang mengatur
harga multilokal
Tipe 1: perusahaan mengikuti Perusahaan dalam sel ini pemasar
harga lokal internasional dipersiapkan dengan baik
Dalam sel ini perusahaan dengan posisi yang baik di pasar lokal.
(produsen) hanya akan memiliki Biasanya mereka mampu menilai
pengalaman internasional yang kondisi pasar lokal melalui analisis
terbatas, dan akibatnya, perusahaan mendalam dan evaluasi informasi
ekspor lokal menengah (agen atau pasar, membangun sistem intelijen
distributor) akan berfungsi sebagai pasar dan/atau pengetahuan pasar.
informan kunci bagi perusahaan. Mereka cenderung memiliki kontrol
Informasi asimetri ini dapat ketat jaringan distribusi pasar lokal
menimbulkan bahaya bahwa ekspor mereka melalui sistem informasi dan
menengah mungkin menyesatkan umpan balik.
eksportir dengan melakukan Berbeda dengan rekan-rekan lokal
oportunisme atau mengejar tujuan mereka yang sebagai pengikut harga
dalam konflik dengan eksportir yang (tipe 1), Namun, perusahaan tersebut
dapat menyebabkan biaya transaksi sering memimpin harga di pasar lokal
lebih lanjut. Karena keterbatasan mereka dan mendasarkan strategi
pengetahuan pasar, eksportir harga mereka terutama pada kondisi
cenderung untuk menghitung harga pasar lokal di setiap pasar. Mengingat
secara sederhana dan kemungkinan orientasi multidomestiknya,
besar atas dasar biaya dan informasi perusahaan ini cenderung menggeser
(kadang-kadang tidak memadai atau kewenangan pengambilan keputusan
bias) dari perantara ekspor lokal. harga kepada manajer anak
Dalam kasus ekstrim seperti eksportir perusahaan lokal, meskipun personil
akan merespon hanya untuk markas mereka terus memantau tren
penawaran yang tidak diminta dari luar penjualan di setiap pasar lokal.
negeri, dan akan cenderung mengikuti Perusahaan dalam sel ini menghadapi
prosedur penetapan harga berdasarkan tantangan impor dari pasar abu-abu di
informasi biaya internal, sehingga pasar lokal mereka yang termotivasi
oleh peluang bagi produsen yang lebih

