You are on page 1of 37

Adz-Dzikru

Sungguh kami yang menurunkan Peringatan, dan sesungguhnya kami


pulalah yang menjaganya
(015,009)
KH.Fahmi Basya
Qoriin mu
Dzikir, merupakan bagian dari
kehidupan kita.
Tidak dapat dibayangkan betapa kesatnya
qalbu seseorang
jika ia tidak berdzikir kepada Allah.
Berdzikir kepada Allah adalah mengingat
Allah.
Orang-orang yang berhenti mengingat Ar-
Rahman, akan disediakan kepadanya seekor
setan selaku teman (Qoriin.
Coba simak ayat Al-Quran
berikut ini :
Dan siapa yang berpaling dari mengingat Ar-Rahman,
niscaya kami tentukan baginya seekor setan,
maka dia untuknya sebagai teman (qoriin).
(Al-Quran, surat Az-Zukhruf, ke 43 ayat 36)
Mengingat Allah
Phenomena mengingat yang berasal dari kata dzikir itu dilihatkan
contohnya di dalam Al-Quran sebagai mengingat kekasih.
Dan tidak ada larangan atas kamu tentang peminangan yang kamu sindirkan
kepada perempuan-perempuan atau kamu simpan dalam diri-diri kamu.
Allah mengetahui bahwa kamu mengingat-ingat mereka
(satadz-kuruuna-hhunna).
(Al-Quran, surat Al-Baqarah, ke 2 ayat 235)
Itulah ayat muhkam dari kata Dzikir.
Jadi bagaimana supaya si Qoriin tidak selalu berada
di dalam tubuh kita ?
Kita tidak boleh putus dalam berdzikir kepada Allah
Sholat itu sendiri merupakan sarana untuk berdzikir
kepada Allah.
Sesungguhnya Aku, Akulah Allah. Tidak ada Tuhan
melainkan Aku, maka sembahlah Aku, dan dirikan
sholat untuk mengingat Aku.
(Al-Quran, surat Tho Hha, ke 20 ayat 14)
Dan. Ingatlah Allah setiap saat, agar kamu
mendapat kemenangan
(Al-Quran, surat Al-Jumuah, ke 62 ayat 10)
Kata Katsiron di sini artinya banyak. Jadi ingatlah Allah
banyak-banyak agar kamu mendapat kemenangan.
Mengapa kita harus menang karena banyak mengingat Allah
?
Karena keputusan kita tidak dipengaruhi oleh bisikan si
Qoriin, padahal si Qoriin itu adalah sejelek-jelek teman.
Dan yang membelanjakan harta karena dilihat manusia, dan
tidak beriman kepada Allah, dan tidak hari akhir. Dan siapa
jadikan setan sebagai temannya (qoriin), maka ia sejelek-
jelek teman
(Al-Quran, surat An-Nisa, ke 4 ayat 38)
Sebab itu kita harus selalu membaca Al-Quran, untuk
melakukan perang memory
Karena Al-Quran berisi peringatan
Shoooooood, Demi Al-Quran yang mempunyai peringatan (1), Bahkan orang-
orang yang kafir itu dalam kemuliaan dan perpecahan (2), Padahal betapa
banyak sebelum mereka dari penduduk negeri, kami telah binasakan, maka
mereka minta tolong, (tolong !, tolong ! tolong !), padahal(ketika itu) tidak lagi
(ada)waktu untuk berlepas diri.(3)
(Al-Quran, surat Shod, ke 38 ayat 1-3)
Dan sesungguhnya kami telah mudahkan
Al-Quran itu untuk peringatan,
Tetapi..
Adakah orang yang mau mengambilnya
sebagai peringatan ?
(Al-Quran, surat Al-Qomar, ke 54, ayat 32)
KUN FAYAKUN
Dalam rangka berdzikir kepada Allah
Tidak cukup dengan mengebut Allah
sekian ribu kali saja.
Harus juga dibaca ayat-ayat Allah
Agar nama-nama Allah yang kita sebut dan
ingat mempunyai dampak positif di dalam
qalbu
Ayat-ayat Allah itu ialah ayat-ayat
kekuasaan Allah yang ada di alam bebas
dan disebut di dalam Al-Quran.
