You are on page 1of 3

DUNIA PERIKANAN

A. Pengantar Ilmu Perikanan


Pengantar ilmu perikanan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan usaha penangkapan ,budidaya
perikanan atau kegiatan dan usaha untuk memanfaatkan organisme perairan untuk kelangsungan hidup
manusia.
1.1. Faktor Pendukung Dunia Usaha Perikanan
Diantaranya antara lain :
1. Penangkapan Ikan
2. Budidaya Perikanan
3. Penanganan dan Pengolahan Hasil Perikanan
4. Pemasaran Hasil perikanan
1.2. Usaha Perikanan
Usaha perikanan Bukanlah usaha yang hanya sekedar Melakukan Kegiatan pemeliharaan ikan di
kolam , di sungai, dan di danau atau di laut, melainkan usah yang mencakup berbagai aspek organisme
( Sumber hayati ). Di perairan secara keseluruhan.
Semua organisme , seperti ikan, kerang, siput, rumput laut dan organisme lainnya termasuk objek
usaha perikanan . Objek usaha perikanan ialah semua kegiatan yang ada hubungan nya dengan
memanfaatkan sumber hayati perairan ( hewan dan tumbuhan ) yang hasil nya dapat di manfaatkan
bagi kehidupan ekonomi.
Dengan demikian usaha perikanan bertujuan untuk memanfaatkan hasil perairan air tawar dan
perairan laut, baik dengan cara memeliharanya maupun dengan cara menangkap dan mengolah nya.
B. Pembagian dan batas batas laut di Indonesia
Wilayah laut di Indonesia sangat terbentang luas di mulai dari ujung pulau sumatra sampai ke pulau
merauke ( Irian Jaya ).
Di Indonesia pembagian laut di bedakan menjadi 3 ( tiga ) bagian yaitu :
1. Laut teritorial ( Kepulauan )
Yaitu biasa juga di sebut sebagai daerah kepulauan yang mempunyai batas sampai 12 Mil laut yang di
hitung mulai dari garis pantai.
Laut ini di katakan sebagai daerah kepulauan di karenakan yang memiliki kekuasaan dan peraturan
adalah kepulauan itu sendiri.

2. Laut Maritim ( Zona Ekonomi Ekslusif )


Yaitu laut yang berada di suatu daerah terluar dari laut teritorial yang mempunyai batas sampai 200 Mil
laut yang di hitung mulai dari garis pantai . dimana daerah maritim ini biasa juga di sebut sebagai
daerah Zona Ekonomi Ekslusif ( ZEE ) yaitu suatu kawasan daerah yang mempunyai potensi perikanan
laut yang lebih baik dari laut teritorial yang di mana laut ZEE ini di kelola oleh negara tersebut dan
tidak boleh sembarangan ada suatu kegiatan yang di lakukan di daerah laut ini tanpa ada izin dari
negara tersebut.

B. Laut Lepas
Yaitu suatu kawasan laut terluar dari kawasan daerah Zona Ekonomi ekslusif ( ZEE ) yang di mana
kawasan laut ini boleh di pergunakan oleh siapapun dan dari bangsa manapun untuk melakukan suatu
kegiatan diantara lalu lintas laut, maupun usaha perikanan laut.
PEMBAGIAN DAERAH PERAIRAN
Daerah perairan di bagi menjadi beberapa bagian di antaranya :
1. Zona Pelagis
Yaitu wilayah suatu permukaan periran , zona pelagis juga umum nya terbagi menjadi 2 bagian yaitu :
A. Zona Oceanis
Yaitu Perairan terbuka lain nya.
B. Zona Neritik
Masa air yang terletak di atas paparan / continental self sampai dengan kedalaman 200 meter.
Zona Neritik juga terbagi menjadi 2 bagian yaitu :

1. Zona Fotik ( Epipelagis )


Yaitu kawasan pelagis batas tembus cahaya dan umum nya sampai pada kedalaman 100- 200 meter
dan di sebut jg sebagai daerah produktivitas primer perairan laut.
2. Zona Afotik
Yaitu kawasan perairan yang tidak terkena cahaya matahari , dan zona ini terbagi menjadi 4 bagian
yaitu :
1. Zona mesopelagik yaitu daerah pada kedalaman 200-1000m. Dengan suhu air 10C.
2. Zona bathipelagik yaitu daerah pada kedalaman 1000-2000 m. Dengan suhu air 4C.
3. Zona abisopelagik yaitu daerah pada kedalaman 2000 6000 meter.
4. Zona Hadalpelagik yaitu di atas palung laut pada kedalaman 6000- 10.000 meter.

2. Zona Bentik
Yaitu wilayah dasar perairan , yang terbagi menjadi :
a. Supralithoral yaitu dasar perairan yang selalu dalam keadaan basah karena adanya hempasan ombak yg
datang/pergi.
b. Sub lithoral yaitu daerah pasang surut sampai kedalaman 200 m
c. Eu-lithoral yaitu bagian dasar perairan dihitung dari garis surut sampai kedalaman 200 m.
d. Batial yaitu lanjutan dari archibenthal sampai kedalaman 200 2000 m
e. Abisal yaitu lanjutan Batial dengan kedalaman dari 2000 s/d 4000 m.
f. Hadal yaitu lanjutan Abisal dengan kedalaman lebih dari 4000 10.000 m.

Gambar 01. Pembagian daerah perairan

- ZONA ESTUARIA
Adalah suatu kawasan dimana tempat pertemuan antara air laut dan air tawar , yang biasa juga di sebut dengan
muara / payau , dengan tingkat salinitas / kadar garam yang sangat rendah.