33
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

murah untuk mengeksploitasi Belgia dan Perancis, harga minuman


perbedaan harga di pasar. mereka rendah.
Terpstra dan Sarathy dalam Marsh
Tipe 4: perusahaan pemimpin (2000), menunjukkan bahwa ada
harga global beberapa faktor yang penting dalam
Perusahaan dalam sel ini menetapan harga internasional.
memegang posisi yang kuat di pasar Kerangka kerja mereka meninjau
utama dunia. Mereka mengelola tingkat perusahaan, produk tertentu,
kelancaran fungsi jaringan pemasaran, pasar tertentu, dan faktor lingkungan
terutama operasi melalui mode entri yang masing-masing merupakan faktor
hirarkis atau dalam kombinasi dengan yang berpengaruh terhadap penetapan
mode menengah seperti usaha harga luar negeri. Konsep mereka
patungan atau aliansi di pasar utama membuka pikiran kita pada pertanyaan
dunia. Perusahaan tipe 4 bersaing dan menganalisis isu-isu tertentu,
dengan sejumlah pesaing utama di tetapi tidak memberikan kita dengan
masing-masing pasar, mirip dengan konsep yang memadai untuk
oligopoli global (atau regional). Ciri menganalisis lingkungan mikro, yang
khas pemain oligopoli, mereka berperan dalam menentukan harga
cenderung memiliki tantangan produk internasional.
mekanisme transparansi harga lintas Penetapan harga dalam
negara, mengelola kendala global (atau pemasaran internasional dipengaruhi
regional), seperti pola permintaan dan pada tiga tingkat, yaitu tingkat
mekanisme regulasi pasar, dan internal, yang memperhitungkan return
pengaturan harga pan regional (yaitu on investment, volume penjualan yang
di Uni Eropa). Pemimpin harga global diperlukan dan faktor biaya. Struktur
cenderung mempertahankan tingkat perusahaan juga merupakan pengaruh
harga yang relatif tinggi di pasar internal yang signifikan, misalnya,
mereka, meskipun mungkin tidak sebuah perusahaan yang telah memilih
seefektif pesaing multilokal mereka. sebuah struktur `payung' tidak
Dibandingkan dengan perusahaan mungkin memiliki kontrol harga
pemimpin harga global, yang pengatur terpusat.
harga multilokal lebih efektif dalam Unsur inti dari kelangsungan hidup
mendirikan hambatan masuk lokal, internasional adalah biaya produksi dan
seperti kepemimpinan merek, memiliki pemasaran produk, yang pasti harus
hubungan yang lebih dekat dengan dipertimbangkan. Tingkat makro
distributor lokal dan pemahaman yang menggabungkan beberapa elemen
mendalam tentang kondisi lokal di seperti pembatasan oleh pemerintah.
masing-masing pasar lokal, sehingga Tahap siklus bisnis, nilai tukar, dan
melindungi diri dari persaingan harga faktor budaya juga mempengaruhi
internasional. keputusan harga. Misalnya, pasar Cina
kini telah memasuki tahap
Menentukan Harga Produk pertumbuhan dalam siklus hidup dan
Internasional pangsa pasar di pasar Cina akan
Kewajiban Strategi pemasaran semakin tergantung pada strategi
internasional adalah untuk harga yang kompetitif.
mencocokkan organisasi dengan 1. Struktur Kompetitif
lingkungannya. Jika lingkungan bisnis Hati-hati mengevaluasi kebijakan
meluas secara internasional maka harga pesaing sebelum menetapkan
lingkungan nasional menjadi signifikan harga di pasar internasional adalah
dalam pembangunan perusahaan. Di sama pentingnya seperti pada pasar
negara asalnya, Heineken diposisikan domestik. Tingkat persaingan di pasar
sebagai bir harga menengah, yang di sering sangat terkait dengan tahap
restoran dan bar dapat dibandingkan siklus hidup produk di berbagai negara.
dengan harga minuman ringan dan air Harga mustard yang tertekan dalam
mineral. Secara internasional, pasar Perancis, adalah dampak dari
Heineken menggunakan strategi harga pasar cuka yang cepat turun.
positioning harga global premium dan Harga tinggi yang diminta oleh mustard
kualitas tinggi. Demikian pula, tampaknya mendorong pelanggan
Kronenbourg dan Stella Artois yang pergi.
memakai harga premium, minuman 2. Struktur Harga
eksklusif di Inggris, sedangkan di

