You are on page 1of 6

2010

FakultasPsikologiUGM WahyuWidhiarso

[UJI LINIERITAS HUBUNGAN]


Manuskriptidakdipublikasikan,Tahun2010

CatatanPadaUjiLinieritasHubungan
Oleh:WahyuWidiarso|FakultasPsikologiUGM Manuskriptidakdipublikasikan,Tahun2010 Kemiskinan dari teori sosiologi dapat dilihat dari berbagai macam perspektif. Dari perspektif fungsionalis,kemiskinanadalahsesuatuyangfungsional.Kemiskinanmemilikifungsidalamkehidupan sosial.Dariperspektifsimbolis,kemiskinanmerupakansimboldarisesuatufenomenasosial.Demikian jugastatistika,iadapatdipakaiuntukmenjelaskanhubunganantarvariabel.Nah,yangkitabahaskaliini adalah hubungan variabel yang bersifat linier. Ada berbagai cara untuk mengidentifikasi linieritas hubunganantarvariabel.Andadapatmembacanyadisini.Tulisaninimencobabahwahubunganlinier adalahsatudarisekianbanyakjenishubunganantarvariabel. A.LINIERITASHUBUNGANANTARVARIABEL Baikkorelasimaupunregresilinierdibangunberdasarkanasumsibahwavariabelvariabelyangdianalisis memilikihubunganlinier.Strategiuntukmemverifikasihubunganliniertersebutdapatdilakukandalam beberapacara,misalnyamelaluibivariateplot(Azwar,2000;Salkind&Rasmussen,2007),lineritytest dancurveestimation(SPSSInc,2007),atauanalisisresidual(Pedhazur&Kerlinger,1982). Padakasustertentu,linieritashubungantidakmenjadipersyaratanujistatistikkorelasimaupunregresi. Misalnya,dalamanalisisstatistikaterhadapsubjekpenelitian,komputasikoefisienkorelasidan persamaanregresipadadatasampelakanselaluvaliduntukmenggambarkanhubunganlinieryangada sertamemakainyauntukprediksipadadatasampelyangbersangkutan(Azwar,2000). Dalampenelitianpsikologi,istilahsubjekpenelitianbanyakdipakaiketikapenelitihendakmeneliti sekumpulanindividutanpadigeneralisasikanpadapopulasitertentu.Selainsubjekpenelitian,ada sekumpulanindividuyangdinamakandengansampelpenelitianyangditariksecararandomdari populasi,sehinggahasilanalisisdigeneralisasikanpadapopulasitersebut.Dalamkasuspenggunaan sampeldalampenelitian,korelasidanregresimenghendakiberlakunyabeberapaasumsi(Azwar,2000). B.JENISPROSEDURUJILINIERITAS Prosedurujilinieritasterbagimenjadiduajenis,yaituproseduranalisismelaluigrafikdanmelaluiuji statistika.Sayaakanmenjelaskankeduanya. 1.Scatterplot Scatterplotmenunjukkanhubunganantarvariabeldalambentuktitiktitikpertemuannilaikuantitatif antarasatuvariabeldenganvariabellainnya.Gambar1menunjukkanscatterplothubunganantaraX danYmelaluiprogramSPSS.TerlihatbahwameningkatnyanilaiXdiikutiolehmeningkatkannilaiY, namunpadapoin15,meningkatnyanilaiXdiikutimenurunnyanilaiY.

Gambar1.ScatterplotHubunganantaraXdanY

2|WahyuWidhiarso|UjiLinieritasHubungan

AlhasilkitamenyimpulkanbahwahubunganantaraXdanYlebihbersifatkuadratikdibandingdengan linier.SPSSjugamenunjukkanbahwapenerapanmodelliniermenjelaskanhubunganXdanYsebesar 23.7persen(RSqLinear=0.237)sedangkanpenerapanmodelkuadratikakanmenjelaskansebesar72 persen(RSqLinear=0.720). 2.AnalisisGrafikResidual Analisisresidualdilakukandenganmenghubungkanantaranilaiprediksiterstandardengannilairesidu terstandarmelaluigrafik(Pedhazur,1997).DarigrafiktersebutkitadapatmengetahuiapakahXdanY membentukhubunganlinierataukahhubungandenganpolayanglain.Gambar2menunjukkanbahwa hubunganantaravariabelXdanYmembentukhubungannonlinier.