Satu ayat Allah yang paling
spektakuler ialah: kun fayakun
KUN berarti Ada
(Al-Quran, surat Ya Sin, ke 36 ayat 82)
FAYAKUN berarti Maka Ada
Ayat Al-Quran yang menyebut ini misalnya :
Pada surat Yasin ayat 82
Inna maaaa amru-hhuu arooda syai-an
Aiy-yaquula lahhuu kun fayakun
Perintah-Nya, apabila Dia kehendaki sesuatu, hanyalah Dia
katakan kepadanya :Ada, maka (sesuatu itu pun) ada.
Di abad maju sekarang, rantai
kun fayakun ini bisa
dibuktikan.
Kita bisa buktikan bahwa segala yang ada sekarang berasal
dari kata atau suara atau gelombang
Kata kun ~ suara~ gelombang ~ gelombang EM~ Dulisme partikel dan Gelombang ~
Partikel dan Energi ~ Energi ~Massa
Perubahan Energi menjadi Massa ini
Memakai rumus kM = E
K itu tergantung, apa mesti MC seperti dikatakan Einstein
atau lebih besar.
Tetapi perlulah disadari, ketika
kecepatan mencapai titik yang
meliwati batas seperti peristiwa
Isra Miraj Nabi saw
Phenomena hukum alam yang kita amati dengan otak kita
yang kecil, tidaklah lagi berlaku.
Maka Formulanya akan kembali kepada:
Kun ~ Fayakun
Ada ~ Maka Ada
Bagaimana itu bisa ?
Itulah gunanya kita membaca Al-Quran
Di dalam Al-Quran, berulang kali dikatakan bahwa Allah
berkuasa atas tiap sesuatu
Innallaahha alaa kulli syai-in Qodiiiiir
Sesungguhnya Allah Berkuasa atas tiap sesuatu
(Al-Quran, surat Al-Baqarah, ke 2 ayat 20)
Dan Dia Yang menciptakan Langit dan Bumi
Dengan Lengkap
Dan (pada)hari Dia katakan Ada, maka adalah (dia)
Perkataan-Nya Lengkap
Dan kepunyaan-Nya Kerajaan
Pada hari ditiup pada Shuuri
Dia mengetahui yang ghaib dan yang tersaksikan
Dan Dia Maha bijaksana Maha mengabarkan
(Al-Quran, surat Al-Anam, ke 6 ayat 73)
Dia Yang menjelmakan Langit dan Bumi
Dan bila Dia putus urusan, hanya Dia katakan
padanya Ada, maka adalah (dia)
(Al-Quran, surat Al-Baqarah, ke 2 ayat 117)
Ia(Maryam) berkata:Rabbi !, bagaimana aku akan
dapat anak ?, padahal aku belum disentuh oleh
manusia ? Ia berkata: Seperti itu Allah menciptakan
apa yang Dia kehendaki,
apabila Dia putus urusan, maka Dia katakan padanya
Ada, maka adalah (dia)
(Al-Quran, surat Ali-Imran, ke 3 ayat 47)
Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah adalah
seperti Adam,
Dia ciptakan dia dari Turaab
kemudian Dia katakan padanya Ada, maka adalah
(dia)
(Al-Quran, surat Ali-Imran, ke 3 ayat 59)
Tidak lain perkataan kami untuk sesuatu ketika kami
menghendakinya ialah
Kami katakan padanya Ada, maka adalah (dia)
(Al-Quran, surat An-Nahl, ke 16 ayat 40)
Tidak layak Allah mempunyai anak.
Maha Penggerak Dia
Apabila Dia putus urusan, maka hanyalah Dia
katakan padanya Ada, maka adalah (dia)
(Al-Quran, surat Maryam ke 19 ayat 35)
Dia Yang menghidupkan dan mematikan
Maka apabila Dia putus urusan, maka hanyalah Dia
katakan padanya Ada, maka adalah (dia)
(Al-Quran, surat Al-Mumin ke 40 ayat 68)
Satu ayat renungan
Dan siapa yang berpaling dari mengingat Ar-Rahman,
niscaya kami tentukan baginya seekor setan,
maka dia untuknya sebagai teman(qoriin)
(Al-Quran, surat Az-Zukhruf, ke 43, ayat 36)
Dalam berdzikir kepada Allah, kita
tidak boleh lupa dengan nama-nama
Allah yang bagus-bagus, yang disebut
Asmaa-Ul-Husnaa .
Menurut catatan lama, ada 99
Asmaa-Ul-Husnaa itu.