34
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

Sebagaimana dikemukakan dalam ditawarkan oleh staf. Struktur pasar


kasus Heineken, produk dapat merupakan penentu utama yang
diposisikan dengan harga tinggi dalam memungkinkan penetapan harga
satu negara dan harga yang rendah di produk yang tinggi.
negara lain. Ini bisa dikaitkan dengan 4. Perilaku konsumen
struktur harga pasar internasional, Greaves dalam Marsh (2000)
dilihat di sini sebagai penentu utama menyatakan bahwa Bukan biaya
kebijakan harga produk. bahan yang menentukan nilai produk,
Pertimbangkan, pasar air kemasan melainkan persepsi pelanggan atas
botol di Italia. Pasar selama beberapa nilai''. Di Cina misalnya, harga
dekade terakhir telah meningkat dikatakan sebagai penentu utama
dibandingkan dengan pasar minuman dalam keputusan pembelian untuk
ringan lainnya. Konsumsi air kemasan sebagian besar penduduk''. Harga pada
di Italia sekarang merupakan di antara dasarnya ditentukan oleh jumlah
yang tertinggi di Eropa. Dengan harga konsumen yang bersedia membayar
rata-rata di Italia sekitar 25 persen untuk produk dan sikap mereka atas
lebih rendah daripada di negara-negara citra dan positioning.
tetangga. Permintaan menurun selama Pasar makanan beku Jerman,
dua tahun terakhir untuk dua alasan - misalnya, telah menemukan bahwa
pertama, musim panas yang relatif dengan mengurangi harga, pelanggan
dingin, dan kedua, industri cenderung terpikat ke pasar. Penjualan juga
menggunakan harga untuk menjadi semakin berorientasi pada
merangsang permintaan bukan dengan paket yang lebih besar''. Dimana
teknik pemasaran lainnya. Pasar konsumen tampaknya didorong oleh
mencapai kematangan dan harga yang harga, yang organisasi mungkin
sangat rendah, permintaan tidak dapat menemukan pentingnya bahwa mereka
lebih dirangsang oleh harga yang lebih menjunjung tinggi harga yang
rendah dalam konsentrasi pasar kompetitif, sementara citra kemudian
dengan tingkat harga yang tinggi. menjadi asosiasi yang penting.
Untuk menyoroti pentingnya harga
pasar rata-rata, kami meninjau METODE
perusahaan Jerman, Terme San Andrea Tinjauan dari berbagai literatur
di Italia. Mereka mengatakan bahwa telah dilakukan untuk membahas suatu
karena mengurangi harga rata-rata, kasus yang ada di suatu perusahaan,
volume turun 40 persen. yang dalam hal ini adalah Harley-
3. Struktur Distribusi Davidson. Harley-Davidson (HD)
Struktur distribusi pasar mempertahankan hubungan dekat
internasional juga akan menentukan dengan pelanggannya melalui berbagai
harga produk. Dalam setiap pasar, program (Harley Owners Group),
akan ada struktur yang berbeda, yang penawaran produk dan acara seperti
memberikan perbedaan tingkat Daytona bike week, motor shows dan
pemasok dan kekuatan pembeli perkumpulan, dll. Namun, perusahaan
mempengaruhi fleksibilitas keputusan ini menghadapi persaingan ketat dari
harga. Misalnya, struktur distribusi produsen Jepang, khususnya Honda
pasar makanan beku di Jerman dan Yamaha. Kekuatan Harley-
merupakan penentu utama pada Davidson adalah citra mereknya dalam
harga. Penjualan melalui outlet diskon pasar, namun lemah terkait dengan
cenderung tumbuh selama beberapa kapasitas produksi dan pemenuhan
tahun terakhir dan dibaagi menjadi permintaan untuk produk-produknya.
penjualan melalui supermarket kecil HD mencoba untuk terus memperkuat
dan pengecer makanan tradisional. strategi positioning dengan
Distributor dalam industri anggur membangun slogan Own an American
Australia, yang sebagian besar adalah Icon'.
khusus gerai anggur ritel dan outlet di Sebagaimana usia rata-rata
kebun-kebun anggur menawarkan pelanggannya naik, dan penjualan
layanan pelanggan tingkat tinggi untuk jatuh, Harley-Davidson menghadapi
menangkap kebiasaan dari pelanggan tugas menarik pelanggan muda.
ekonomi atas. Hal ini dicapai melalui Bagian dari membangun kembali
mengundang pelanggan untuk sampel citranya termasuk merilis sebuah
produk, didukung oleh pengetahuan sepeda motor baru, Buell, yang
produk yang luar biasa yang dirancang bagi para profesional muda.

