You are on page 1of 29

Sebagai alat bantu diagnosis, bukan terapi.

Rekaman aktivitas listrik jantung, tidak mengukur


fungsi mekanik !!!
Tidak secara langsung menyatakan abnormalitas
struktur jantung seperti: VSD, Kelainan katup dsb.
Hanya merekam perubahan elektris akibat kelainan
struktur tersebut.
Tidak merekam seluruh aktivitas listrik jantung,
hanya aliran-aliran yang ditransmisikan ke area
dimana elektroda ditempatkan.
Merekam penjumlahan potensial elektrik yang
dihasilkan oleh sel-sel otot jantung yang tak
terhingga banyaknya.

Sandapan Bipolar

Sandapan Unipolar (Ekstremitas)

Sandapan Unipolar (Precordial)

KERTAS EKG
Keterangan:
1 kotak kecil (kearah
kanan) = 0,04 detik. 1 kotak
besar = 0,2 detik
1 kotak kecil (kearah atas)
= 0,1 mV. 1 kotak besar =
0,5 mV

Penting !!
(Rekaman EKG Standard)

Kecepatan 25 mm/dtk
Voltage 1 mV = 10 mm

Midclavicular line
Anterior axillary line
Midaxillary line

ICS ke-4
ICS ke-5

V6

V6R
V5R
V4R

V3R

V5

V4

V3

V2
V1

Mervin J. Goldman, MD. 11th edition Principles of clinical Electrocardiography. Clinical Professor of
Medicine University of California School of Medicine San Francisco @1995-1982

Horizontal plane of V4-6

V7 V8 V9 V9RV8RV7R
Mervin J. Goldman, MD. 11th edition Principles of clinical Electrocardiography. Clinical Professor of
Medicine University of California School of Medicine San Francisco @1995-1982

Rate
2. Rhythm
3. Axis
4. Hypertrophic Signs
5. Myocardial Infarction
6. Arrythmia
1.

a.

300
---------------------------------------------------Jumlah kotak besar antara R R
b.
1500
--------------------------------------------------Jumlah kotak kecil antara R R

c. Ambil EKG strip sepanjang 6 detik, hitung


jumlah gelombang QRS dan kalikan 10. (6 detik
= 30 kotak besar)
Catatan: Rekaman EKG dibuat dengan kecepatan
25 mm/dtk
12

Normal 60 100 x/menit


< 60 x/menit Bradikardia
> 100 x/menit Takikardia

Rythm
Normal EKG Sinus Rythm
Konstan R R
Gel. P (+) di Lead II, Gel. P (-) di aVR
Gel. P selalu diikuti oleh komplek QRS

AXIS

Normal

RIGHT AXIS DEVIATION

LEFT AXIS DEVIATION

LAD

RAD

Gel. R I + S III > 25 mm


Gel. S V1 + R V5 atau S V1 +
R V6 35 mm

Gel. P mempunyai puncak yang


lancip RAH / RAE
(Gel. P tinggi di I, III, aVF 2.5
mm)
Gel. P mempunyai 2 gelombang
yang berbeda LAH / LAE
(Gel. P di I lebar 0,11 dtk, Gel.
P di V1 berakhir negatif 1 mm)

Gel. R mempunyai pola di V1


tinggi semakin lama semakin
rendah di V4
Gel. R tinggi di V1 ( Gel. S di V1)
Gel. T inverted di V1

Gel. R di V1 dan di V5 tinggi,


diikuti depresi segment ST

Iskemia
Injuri
Nekrosis
(Infark)

AV Block
Atrial Fibrilasi
Ventrikel Fibrilasi
Atrial Flutter
Dan lain-lain

INTERPRETASI EKG STRIP


Tentukan irama: teratur/tidak?
Tentukan berapa HR/frekuensi ?

Tentukan gelombang P Normal/tidak?


Tentukan interval PR Normal/tidak?
Tentukan gelombang QRS Normal/tidak?

? Interpretasi ?

GELOMBANG P

Gambaran yang ditimbulkan oleh depolarisasi atrium

Normal
Tinggi : < 0,3 mvolt
Lebar : < 0,12 detik
Selalu positif di L II
Selalu negatif di aVR
Kepentingan
Mengetahui kelainan di Atrium

Gelombang P Mitral

Gelombang P Pulmonal

GELOMBANG QRS
Gambaran yang ditimbulkan oleh depolarisasi ventrikel
Normal :
Lebar
Tinggi

: 0,06 - 0,12 detik


: Tergantung lead

Kepentingan :
Mengetahui adanya hipertrofi ventrikel
Mengetahui adanya Bundle branch block

Mengetahui adanya infark


Normal gelombang Q
Lebar : < 0,04 detik
Dalam : < 1/3 tinggi R

Interval PR
Diukur dari permulaan P s/d permulaan QRS

Normal : 0,12 - 0,20 detik


Kepentingan :
Kelainan sistem konduksi

Segmen ST
Diukur dari akhir QRS s/d awal gel T

Normal : Isoelektris
Kepentingan :

Elevasi

Pada injuri/infark akut


Depresi
Pada iskemia

SELAMAT BELAJAR