Gambar2.ResidualPlotHubunganantaraXdanY 5.PerbandinganRKuadrat PadaSPSSandamasukkeCURVEFIT(ANALYZEREGRESSIONCURVEFIT)akanmengkalkulasiR squareduntukmodellinierdenganberbagaimodelnonlinierlainnya.Andajugadapatmenggunakanuji FuntukmelihatperbedaanRkuadratantarmodeluntukmelihatapakahRkuadratmodelnonlinier memilikijumlahyanglebihtinggisecarasignifikandibandingmodelnonlinier. CaramenganalisisnyaklikpadaSPSSmenuANALYZEREGRESSIONCURVEFIT.Masukkanvariabel dependenpadakolomdependendanvariabelindependenpadakolomindependen.

Gambar3.ProsedurAnalisisPerbandinganRKuadratMelaluiSPSS

3|WahyuWidhiarso|UjiLinieritasHubungan

Gambar4.HasilAnalisisPerbandinganRKuadratMelaluiSPSS Hasil output di atas menunjukkan bahwa model kubik dan kuadratik lebih tepat diterapkan kepada model hubungan antar variabel yang dianalisis dibanding dengan model linier. Nilai Rkuadrat paling besardansignifikan(p<0.05)adalahKuadratikRkuadrat=31%dankubikRkuadrat=33% 3.MetodeEstimasiKurva Setiaphubunganantarduavariabelmemilikibanyakpola(model)hubungan.AdayangLinier,kuadratik atauKuartik.KorelasiPearsontepatdikenakanketikamodelhubungankeduavariabeltersebutlebih tepatmodellinier,dibandingdenganmodelkuadratikataulainnya.Nah,untukmelihathubunganantar variabelyangkitaujimengikutimodelyangmana,kitadapatmelihatmelaluimenuCURVEESTIMATION padaSPSS.Disituakanmunculhasilpengujianmodeldarihubunganvariabelyangakankitauji.Model yangmemilikisumbanganterbesarmenunjukkanmodelhubunganvariabelyangakankitaujilebihtepat kemodeltersebut.Misalnyahasilsumbanganefektifmodellinier50%,modelkuadratik30%danmodel compound29%,makamodelkitalebihmengarahpadamodelliniersehinggaujikorelasilinierdapatkita lakukan. Verifikasiasumsilinieritas(atauterkadangdinamakanujiasumsi)banyakdilakukanpenelitidipsikologi sebelummerekamengujimenggunakankorelasilinierantarvariabel(misalnyaproduct moment/pearson,atauregresi).CarayangbiasanyadipakaiadalahmelihatsignifikansiLINIERITYdulu sebelummenggunakanKorelasiPearson.Prosedurinimenurutsayasangataneh,karenahasiluji LINIERITYsetaradenganhasildariKorelasiPearson.KalaudihasildiLINIERITYsignifikan,makahasildi KorelasiPearsonpunsignifikan.Ibaratnya,untukmengujiapakahorangtersebutcakepatautidak denganInstrumenAkitadahuluidenganmengujiapakahorangtersebutcakepatautidakdengan InstrumenB,padahalainstrumenAdanBitusama.Anehbukan? 4.PerbandinganEta&RKuadrat. Eta,rasiokorelasi.Etaadalahkoefisienasosiasinonlinier.Untukhubunganlinear,etasamadengan koefisienkorelasi(rPearson).Untukhubungannonlinieritulebihbesarmakaperbedaanantaraeta danradalahukurantingkathubungannonlinier.Etadibahasdalambagianterpisahpadaasosiasi.Dalam SPSS,ANALYZECOMPAREMEANSMEANSOPTIONSklikANOVA&ETA.Padagambardibawahini terlihatbahwaperbedaanantaraRkuadratdanEtakuadrattidakjauhberbeda.Dapatdikatakanbahwa dataterdistribusisecaralinier.

Gambar5.HasilAnalisisLinearityTestMelaluiSPSS

4|WahyuWidhiarso|UjiLinieritasHubungan

CrosscheckhasildiatasdenganmenggunakanTabelANOVAmenunjukkanbahwahubunganantara ekspresiwajahdangerakadalahlinier. 5.UjiLinieritasViaAnova AndadapatmenghitungnilaiFdarisetiappasanganvariabeluntukkomponenlinierdannonlinier.Jika signifikansinilaiFuntukkomponennonlinieradalahdibawahnilaikritis(misalnyap<0,05)makamodel hubunganyangteridentifikasiadalahnonlinier.DalamSPSS,klikANALYZECOMPAREMEANSMEANS OPTIONSLINEARITYTEST.Tidakhanyahubunganlinier,ANOVAjugadapatdigunakanuntukmenguji keberadaanhubunganpolinomial,kuadrat,danlainnya.