35
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

Menurut Dewan Industri Sepeda Motor, inovasi terbaruseperti yang ada pada
segmen wanita sekitar 11 persen dari BuellHarley Davidson menghilangkan
jumlah populasi pengendara sepeda ciri khas yang sudah lama terbentuk,
motor. maka inovasi tersebut justru akan
Kompetisi harga internasional mengaburkan positioning Harley-
semakin ketat. Dibandingkan dengan Davidson itu sendiri. Menghilangkan
model serupa dari Honda, Harley- ciri khas berarti akan mengubah
Davidson masih memiliki 30 persen persepsi konsumen atas citra merek.
harga lebih mahal; meskipun Ataman dan Ulengin (2003)
pengendara Harley masih mengenakan mengemukakan bahwa produk yang
T-shirt bertuliskan "Saya lebih suka mampu mempertahankan citra akan
mendorong Harley daripada berdampak positif terhadap penjualan,
mengendarai Honda. selain itu perubahan pada citra merek
Saat ini, penjualan luar negeri akan menyebabkan perubahan
sepeda motor Harley di luar Amerika preferensi merek. Hal yang sama juga
Serikat adalah sekitar 25 persen dari telah dinyatakan oleh Adil (2012),
total tahunan. Motor besar di Eropa, dimana citra merek berpengaruh positif
tidak semahal harga Harley. Pada dan signifikan terhadap penjualan.
tahun 2005, pangsa pasar HD di Eropa Harley-Davidson menetapkan
pada segmen motor besar (>650 cc) harga premium pada pruduknya. Hal
adalah sekitar 9 persen. Pemimpin ini mengingat adanya ciri khas yang
pasar 2004 di Eropa adalah Honda, kuat pada produknya. Untuk pasar
Yamaha, Suzuki dan BMW, masing- variannya, Harley-Davidson mungkin
masing dengan sekitar 15 persen dari adalah pemimpin utama di dunia.
pangsa pasar. Sebagaimana yang telah disebutkan di
Pada tanggal 15 Oktober 2009, atas, Harley-Davidson memiliki pesaing
Harley-Davidson Inc. mengumumkan di pasar Eropa yaitu Honda, Yamaha,
berakhirnya produksi sepeda motor Suzuki dan BMW yang memiliki harga
Buell untuk lebih fokus pada merek rata-rata pasar di bawah Harley-
Harley-Davidson. Davidson.
Jika berbicara mengenai citra
PEMBAHASAN merek, pesaing-pesaing Harley-
Secara teoritis, strategi penetapan Davidson memiliki pencitraan pada
harga yang dilakukan oleh Harley- jenis motor sport, city bike, atau motor
Davidson dalam kasus di atas adalah harian. Jenis-jenis tersebut jelas tidak
strategi skimming. Dalam strategi ini, sebanding dengan pencitraan varian
harga yang tinggi dibebankan pada motor-motor Harley-Davidson. Hal ini
konsumen yang memiliki budget tinggi membuktikan bahwa sudah memiliki
(Hollensen 2011). Pemasar yang brand image yang kuat.
menggunakan pendekatan ini harus Persoalan yang dihadapai Harley-
memiliki produk yang unik, dan Davidson adalah meningkatkan pangsa
beberapa segmen pasar harus bersedia pasar Eropa yang memiliki rata-rata
membayar harga tinggi. Keberhasilan harga yang lebih rendah. Pertanyaan
skimming tergantung pada yang muncul adalah apakah
kemampuan dan kecepatan reaksi menyesuaikan harga adalah keputusan
kompetitif. Dengan skimming, Harley- yang tepat. Hal ini pada dasarnya
Davidson menghadapi pangsa pasar tergantung orientasi dari pihak
yang rendah namun dengan margin manajemen Harley-Davidson sendiri.
yang tinggi. Pertama, jika manajemen Harley-
Produk Harley-Davidson harus Davidson lebih berorientasi pada
dirancang untuk menarik konsumen industri dan mengejar profit, tentu
kelas atas dan menawarkan fitur mengubah atau yang dalam hal ini
tambahan, kenyamanan yang lebih adalah menurunkan harga sebesar
besar, variabilitas maupun kemudahan hampir sepertiga adalah keputusan
perawatan. Namun, inovasi dan yang tepat. Diturunkannya harga akan
variabilitas pun harus diperhatikan meningkatkan daya beli pasar sehingga
agar tidak menghilangkan unsur-unsur dapat meningkatkan penjualan.
ciri khas yang telah ada pada Harley- Peningkatan penjualan tersebut pada
Davidson. Selama ini, Harley-Davidson akhirnya akan tercermin pada pangsa
memiliki citra kebebasan, jiwa liar, pasar. Jika hal ini dilakukan, maka
petualangan dan kejantanan. Jika pada sepeda motor Harley-Davidson akan