Itu semua disebut di dalam Al-Quran. Dan
hal itulah yang membuat Al-Quran jadi
sangat penting
Al-Maalik
Yang Merajai (MAHA RAJA)
Nama ini didefenisikan pada beberapa ayat Al-Quran
Seperti :
Allah mentaqdirkan di bumi ada Raja-Raja dulunya, sehingga
kata Raja dari Phenomena Raja itu ada dalam manyarakat
manusia.
Kata Raja misalnya terdapat dalam kisah Nabi Sulaiman,
karena Nabi Sulaiman jadi Raja.
Apa dalam ingatan anda ketika anda
mengingat kata Raja ?
Dari Phenomena mana anda dapatkan kata
Raja dalam ingatan anda ?.
Adakah dari cerita yang bertanggung jawab ?
Jika tidak, maka Phenomena Raja dalam
ingatan anda akan keliru.
Untuk itulah di dalam Al-Quran
dibangun kata Raja dengan
lengkap
Phenomena Kekuasaan Nabi
Sulaiman yang luar biasa sebagai
Raja itu,
salah satu misinya adalah membawa
phenomena kata Raja
Pernahkah anda merenung tentang
Kerajaan Tuhan di Bumi ?
Sangat banyak, Yang di tangan (kekuasaan) Nya Kerajaan,
Dan Dia atas tiap sesuatu Berkuasa
(Al-Quran, surat Kerajaan (Al-Mulk) ke 67, ayat 1)
Satu contoh Kerajaan di bumi misalnya
Kalong yang diciptakan Allah untuk
mengendalikan populasi serangga dan
menyebar biji
Setiap malam, mereka mampu
menebar 3000 biji di hutan
yang rusak, karena ia suka
bertengger di pohon yang
sudah mati.
Bayangkan, hutan-hutan yang rusak ditanami kembali
oleh kalong-kalong, tanpa campur tangan manusia
sejak dunia ini terkembang
Dan jenis yang lain mampu menerkam 2500 ton serangga
setiap malamnya dari suatu gua kalong
Perselisihan malam dan siang tidak merata. Terkadang
siang itu berjalan ke utara dan terkadang ke selatan.
Akibatnya terjadi tumpukan Es yang berlebihan di
Utara dan Selatan pada musim dingin.
Itu adalah fenomena awal dalam
memahami Kerajaan Tuhan
Dan kepunyaan Allah lah
Kerajaan Langit dan Bumi,
Dan Allah atas tiap sesuatu Berkuasa.
(Al-Quran, surat Ali-Imran, ke 3 ayat 189)
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi
Dan perselisihan malam dengan siang,
Sungguh ada ayat-ayat bagi ulul albab.
(Al-Quran, surat Ali-Imran, ke 3 ayat 190)
Ayat tentang apa ?
Ya, ayat tentang Kerajaan itu
Salju yang menumpuk di belahan bumi utara dan selatan pada
musim dingin, hingga menutupi gunung-gunung, merupakan contoh
dari Kerajaan Allah
Es di atas gunung yang mencair pada musim panas, merupakan
sumber air yang besar sebagai rahmat dari Tuhan untuk setiap
makhluk-Nya yang hidup.
Setelah sai, muncullah air
Burung-burung melakukan sai,
mereka terbang ke Selatan menghindari musim
dingin.
Setelah sai, mereka kembali ke utara
Dan mereka dapati kampung mereka dipenuhi
air yang mengalir dari hasil pencairan es sebagai
sumber kehidupan.
Phenomena ini sama dengan phenomena sai
yang dilakukan Siti Hajar.
Setelah sai muncullah air zam-zam
Apa tidak engkau lihat bahwa Allah membawa awan,
Kemudian Dia kumpulkan di antaranya, kemudian Dia jadikan dia bersusun
Maka engkau lihat hujan turun dari celah-celahnya
Dan Dia turunkan dari Langit, dari Gunung-Gunung padanya
sebagian dari Salju.
Maka Dia berikan dia kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia palingkan dia
dari siapa yang Dia kehendaki.
Sinar kilatnya, hampir menghilangkan pandangan-pandangan.
(Al-Quran, surat An-Nuur, ke 24 ayat 43)
Sungguh kami yang menurunkan Peringatan, dan sesungguhnya kami
pulalah yang menjaganya
(015,009)
KH.Fahmi Basya
Demikian, Adz-Dzikru
1,2,3,4,
Bumi, selasa, 18 Juni 2002, 6 R Akhir 1423