You are on page 1of 9

ANALISA LAPORAN KEUANGAN

PT. KALBE FARMA, Tbk


31 MARET 2013

1. Liquidity Ratio ( Rasio Liquiditas)


Liquidity Ratio digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan utnuk
memenuhi kewajiban keuangan jangka pendeknya tepat pada waktunya.

Current Ratio
Yaitu rasio yang membandingkan aktiva lancar (current asset) dengan
hutang lancar (current liabilities)
Aktiva Lancar (Current Asset)

Current Ratio

=
Kewajiban Lancar (Current Liabilities)

6.729.311.879.581
=
1.845.248.673.587
=

3,6483

Analisa : Pada periode ini current ratio perusahaan sebesar 364,83 % yang
diperoleh
dengan
membandingkan
aktiva
lancar
(current
asset)
Rp
6.729.311.879.581
dengan
kewajiban
lancar(current
liabilities)
Rp
1.845.248.673.587. Hal ini berarti setiap Rp 1,- hutang lancar dapat dijamin oleh
akitiva lancar Rp 3,6483. Dapat disimpulkan likuiditas perusahaan baik. Semakin
tinggi current ratio semakin baik untuk perusahaan.

Quick Ratio (Rasio Cepat)


Yaitu rasio yang membandingkan aktiva lancar (current asset)
dikurangi persediaan (inventory) dengan hutang lancar (current
liabilities)

Current Asset - Inventory


Rasio Cepat ( Quick Ratio) =
Current Liabilities
6.729.311.879.581-2.212.816.798.512
=
1.845.248.673.587
=
2,4476

Analisa : Pada periode ini quick ratio perusahaan 244,76 % yang diperoleh
dengan
membandingkan
quick
asset
(current
asset-inventory)
Rp
4.516.495.081.069 dengan hutang lancar Rp 1.845.248.673.587. Hal ini berarti
setiap Rp 1,- hutang lancar dijamin oleh quick asset sebesar Rp 244,76
2. Activity Ratio (Rasio Aktivitas)
Rasio aktivitas mengukur seberapa cepat
penjualan atau cash (ditujukan seberapa
dikonversikan menjadi penjualan/cash)

perusahaan menghasilkan
cepat beberapa account

Inventory Turn Over (ITO)


Adalah rasio yang menunjukan harga pokok penjualan (Cost Of Goods
Sold) dengan persediaan (Inventory)
Harga Pokok Penjualan
(CoGS)
Perputaran Persediaan (Inventory Turn Over) =
Persediaan
(Inventory)
1.801.794.856.080
=
2.212.816.798.512
=

0,8142

Analisa : Pada periode ini, inventory turn over penjualan 0,8142.

Hal ini

menunjukan bahwa perusahaan memproduksi 0,8142 x dalam 1 tahun, itu berarti


perusahaan kurang efektif mengelola persediaan, dimana Inventory Turn Over
dibawah 1, sedangkan semakin tinggi persediaan berputar semakin efektif
perusahaan mengelola persediaan.

Fixed Asset Turn Over ( FATO)

Fixed Asset Turn Over mengukur efisiensi penggunaan aktiva tetap terhadap
penjualan.

Fixed Asset Turn Over

Penjualan (Sales)
=
Aktiva tetap (Fixed Asset)
3.490.004.328.642

2.367.638.128.544
= 1, 4740
Analisa : Pada periode ini, Fixed Asset Turn Over 1,4740x. Hal ini menunjukan
bahwa penggunaan aktiva tetap/ fixed asset terhadap penjualan 1,4740 x. Semakin
tinggi Fixed Asset Turn Over, semakin efesien penggunaan fixed asset perusahaan.

Total Asset Turn Over (TATO)

Total Asset Turn Over menghitung penggunaan total asset perusahaan


terhadap penjualan.

Total Asset Turn Over

Penjualan (Sales)
=
Total Aktiva ( Total Assets)
3.490.004.328.642

=
9.845.455.245.712
= 0,3544
Analisa : Pada periode ini, Total Asset Turn Over 0,3544 x. Hal ini
menunjukkan perputaran total asset dalam 1tahun hanya 0,3544x. Semakin
tinggi TATO, semakin efisien perusahaan memanfaatkan total asset terhadap
penjualan.

Avverage Collection Periode


Adalah rasio antara piutang dengan penjualan perhari. Rasio ini
mengur efisiensi dalam pengumpulan piutang peusahaan dengan
membandingkan persyaratan penjualan yang telah ditentukan.
Account Receivable (Piutang)
Avverage Collection Periode

=
Sales/ 360

1.993.770.195.609
=
9.694.456.468,45
= 205.66 = 206 hari
Dibutuhkan waktu 206 hari bagi PT. Kalbe Farma untuk menagih
piutangnya. ACP lebih bermakna jika dibandingkan dengan credit term perusahaan.
Contohnya jika credit term perusahaan 100hari, maka ACP 206 hari adalah buruk,
selanjutnya jika credit term perusahaan 365hari, maka ACP 206 hari baik.

Avverage Payment Periode (APP)


Avverage Payment Periode adalah lama waktu yang dibutuhkan untuk
melunasi hutang dagang.
Account Payable (Hutang)
Avverage Payment Periode

=
Avverage Purchase Per Day

Kesulitan dalam perhitungan APP adalah pada perhitungan Avverage


Purchase Per Day karena data ini tidak tersedia dalam laporan
keuangan yang dipublikasikan.
3. Leverage Ratio
Mengukur seberapa besar perusahaan dibiayai hutang.