36
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

semakin banyak beredar di jalanan, kebutuhan untuk menetapkan harga


menjadi motor massal, dan hilangnya sebuah produk atau jasa baru, manajer
kesan eksklusif yang dirasakan tidak memiliki preferensi untuk memilih
pengendaranya. antara rasional, pendekatan analitik
Orientasi kedua adalah tetap dan intuitif, pendekatan emosional.
mempertahankan citra merek yang Mereka harus menggabungkan kedua
kuat dengan tidak mengubah atau pendekatan dalam rangka untuk
menurunkan harga secara drastis. mengatur harga secara lebih efektif.
Sebagaimana yang telah diungkapkan Intuisi kemudian dapat menjadi
oleh Sutrisna (2002), salah satu faktor pelengkap keputusan penetapan harga
yang mempengaruhi citra merek yang tepat setelah proses analitis dan
adalah persepsi konsumen atas harga ilmiah menyeluruh. Proses ini,
produk, dimana konsumen akan lebih dilakukan oleh para ahli harga, dapat
percaya diri jika menggunakan produk membantu pengambil keputusan dalam
yang mahal. Menurunkan harga sama mempersempit rentang keputusan dan
saja dengan menurunkan citra merek menghapus banyak ketidakpastian dan
yang telah dibangun. Dari segi ambiguitas yang timbul dari proses
pemasaran keunggulan memiliki citra penetapan harga. Perusahaan yang
merek adalah sebagai berikut (Rahayu mengadopsi penetapan harga berbasis
2011): nilai telah memperkuat sisi ilmiah dan
1. Peluang bagi produk/merek untuk analitis dari proses pengambilan
terus mengembangkan diri dan keputusan dan telah meninggalkan
memiliki prospek bisnis yang sedikit ruang untuk kesalahan di
bagus. dalamnya.
2. Menciptakan loyalitas konsumen Untuk memperluas pangsa
3. Membantu dalam efisiensi pasarnya di Eropa, hal yang paling
marketing, karena merek telah umum dilakukan adalah dengan iklan.
berhasil dikenal dandiingat oleh Namun, karena pangsa pasar yang
konsumen. dikembangkan berada di luar negara
4. Membantu dalam menciptakan asal, maka perbedaan budaya akan
perbedaan dengan pesaing. menjadi relevan. Orth, Koenig dan
Semakin merek dikenal oleh Firbasova (2007) menyimpulkan bahwa
masyarakat, maka respon emosional, kesadaran dan sikap
perbedaan/keunikan baru yang akan berbeda menurut negara
diciptakan perusahaan akan berbeda, dan karenanya pesan dalam
mudah dikenali konsumen. iklan juga perlu diperhatikan.
Untuk alasan ini, Harley-Davidson Ketika iklan global
sebaiknya tidak mengubah harga untuk mempertahankan strategi positioning
mempertahankan citra mereknya. yang sama sementara memodifikasi
Terdapat tiga pendekatan utama elemen bauran pemasaran untuk
untuk Harley-Davidson dalam mengidentifikasi target pasar adalah
penetapan harga - berbasis biaya, sesuatu yang sangat penting (Seintz
berbasis kompetisi dan berbasis nilai - dan Handojo 1997). Sebagaimana
ketiganya dianggap superior oleh para orang Amerika dan Eropa bepergian
akdemisi pemasaran dan praktisi harga dengan bebas melintasi perbatasan,
(Liozu dan Hinterhuber 2012). Tapi gambaran global akan penting bagi
hanya beberapa perusahaan industri keberhasilan suatu produk.
telah menerapkannya, yang mana Memvariasikan elemen bauran
pendekatan berbasis biaya dan pemasaran, seperti kemasan produk,
berbasis persaingan terus memainkan harga distribusi, atau promosi, akan
peran yang dominan dalam praktek menyesuaikan produk ke audiens yang
penetapan harga industri. dimaksudkan. Oleh karena itu,
Pendekatan berbasis nilai, pemasar mungkin mempertimbangkan
menyoroti peran pakar internal dan tidak hanya produk dan
konsultan dari ''pusat'' atau tim kemampuannya untuk mencerminkan
penetapan harga pusat yang tema universal atau keinginan individu,
mendukung, menguji dan memvalidasi tetapi juga strategi positioning.
keputusan harga. Sedangkan Mempertahankan citra merek di
pendekatan berbasis biaya dan luar negara asal adalah hal yang penuh
berbasis kompetisi lebih bersifat tantangan. Koubaa (2008) menemukan
intuitif. Ketika dihadapkan dengan bahwa negara asal merek memiliki

