You are on page 1of 2

(Bagian terakhir dari 2 tulisan) Bagaimana cara seorang muadzin

mengumandangkan adzan, apa saja adab-adab


yang harus diperhatikan?
Menengok ke Kanan
dan ke Kiri
Imam Naai
mengatakan dalam kitab
!yarah !hahih "uskim,
#$ara ulama berbeda
pendapat tentang tatacara
menengok% &da tiga
pendapat dalam masalah
ini, sedangkan yang
palingbenar adalah yang
dikatakan jumhur
(kebanyakan) ulama, yaitu
baha muadzin
mengumandangkan '(ayya
'ala ash-shalaah) dua kali
kea rah kanan, kemudian
menengok ke kiri sambil
mengumandangkan '(ayya
'ala al-*alaah)%+ (!hahih
"uslim !yarah Naai,
-.2/0)%
Membaca Ash-
Shalaatu Khairun
min an-Naum dalam
Adzan Shalat
Shubuh.
!etelah membaca,
#(ayya 'ala al *alaah,+
hendaklah muadzin
membaca, #&s-shalaatu
khairun min an-naum+
(shalat itu lebih baik dari
pada tidur), karena
1asulullah Shalallahu
alaihi wa sallam telah
mengajarkan hal itu kepada
&bu "ahdurah
1adhiyallahu )anhu%
(!hahih "uslim, !unan &bu
2aud diriayatkan &bu
"ahdurah)%
Adzan Pertama untuk
Waktu Faar
&dzan pertama ini
dimaksudkan untuk
mengingatkan orang shalat
tahajjud sekaligus
pemberithuan baha aktu
shalat !hubuh hampir tiba%
1asulullah bersabda,
#!esungguhnya Bilal
mengumandangkan adzan
aktu malam, maka
makanlah dan minumlah
(sahur) kalian hingga Ibnu
3mmi "aktum
mengumandangkan adzan
(untuk shalat shubuh)%+
Mena!ab Adzan
2ianjurkan kepada
setiap orang yang
mendengar adzan untuk
mengikuti apa yang
diucapkan oleh muadzin%
Membaca Shala!at
untuk Nabi
Muhammad
"embaca shalaat
untuk 1asulullah setelah
selesai adzan% 1asulullah
bersabda, #4ika kalian
mendengar muadzin
mengumandangkan adzan,
maka ucapkanlah seperti
apa yang ia ucapkan,
kemudian bacalah shalaat
untukku%+ (!hahih "uslim
diriayatkan dari &bdullah
bin &mr)%
"erdziki Setelah
Adzan
2engan membaca doa
setelah adzan, yaitu yang
disebutkan dalam hadits,
#Barangsiapa setelah
adzan membaca,
#&llahumma rabba
haadzihi ad-da)ah at-
tammaah, a ash-shalah
al-5aa)imah, aati
"uhammad al-asiilah
a al-*adhiilah, ab)atshu
ma5aaman mahmuudan
alladzi a)attah, innaka
laa tuhli*ul-miiadz (6a
&llah, pemilik seruan
yang sempurna ini dan
shalat yang ajib
didirikan% Berilah Nabi
"uhammad al-asiilah
(derajat di surga) dan
keutamaan% 2an
bangkitkan beliau
sehingga bisa menempati
ma5am (tempat) yang
terpuji yang telah 7ngkau
janjikan, sesungguhnya
7ngkau tidak akan
mengingkari janji), maka
ia berhak untuk
mendapatkan sya*aatku
pada hari kiamat%+
(!hahih Bukhari
diriayatkan dari !aad
bin &bi 8a55ash)%
"erdoa antara
Adzan dan #$amah
1asulullah bersabda,
#2oa di antara adzan dan
i5amah tidak akan
ditolak%+ "aka hendaklah
setiap "uslim selalu
meman*aatkan
kesempatan-kesempatan di
mana doa pada saat itu
tidak akan ditolak oleh
&llah !ubhanahu a 9a)ala%
%idak Meninggalkan
Masid
(endaklah orang-orang
yang berada di dalam
masjid tidak meninggalkan
masjid setelah adzan
dikumandangkan, kecuali
untuk urusan yang penting
sekali% 2iriayatkan
bahasanya saat &bu
(urairah melihat seseorang
meninggalkan masjid
setelah adzan
dikumandangkan, beliau
berkata, #:rang ini telah
bermaksiat kepada Nabi
"uhammad%+ (1iayat
"uslim dari &bu (urairah)%
Waktu &eda 'ang
(uku)
(endaklah diberi aktu
yang luang antara adzan
dan i5amah, supaya orang
yang berudhu bisa
menyelesaikan udhunya
dan orang yang makan bisa
menyelesaikan makannya
dengan tenang%
1asulullah bersabda,
#Buatlah antara adzanmu
dan i5amahmu aktu jeda,
hingga orang yang
berudhu menyelesaikan
udhunya dengan tenang
dan orang yang sedang
makan menyelesaikan
makannya dengan tenang%+
(2iriayatkan oleh &bu
&sy-!yaikkh dalam bab
'&dzan) dari !alman dan
3bai, !hahih &l-4ami , ;<=)%