You are on page 1of 1

AFF HECTING

RSUD TENRIAWARU No. Dokumen No. Revisi Halaman


KELAS B KABUPATEN BONE 03/Yankep/I/2015 1/1
Ditetapkan oleh
DIREKTUR
Tanggal Terbit
SPO
02 Januari 2015
dr. Hj. NURMINAH A. YUSUF,MARS
NIP.19641206 199903 2 002
PENGERTIAN Mengangkat / membuka jahitan pada luka yang dijahit.
TUJUAN Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah untuk:
1. Mencegah terjadinya infeksi dari benang
2. Mencegah tertinggalnya benang
KEBIJAKAN Penerapan Kebijakan Direktur RSUD Tenriawaru No 110
Tahun 2015 tentang Standar Prosedur Operasional Tindakan
Keperawatan dan Kebidanan
PROSEDUR 1. Cek kebutuhan intervensi pasien
2. Identifikasi pasien
3. Siapkan alat dan bahan
4. Beri salam terapeutik
5. Perkenalkan diri perawat
6. Jelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada
klien/keluarga
7. Tanyakan persetujuan dan kesiapan klien
8. Cuci tangan
9. Dekatkan alat di dekat pasien
10. Atur posisi pasien sehingga luka dapat terlihat jelas
11. Buka peralatan
12. Pakai sarung tangan
13. Basahi plester dengan alcohol/wash bensin dan buka
dengan menggunakan pinset
14. Buka balutan lapis terluar
15. Bersihkan sekitar luka dan bekas plester
16. Buka balutan lapisan dalam
17. Tekan kedua tepi luka (sepanjang luka)
18. Bersihkan luka dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%
19. Letakkan kassa steril dekat luka
20. Tarik simpul jahitan sedikit keatas secara hati-hati dengan
memakai pinset chirurgis, sehingga benang yang berada
di dalam kulit kelihatan
21. Gunting benang dan tarik hati-hati, buang ke kassa
22. Bilas dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%
23. Lakukan kompres betadine pada luka / memberi obat /
menutup dengan kassa steril
24. Pasang plester pada seluruh tepi kassa (4 sisi)
25. Evaluasi hasil tindakan
26. Pamitan pada pasien
27. Bereskan dan kembalikan alat ke tempat semula
28. Buka sarung tangan
29. Cuci tangan
30. Dokumentasikan tindakan
UNIT TERKAIT Ruang Rawat Inap, Poliklinik Bedah