37
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

dampak yang signifikan pada persepsi harus bersedia membayar harga tinggi.
citra merek. Citra merek yang baik inovasi dan variabilitas pun harus
akan berkurang jika produksi dialihkan diperhatikan agar tidak menghilangkan
ke nagara selain negara asal. unsur-unsur ciri khas yang telah ada
Bagaimana Harley-Davidson pada Harley-Davidson.
menyikapi persoalan ini tentu kembali Jika manajemen lebih berorientasi
lagi pada orientasi manajemen. Jika pada industri dan mengejar profit,
Harley-Davidson ingin menyesuaikan maka mengubah atau yang dalam hal
dengan harga pasar serta produksi ini adalah menurunkan harga sebesar
massal, maka mendirikan pabrik di hampir sepertiga adalah keputusan
Eropa adalah pilihan yang sah. Namun, yang tepat. Namun, apabila Harley-
dengan melakukan produksi di Amerika Davidson ingin tetap mempertahankan
adalah keputusan yang sesuai jika citra merek yang kuat, maka sebaiknya
Harley-Davidson ingin tetap tidak mengubah atau menurunkan
mempertahankan citra merek. harga secara drastis. Sebagai acuan,
Pangsa pasa juga dapat terdapat tiga pendekatan utama untuk
ditingkatkan dengan cara membentuk Harley-Davidson gunakan dalam
komunitas merek. Sebenarnya penetapan harga, yaitu berbasis biaya,
pembentukan komunitas merek lebih berbasis kompetisi dan berbasis nilai.
cenderung pada mempertahankan Untuk memperluas pangsa
pangsa pasar yang sudah ada dengan pasarnya di Eropa, hal yang paling
memlihara loyalitas merek konsumen. umum dilakukan adalah dengan iklan.
Komunitas merek menyediakan ruang Namun, respon emosional, kesadaran
di mana pelanggan dapat langsung dan sikap akan berbeda menurut
berpartisipasi akan sangat efektif negara berbeda, dan karenanya pesan
dalam meningkatkan loyalitas dalam iklan di negara yang berbeda
pelanggan terhadap merek (Hur, Ahn & juga perlu diperhatikan. Pemasar
Kim. 2011). Komunitas merek adalah sebaiknya mempertimbangkan tidak
ruang yang berguna di mana hanya produk dan kemampuannya
konsumen terlibat, bertukar informasi yang mencerminkan tema universal
yang relevan di antara anggota, dan atau keinginan individu, tetapi juga
memperluas pemahaman mereka strategi positioning.
tentang merek. Komunitas merek juga Citra merek yang baik akan
dapat menghasilkan banyak pesan dari berkurang jika produksi dialihkan ke
mulut ke mulut yang positif dalam nagara selain negara asal. Jika Harley-
strategi pemasaran mereka. Karena Davidson ingin menyesuaikan dengan
partisipasi pelanggan sering harga pasar serta produksi massal,
menyebabkan kegiatan loyalitas maka mendirikan pabrik di Eropa
merek, komunitas merek harus adalah pilihan yang sah. Namun,
dianggap sebagai alat untuk dengan melakukan produksi di Amerika
meningkatkan efektivitas pemasaran. adalah keputusan yang sesuai jika
Dalam kaitannya dengan menarik Harley-Davidson ingin tetap
pelanggan baru, sebagaimana yang mempertahankan citra merek.
telah disebutkan di atas, komunitas Pangsa pasa juga dapat
merek dapat membentuk loyalitas ditingkatkan dengan cara membentuk
merek dan menghasilkan banyak pesan komunitas merek. komunitas merek
dari mulut ke mulut yang positif. dapat membentuk loyalitas merek dan
Komunitas merek juga dapat menghasilkan banyak pesan dari mulut
menghasilkan eksposur bagi pelanggan ke mulut yang positif.
baru, misalnya dengan mengadakan
touring dan motorshow sebagai
penegasan eksistensi mereka di pasar
Eropa. DAFTAR PUSTAKA