AdaduahasilyangperlukitalihatpertamaadalahkolomFLINEARITYdankolomFDEVIATIONFROM LINEARITY.FLINEARITYmenunjukkansejauhmanajikavariabeldependendiprediksiberbaringpersisdi garislurus.Jikahasilnyasignifikan(p<0.05)makamodelliniercocokditerapkanpadahubunganmodel tersebut.Idealnyasemuakasusterletaktepatpadagarislurussehinggatidakadapenyimpangan (deviasi)kasusdarilinieritas.Dengankatalaindeviasiakansamadengannoldansehinggalinieritas benarbenarmenjelaskantotal(gabungan)antaragrouppadalinearity. Kenyataanberbedadenganideal,kadangadasajakasusdevianyangtidakterletakpadagarislinier. Nah,FDEVIATIONFROMLINEARITYmenunjukkanhalinisemakinsignifikannilaiFnyamakasemakin besarkasusdevian.Jikakitamenemukanp>0.05padakolomdeviationfromlinearitymakadatakita dapatdikatakanberhubungansecaralinier,namunmenunjukkanlinierbangetataukahenggak. KasusdiatasmenunjukkanbahwahubunganantarvariabeltelahmemenuhiasumsilinierkarenaF DeviationfromLinierityberadapadarentangtidaksignifikan(F=1.054;p>0.05).Informasitambahan menunjukkanbahwaasumsilinieritasnyacukupkuatkarenaFLinearityberadapadarentangsignifikan (F=5.116;p<0.05). DISKUSI:LINEARITYATAUDEVIATIONFROMLINEARITY DEVIATIONFROMLINEARITYpadaSPSSmenunjukkanseberapajauhmodelkitamenyimpangdarimodel linier.Kalauhasilnyatidaksignifikan(p>0,05)makamodelkitadapatdikatakanlinier.Prosedurini memangtidaksedetailproseduryangsayatulisdiatas,karenahanyamengujilinieritasnyasaja. BeberapaanalisismenunjukkanbahwahasilDEVIATIONFROMLINEARITYtidaksignifikan(berartitidak linier)akantetapikokliniernyasignifikan(berartilinier)?Halinidikarenakanmodelyangtepatuntuk hubunganvariabelyangakankitaujiadalahmodelNONLINIERakantetapimodelLINIERmasihmampu menjelaskanvariandenganbaik.MisalnyamelaluiCURVEESTIMATIONdiSPSSdidapatkanMODEL KUADRATIK(nonlinier)sebesar60%sedangkanMODELLINIER50%.Terlihatbahwamodelyangpaling cocokdengandatakitaadalahmodelKUADRATIKkarenasumbangannyaterbesar,namunmodeldata kitadapatjugacocokjikadilihatsebagaimodellinierkarenasumbangannyacukupbesaryaitu50%. Kesimpulannya,meskiDEVIATIONFROMLINIERITYtidaksignifikanakantetapiLINIERITYnyasignifikan, makadatakitadapatkitaasumsikanlinier.

5|WahyuWidhiarso|UjiLinieritasHubungan

REFERENSI Azwar,S.(2000).Asumsiasumsidalaminferensistatistika.Yogyakarta:FacultyofPsychology. Pedhazur,E.J.(1997).Multipleregressioninbehavioralresearch:explanationandprediction(3rded.). ForthWorth:HarcourtBraceCollegePublishers. Pedhazur,E.J.,&Kerlinger,F.N.(1982).Multipleregressioninbehavioralresearch:explanationand prediction(2nded.).NewYork:Holt,Rinehart,andWinston. Salkind,N.J.,&Rasmussen,K.(2007).Encyclopediaofmeasurementandstatistics.ThousandOaks, Calif.:SAGEPublications. SPSSInc.(2007).SPSSBase16.0UsersGuide.Chicago:SPSSInc.

6|WahyuWidhiarso|UjiLinieritasHubungan