You are on page 1of 2

Kewajiban dan Aktiva Pajak tangguhan

Kewajiban

Pajak tangguhan ( deferred tax liabilities ) : Jumlah Pajak penghasilan terutang ( payable ) mendatang sebagai akibat adanya perbedaan temporer kena pajak

untuk

periode

Aktiva Pajak tangguhan ( deferred tax assets ) : Jumlah pajak penghasilan terpulihkan ( recoverable ) pada periode mendatang sebagai akibat adanya perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan adanya sisa kompensasi kerugian

Pajak tangguhan pada prinsipnya merupakan dampak pph di masa yang akan dating yang disebabkan oleh perbedaan temporer (waktu) antara perlakuan akuntansi dan perpajakan serta kerugian fiscal yang masih dapat dikompensasikan di masa mendatang yang perlu disakijan dalam laporan keuangan dalam suatu periode tertentu. Dampak pph di masa yang akan dating perlu diakui, dihitung, disajikan dan diungkapkan dalam laporan keuangan, baik neraca maupun laporan laba rugi. Suatu perusahaan bias saja membayar pajak lebih kecil saat ini, tapi sebenarnya memiliki potensi hutang pajak yang lebih besar di masa mendatang. Atau sebaliknya, bias saja perusahaan membayar pajak lebih saat ini, tetapi sebenarnya memiliki potensi hutang pajak yang lebih kecil di masa mendatang. Bila dampak pajak di masa mendatang tersebut tidak tersaji dalam neraca dan laporan laba rugi, maka laporan keuangan bias saja menyesatkan pembacanya.

Contoh perhitungan :

Tabel penyusutan menurut akuntansi dan fiscal sebagai berikut

Aset tetap beban penyusutan menurut akuntansi beban penyusutan menurut fiskal bangunan 562500000 1125000000 mesin 3333333333 5000000000 kendaraan 1500000000 1875000000 peralatan 500000000 625000000 jumlah 5895833333 8625000000

Berdasarkan table perhitungan dengan menggunakan metode garis lurus diatas, dapat diketahui bahwa telah terjadi perbedaan temporer antara perlakuan pajak dan akuntansi. Mengingat bahwa beban penyusutan secara fiscal lebih besar daripada beban penyusutan secara akuntansi, PT XYZ akan

melakukan koreksi negatif. Akibatnya, koreksi tersebut dapat menyebabkan terjadinya pengurangan laba fiskal, sehingga beban PPh tahun berjalan menjadi lebih kecil. Perhitungan koreksi negatif yang dapat memperkecil laba fiskal tersebut adalah sebagai berikut : laba akuntansi koreksi fiskal penyusutan akuntansi penyusutan fiskal laba fiskal pembulatan Rp 9282150000 Rp 5895833333 (Rp 8625000000) Rp 6552983333 Rp 6552983000

Perhitungan pajak penghasilan keterangan Laba Pph terutang 10% x 50000000 15% x 50000000 30% x 9182150000 30% x 6452983000 jumlah pph akuntansi 9282150000 5000000 7500000 2754645000 2767145000 1935894900 1948394900 fiskal 6552983333 5000000 7500000

Taksiran pajak penghasilan beban pajak kini beban pajak tangguhan jumlah beban pajak 1948394900 818750100 2767145000