Debt To Total Asset Ratio (DEBT Ratio)

Rasio ini memperhitungkan hutang jangka panjang dengan total


asset.
Utang Jangka Panjang (Total Debt)
Debt Ratio =
Total Asset
154.435.101.789
=
9.845.455.245.712

0,0156

Dari hasil perhitungan rasio ini untuk PT.Kalbe Farma,Tbk cukup baik karena
kurang dari 50% aktiva yang dibiayai oleh hutang(aktiva yang dibiayai
hutang hanya 1,56%) karena semakin besar nilai rasio ini berarti semakin
besar pula aktiva yang dibiayai hutang sehingga perusahaan tersebut
mempunyai resiko yang tinggi.

Equity Ratio
Rasio ini memperhitungkan total equity dengan total aset yang dimiliki
perusahaan
Total Equity

Equity Ratio =
Total Asset
7.845.771.470.336
=
9.845.455.245.712
=

0,7968

Semakin besar nilai rasio ini semakin baik. Dan dari hasil perhitungan rasio
ini PT.Kalbe Farma,Tbk dapat dikatan baik karena sudah lebih dari 50% aktiva (hail
perhitungan Equity Ratio 79,68%) dibiayai oleh modal sendiri sehingga resioko
perusahaan pun semakin kecil.

Debt To Equty Ratio


Rasio ini memperhitungkan hutang jangka panjang dengan total equity.
Utang Jangka Panjang (Total Debt)

Debt To Equity Ratio =


Total Equity
154.435.101.789
=
7.845.771.470.336

0,0196

Dari hasil perhitungan rasio ini untuk PT.Kalbe Fatma,Tbk cukup baik karena
pembiayaan hutang 0,01096 dengan syarat kuarang sama dengan 1 dari
ekuitas karena semakin besar nilai rasio ini berarti semakin besar pula
ekuitas yang dibiayai hutang sehingga perusahaan tersebut mempunyai
resiko yang tinggi.

Time Intrest Earned Ratio (TIER)


Adalah rasio antara laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) dengan
beban bunga. Mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar
bunga.

EBIT (Laba sesbelum bunga dan pajak)


Time Intrest Earned Ratio (TIER) =
Intrest (Biaya bunga tahunan)

541.874.424.343
=
4.583.825.501
=
Rasio

ini

118,2144 Times

memperhitungkan

penghasilan

operational

(EBIT)

dengan

pembayaran bunga.Nilai dari rasio ini semakin besar semakin baik.Dan dari hasil
perhitungan PT.Kalbe Farma,Tbk

lebih dari 118 kali dalam setahun EBIT mampu

membayar bunga.
4. Profitability Ratio
Rasio ini dipakai untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan
keuntungan. Terdiri dari :

Net Profit Margin (Margin Laba Bersih)


Rasio ini memperhitungkan laba bersih perusahaan dengan penjualan.
Earning After Tax (Net Profit)

Net Profit Margin =


Sales

454.386.841.930
=
3.490.004.328.642
=

0,1301 x 100 % = 13,01 %

Analisis : Pada periode ini, PT. Kalbe Farma menghasilkan laba bersih dari
penjualan sebesar 13,01%. Semakin tinggi laba bersih, semakin baik bagi
perusahaan.

Gross Profit Margin ( Margin Laba Kotor)


Rasio ini mengukur laba bruto berbanding penjualan.
Gross Profit

Gross Profit Margin =


Sales
1.688.209.472.562
=
3.490.004.328.642
=0,4837 x 100 % = 48,37 %
Analisa : Gross Profit Margin yang dicapai 48,37 %.

Operating Profit Margin

Rasio ini memperhitungkan operating profit (Earning Before Income Tax)


dengan penjualan.
Operating Income (EBIT)
Operating Profit Margin =
Sales
585.109.223.803
=
=

3.490.004.328.642
0,1676 x 100 % = 16,76 %

Analisa : Hasil perhitungan Operating Profit Margin PT. Kalbe Farma, Tbk
terbilang bagus, karena diatas 10 %.

Return On Assets (ROA)

Disebut juga rentabilitas ekonomi, merupakan ukuran kemampuan


perusahaan dalam menghasilkan laba dengan semua aktiva yang dimiliki
perusahaan.
Earning Before Income Tax
Laba Atas Aktiva (ROA) =
Total Aktiva (Assets)
585.109.223.803
=
9.845.455.245.712
= 0,0594 x 100 % = 5,94 %
Analisis : Pada perhitungan ROA, menunjukan bahwa PT. Kalbe Farma mampu
meemproyeksikan laba 5,94 % pada Quarter 1 2013.

ROE (Return Of Equity)

Pengukuran persentase keuntungan pemegang saham (laba bersih) atas


investasi mereka pada perusahaan, didefinisikan sebagai :
Laba Bersih (EAT)
Laba Atas Ekuitas (ROE) =
Ekuitas (Equity)
454.386.841.930
=
7.845.771.470.336
= 0,05791 x 100% = 5,791 %
Analisa : Pada perhitungan ini, menunjukkan bahwa Return Of Equity yang
dicapai PT. Kalbe Farma, Tbk pada Quarter 1 2013 sebesar 5,791 % sudah
cukup baik. Rasio ini biasanya diperhatikan investor ketika akan membeli
saham.Nilainya semakin besar semakin baik

Return of Investment (ROI)

Rasio ini memperhitungkan operating income dengan total aset yang


dipunyai perusahaan.
Laba Bersih (Earning After Tax)
Return of Investment =
Assets
454.386.841.930
=
9.845.455.245.712

= 0,04615 x 100 % = 4,615 %


Analisa : Hasil perhitungan Return of Investment menunjukkan bahwa PT.
Kalbe Farma mencapai 4,615% pada Quarter 1 2013. Dimana nilai dari rasio ini
semakin besar semakin baik.