You are on page 1of 1

Menyeimbangkan titik netralisasi dan pemerataan Cekungan, netralisasi dan

pemerataan menerima air limbah yang diolah awal dari tangki pra-perawatan
dan secara otomatis dikendalikan. Bentuknya melingkar, berkapasitas 780 m3
dan terbuat dari stainless steel. Cekungan berfungsi untuk menetralkan air
limbah yang dipompa dari tangki pra-perawatan dan Agyemang dkk. 273

Untuk menerima dan menyeimbangkan guncangan seperti pH tinggi dan tingkat


suhu. Cekungan memiliki waktu retensi 8 jam. Dari air baskom dipompa ke
reaktor batch berurutan I untuk perawatan selanjutnya yang akan dilakukan.

Reaktor batch berurutan I Reaktor batch berurutan I berbentuk melingkar,


memiliki kapasitas 780 m3 dan terbuat dari baja tahan karat. Reaktor tersebut
mengandung bakteri yang digunakan untuk memberi makan pada konsentrasi
tinggi senyawa organik dan anorganik yang ada di air limbah. Bakteri mengubah
bahan organik berkarbon putih dan koloid menjadi berbagai gas dan jaringan sel.
Jaringan sel yang dihasilkan adalah

Dikeluarkan dari air limbah yang diolah dengan cara pengendapan gravitasi.
Reaktor secara otomatis dioperasikan dan desludging dilakukan secara berkala.
Air limbah disimpan selama 8 jam.

Sequential batch reactor II

Dari reaktor batch berurutan I, air limbah dipompa ke reaktor batch berurutan II
untuk perawatan lebih lanjut yang akan dilakukan. Reaktor batch berurutan II
juga berbentuk melingkar, berkapasitas 780 m3 dan terbuat dari baja tahan
karat. Reaktor kedua digunakan untuk memecah lebih lanjut senyawa organik
dan anorganik yang ada dalam air limbah dengan menggunakan bakteri. Secara
otomatis dioperasikan dan desludging dilakukan secara berkala. Air limbah
limbah yang diolah akhirnya dibuang ke aliran Atonsu.

Sampling dan sampling limbah Sampling dilakukan setiap bulan mulai bulan
Agustus 2009 sampai Juli 2010. Dua puluh empat (24) sampel mewakili dua
belas (12) influen dan dua belas (12) sampel efluen dianalisis. Suhu sampel
diukur secara in-situ. Parameter yang dianalisis meliputi BOD, COD, kekeruhan,
warna, pH, suhu, total

Padatan terlarut, padatan tersuspensi total, konduktivitas, coliform, nutrisi dan


trace metals. Tabel 1 menyajikan metode dan instrumen yang digunakan untuk
analisis kualitas air.