You are on page 1of 3

MANAJEMEN STRATEGI

THE WALT DISNEY COMPANY :


THE ENTERTAINMENT KING

Disusun oleh:
NAJMA MADARINA
AINI PRISILIA SUSANTI
MEDI PRIHANDONO
ARDI PRASETYO

9114201501
9114201502
9114201504
9114201507

DOSEN :
F.A. Handoko Sasmito, MBA

MANAJEMEN INDUSTRI
MAGISTER MANAJEMEN TEKNIK
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
SURABAYA
2015
PROBLEM SOLUTION

1) What do you think were the key success factors for Disney during the Walt Disney
years?
The Walt Disney Years, 1923-1966
Kunci sukses Disney karena mereka (Disney Brothers) mampu menciptakan hiburan
keluarga melalui karakter yang menarik agar bisa dinikmati bersama-sama. Disney selalu
berusaha untuk melakukan inovasi dari tokoh-tokoh yang akan dibuatnya. Dimana tokoh
tersebut bisa dinikmati oleh anak-anak baik perempuan maupun laki-laki, sampai dengan
orang dewasa. Seperti yang dikatakan oleh Walt Disney,Youre dead if you aim only for
kids. Adults are only kids grown up, anyway.
Selain itu Disney sudah mengembangkan wilayah pasarnya di berbagai negara seperti
beberapa negara di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat. Disney tak hanya menciptakan kartun
yang hanya dinikmati di acara televisi saja, mereka mulai mengembangkan usahanya di
bisnis yang lain seperti membangun taman hiburan (Disneyland), boneka, pakaian, dan
berbagai merchandize dengan karakter kartun Disney yang memiliki lisensi. Hal ini
dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing dengan competitor.
2) Evaluate Disney's corporate strategy during the Walt Disney era. What role did
Disneys
array of businesses play in its success? Which divisions provided greater synergy
than others? Why?
Strategi yang dilakukan oleh Walt Disney bisa ditinjau dari pernyataan Walt Disney
tentang target mereka yang tidak hanya untuk anak-anak namun juga untuk orang dewasa.
Sehingga mereka bisa mengembangkan bisnis dengan mudah. Selain film pendek, Disney
juga merilis film panjang pertamanya Snow White and Seven Dwarfs yang akhirnya
menghasilkan beberapa film panjang lainnya, sampai dengan menciptakan film yang
menggabungkan live action dengan animasi. Selain itu Disney juga meluncurkan Walt
Disney Music Company yang bertujuan mengontrol hak cipta musik / soundtrack film
Disney.
Peran yang dilakukan Disney untuk mencapai keberhasilan dalam bisnis yaitu strategistrategi yang mereka terapkan. Seperti kemampuan Disney menciptakan karakter-karakter
yang baru dalam kartun, taman hiburan yang memiliki tema seperti dalam film, untuk
menunjang bisnisnya Disney menciptakan Buena Vista Distribution, mendirikan Disney

Channel, dan seperti yang sudah disebutkan di atas, Disney meluncurkan Walt Disney Music
Company.
Theme Park Disney merupakan divisi yang memiliki sinergi yang lebih besar
dibandingkan dengan yang lain. Taman yang memiliki tema seperti dalam film-film karya
Disney ini tidak hanya dikembangkan di Amerika, namun juga di luar Amerika seperti di
Hongkong, Jepang, dan Eropa. Dapat dilihat pada table The Walt Disney Company Financial
Data, pendapatan paling besar dihasilkan dari Theme Park and Resorts.
3) Assess Disneys corporate strategy under Eisner. How has the underlying logic
changed since the days of Walt Disney? Do you think Disneys corporate strategy has
become more or less compelling?
The Walt Disney Company mengalami banyak perubahan di bawah komando Michael
Eisner. Disney membuat pintu masuk yang besar ke pasar ritel pada tahun 1987 dengan
pembukaan pertama Disney Store. Eisner menjadikan kreativitas sebagai keahlian
perusahaan Disney. Dengan adanya Disney Channel, Disney memproduksi acara Golden
Girls, Regis, dan Kathy Lee. Disney melakukan pekerjaan yang baik dengan menjual
barang-barang high-end collector 'untuk menjangkau dan menargetkan penggemar dewasa,
yang mengacu pada perkataan Walt Disney Youre dead if you aim only for kids. Adults
areonly kids grown up, anyway.
Disney menerapkan strategi yang menjanjikan, terbukti pada kenaikan pendaptan asset di
tiap tahunnya. Disney mengalami kenaikan market share yang cukup signifikan dari tahun
1985-2000.