You are on page 1of 2

Aksi Militer Di Libia oleh Eka An Aqimuddin* Apa yang dikhawatirkan sebagian masyarakat internasional pasca dikeluarkanya resolusi

Dewan Keamanan PBB no 19 ! akhirnya ter"adi# $inggu malam% pasukan Amerika% &nggris dan Perancis menggempur beberapa kota di 'ibia# (e"umlah korban dari penduduk sipil dikabarkan ber"atuhan# Krisis yang ter"adi di 'ibia memang sangat dilematis# )ampir satu bulan ini% 'ibia dipenuhi berita penyerangan re*im Khada+i kepada penduduk sipil yang melakukan protes# Beberapa lembaga )A$ dunia% bahkan menuduh telah ter"adinya pelanggaran )A$ serius# Peristiwa itu tentu sa"a perlu dihentikan agar tidak menambah da+tar korban "iwa penduduk yang tidak berdosa# Pada sisi lain% melakukan inter,ensi secara sepihak untuk menghentikan aksi Khada+i tentu sa"a menyalahi ketentuan Piagam PBB dan hukum internasional# -leh karena itu% masyarakat internasional mendesak DK PBB mengeluarkan resolusi untuk mencegah situasi 'ibia agar tidak memburuk# $aka% lahirlah resolusi DK PBB 19 ! yang menetapkan kawasan larangan terbang .non +ly *one/ serta menghimbau agar setiap negara mengambil tindakan yang perlu dan patut untuk mengakhiri krisis 'ibia# (erangan yang dilakukan oleh Amerika dan sekutunya dilakukan dalam rangka merespon seruan DK PBB tersebut# 0amun% yang perlu dicermati adalah apakah tindakan mereka telah sesuai dengan kaidah yang terdapat dalam hukum internasional1 Penggunaan Kekerasan Bersenjata 'arangan penggunaan kekerasan bersen"ata serta inter,ensi urusan dalam negeri negara lain memang merupakan prinsip utama dalam hukum internasional# Akan tetapi% prinsip tersebut tidak bersi+at mutlak# Berdasarkan ketentuan Piagam PBB% penggunaan kekerasan bersen"ata dapat dilakukan dengan alasan bela diri .Pasal 21/ serta dalam hal PBB menegakkan perdamaian dan keamanan dunia .Pasal 3 ayat "o !9425/ (ituasi di 'ibia dianggap DK PBB telah masuk dalam ranah mengganggu perdamaian dan keamanan dunia# Dengan demikian% DK PBB berdasarkan kewenangannya yang terdapat dalam Bab 6&& Piagam PBB dapat menggunakan kekerasan bersen"ata untuk memulihkan keadaan# $asalahnya% dalam resolusi 19 ! DK PBB tidak dinyatakan secara eksplisit bahwa tindakan militer merupakan suatu opsi apabila resolusi tidak dipatuhi 'ibia# 7esolusi 19 ! hanya menyebut bahwa setiap negara% termasuk organisasi regional% dihimbau untuk mengambil tindakan yang perlu dan patut# Bunyi ketentuan inilah yang kemudian dita+sirkan oleh Amerika dan sekutu untuk mengadakan serangan pada minggu malam kemarin# 8entu sa"a% ta+sir Amerika dan sekutunya atas bunyi resolusi itu dapat diperdebatkan# Akan tetapi% persoalannya "angan hanya berhenti di situ# Ada ribuan penduduk sipil yang perlu dilindungi#

8indakan re*im Khada+i yang membunuhi penduduk sipil sudah barang tentu harus dihentikan# (elama ini% tindakan non4militer yang diserukan oleh PBB "uga 'iga Arab dan 9ni A+rika tidak pernah didengarkan# $aka% serangan Amerika dan sekutu dalam rangka menghentikan pembantaian warga 'ibia atas dasar resolusi 19 ! dapat di"usti+ikasi# Konsentrasi masyatakat internasional saat ini harusnya ditu"ukan agar serangan Amerika dan sekutunya tidak meluas# $andat yang diberikan oleh DK PBB sudah "elas% yaitu untuk melindungi penduduk sipil# :ika% aksi Amerika dan sekutunya melebihi kewenangan itu maka barang tentu perlu dikutuk apa yang dilakukan mereka saat ini# Ketakutan yang timbul di benak dunia internasional adalah bahwa Amerika dan sekutunya memiliki kepentingan lain di luar itu# Argumen ini tentu sa"a beralasan melihat sepak ter"ang mereka selama ini% seperti yang ter"adi di &rak# 0amun% kekhawatiran ini "angan membuat kita gelap mata bahwa apa yang dilakukan Amerika dan sekutunya selalu salah# (erangan Amerika dan sekutu berdasarkan hukum internasional dapat di"usti+ikasi# 0amun% DK PBB tetap perlu mengawasi dan menge,aluasi tindakan yang telah dilakukan# 9ntuk mencegah keadaan yang semakin memburuk% diharapkan kedua belah pihak bisa menahan diri# (ebab bagaimanapun cara4cara kekerasan pada akhirnya hanya akan menimbulkan korban dari orang4 orang yang tidak berdosa# *$ahasiswa Pascasar"ana )ukum &nternasional% 9npad# Bandung