KESIMPULAN Adil, M 2012, The influence of brand


Strategi penetapan harga yang image on sales, Journal of Basic
dilakukan oleh Harley-Davidson dalam and Applied Scientific Research,
kasus di atas adalah strategi skimming. vol. 2, no. 4, viewed 1 Oktober
Pemasar yang menggunakan 2012,
pendekatan ini harus memiliki produk http://www.textroad.com/pdf/JB
yang unik, dan beberapa segmen pasar ASR/J.%20Basic.%20Appl.%20S

38
Jurnal KompilekVol. 6 No. 1 Juni 2014

ci.%20Res.,%202(4)3552- Intelligence & Planning, vol. 18,


3556,%202012.pdf no. 4, pp. 200205, (online
Ataman, B & lengin, B 2003, A Emerald).
note on the effect of brand Orth, UR, Koenig, HF & Firbasova, Z
image on sales, Journal of 2007, Cross-national differences
Product & Brand Management, in consumer response to the
vol. 12, no. 4, pp. 237-250, framing of advertising messages:
(online Emerald). An exploratory comparison from
Hollensen, S 2011, Global marketing: Central Europe, European
a decision-oriented approach, Journal of Marketing, vol. 41, no.
Pearson Education Limited, 3/4, pp. 327-348, (online
Edinburgh. Emerald).
Hur, WM, Ahn, KH & Kim, M 2011, Rahayu, A 2011, Pengertian
Building brand loyalty through positioning, viewed 2 Oktober
managing brand community 2012,
commitment, Management http://ekonomiaccountancy.blog
Decision, vol. 49, no. 7, pp. spot.com/2011/12/pengertian-
11941213, (online Emerald). positioning.html
Koubaa, Y 2008, Country of origin, Seitz, VA & Handojo, D 1997,
brand image perception, and Market similarity and advertising
brand image structure, Asia standardization: A study of the
Pacific Journal of Marketing and UK, Germany and the USA,
Logistics, vol. 20, no. 2, pp. 139- Journal of Marketing Practice:
155, (online Emerald). Applied Marketing Science, vol.
Liozu, SM & Hinterhuber, A 2012, 3, no. 3, pp. 171-183, (online
Industrial product pricing: a Emerald).
value-based approach, Journal Sutrisna 2002, Perilaku konsumen dan
of Business Strategy, vol. 33, no. komunikasi pemasaran, PT
4, pp. 28-39, (online Emerald). Remaja Rosdakarya, Bandung.
Marsh, G 2000, International pricing -
a market perspective, Marketing

39